Jumat, 04 April 2014

PDIP: Kemesraan Iwan Fals-Jokowi Janganlah Cepat Berlalu

Ada yang berbeda di kediaman penyanyi legendaris Iwan Fals, Kamis (3/4/2014) malam. Malam Jumat itu, rumah Iwan yang berlokasi di Desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok, bukan disambangi oleh penggemar fanatik Iwan yang terkumpul dalam wadah organisasi OI atau Orang Indonesia.
Penyanyi kharismatik yang memiliki fans jutaan orang ini kedatangan tamu yang juga istimewa, Jokowi Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi.
Gubernur DKI Jakarta yang juga calon presiden dari PDI Perjuangan itu secara khusus menemui penyanyi yang oleh Majalah TIME dinobatkan sebagai Asian Heroes pada 2002 itu.
Sesama tokoh yang oleh banyak orang dinilai memiliki keistimewaan, keduanya tampak sangat hangat ketika bertemu. Saling jabat tangan erat dan senyum lebar menghiasi keduanya. Tak hanya itu, dalam pertemuan yang berlangsung hampir 2 jam, istri Iwan Fals dan kedua anaknya tampak akrab di dekat Jokowi.
Saat keduanya berbincang-bincang, posisi duduk Iwan juga kerap merapat ke Jokowi. Beberapa kali Iwan yang malam itu mengenakan kaus hitam dan celana jins biru telur asin memiringkan badannya agar lebih mendekat ke mantan Wali Kota Solo itu.
Kehangatan pembicaraan dilanjut di meja makan. Secara khusus Iwan menjamu Jokowi dengan santap malam. Hidangan beras merah dilengkapi lalapan beserta udang goreng menjadi menu utama.
Di meja makan berbentuk empat persegi panjang itu lagi-lagi kedua tokoh tersebut menunjukkan kedekatannya. Agar jarak keduanya tidak berjauhan, Iwan dan Jokowi tidak duduk saling berhadapan. Keduanya mengambil posisi duduk berdampingan. Iwan tampak memegang tempat nasi di mangkuk putih besar dan menawarkannya ke Jokowi untuk mengambil.
Kemesraan Iwan dan Jokowi diakui Ketua DPP PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari, yang juga ikut menemani Jokowi ke rumah Iwan. "Dia (Iwan) kan paham saat menunggu, termasuk jam makan malam. Dia menjamu," ujar Eva saat berbincang dengan detikcom, Jumat (4/4/2014).
Eva menuturkan Iwan Fals adalah seorang budayawan yang halus budi dan perasaannya serta sopan. Kehangatan Iwan, ujar Eva, juga ia rasakan. "Apalagi ke Jokowi dan Pak Darto (Sidarto Danusubroto, sesepuh PDIP)," kata Eva mengungkapkan. Tentunya PDIP berharap kehangatan dan kemesraan tersebut janganlah cepat berlalu. Seperi halnya lagu "Kemesraan" Iwan Fals yang populer pada era 1988 silam.

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar