Sabtu, 09 Februari 2013

Jokowi Gelar Kuis di Rumah Menpera

Usai meninjau tanggul Banjir Kanal Barat, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendatangi kediaman Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz di Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat. Di rumah Djan, gubernur yang biasa dipanggil Jokowi itu menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara Maulid Nabi di rumah Menteri Djan Faridz juga dihadiri oleh ribuan warga yang kebanyakan ibu rumah tangga. Di acara tersebut Jokowi bagi-bagi sepeda untuk warga yang beruntung.

"Saya bawa kartu nama tiga, jadi dituker sama sepeda buat ibu-ibu yang bisa jawab pertanyaan saya. Saya mau tanya yang gampang-gampang saja lah. Yang mau sepeda saja ya yang tunjuk tangan," kata Jokowi di hadapan warga, Sabtu (9/2).

Ribuan warga yang hadir pun berebut untuk menjawab pertanyaan dari Jokowi. Pertanyaan dari Jokowi pun terhitung mudah dan bisa dijawab oleh seluruh warga.

"Saya nanyanya yang gampang, Gubernur DKI Jakarta siapa namanya?" tanya Jokowi.

Selesai menggelar kuis berhadiah sepeda, Jokowi kemudian memaparkan soal program andalannya yakni Kartu Jakarta Sehat (KJS). Jokowi menjelaskan bahwa bulan Maret mendatang pihaknya akan membagikan KJS bagi warga yang belum mendapatkannya.

"KJS memang yang diberikan kemarin itu belum ada sepuluh persen. Saya usahakan bulan Maret bisa dibagiin semua, mohon informasi ini bisa disebarkan ke warga lainnya," ucap mantan Wali Kota Surakarta itu.


Sumber :
http://www.jpnn.com

Jokowi Setuju Motor Masuk Jalan Tol

 Ide pembuatan jalur khusus motor di jalan tol ternyata sudah pernah diajukan kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jokowi pun menyambut baik ide yang pertama kali dilontarkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan itu.

"Saya pikir baik ya. Waktu itu ada yang mengajukan," kata Jokowi saat ditemui di tanggul Banjir Kanal Barat, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2).

Hanya saja, sambung Jokowi, ide pembuatan jalur khusus motor di jalan tol belum bisa direalisasikan di ibu kota dalam waktu dekat ini. Pasalnya, ia ingin berkonsentrasi pada proyek-proyek yang tengah dijalankan Pemprov DKI terlebih dahulu. "Belum kepikiran sekarang," imbuhnya.

Sekedar diketahui, Menteri BUMN Dahlan Iskan beberapa waktu lalu melontarkan ide jalur khusus motor di jalan tol. Dahlan menilai pertumbuhan sepeda motor di Indonesia tidak akan bisa dibendung.

Apalagi, motor merupakan alat mobilitas kelas bawah untuk mengejar kelas menengah. Karena itu Dahlan menilai bahwa para pengendara motor perlu difasilitasi.

"Peraturan membolehkan ini. Saya sedang memikirkan dan akan meminta Jasa Marga melakukan study membuat sayap di jalan tol untuk sepeda motor," ujar Dahlan di Denpasar, Bali, Sabtu (2/2).


Sumber :
http://www.jpnn.com

Jokowi Ingatkan Lagi Penghuni Rusun Bermobil untuk Pindah Saja

Gubernur Jakarta Joko Widodo mengkritik penghuni rumah susun bermobil. Dia mengimbau penghuni tersebut untuk mencari tempat lain karena dianggap sudah mampu.

"Kalau ada yang tidak mampu menjadi mampu, ya alhamdulillah, senang dong. Masa ya pengen di situ terus. Jadi yang sudah bermobil keluar dari sana karena memang dia sudah kita anggap sudah kaya," kata Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat meninjau tanggul Latuharhary yang sempat jebol, Sabtu (9/2/2013).

Dari sederet rumah susun yang ada di Jakarta, menurut Jokowi, tidak seluruhnya disalahgunakan kepemilikannya oleh orang berduit. Rusun, memang dikhususkan untuk mereka yang pas-pasan.

"Dari ribuan rusun ada satu yang disalahgunakan. Ya maksudnya satu dua tiga. Enggak mungkin ribuan juga. Adalah memang, tapi itu kan di tujukan untuk warga-warga tidak mampu," katanya.


Sumber :
http://news.detik.com

Jokowi Bagikan Tiga Sepeda kepada Muslimat NU

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi menghadiri pengajian dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad, di rumah Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz di Jalan Talang, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2013). Acara tersebut dihadiri sekitar 6.000 muslimat pengajian NU dari lima wilayah di Jakarta.
Pada kesempatan itu Jokowi memberikan tiga sepeda kepada muslimat yang hadir. Jokowi yang datang sekitar pukul 11.15 WIB disambut Djan Faridz tepat di depan pagar rumahnya.
"Saya tadi dari kampung, maaf pakaian saya seperti ini. Ayo cepet, Mas, nanti pada marah semua," ujar Jokowi yang diikuti gelak tawa Faridz.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi membagikan tiga kartu nama, yang nantinya dapat ditukarkan dengan sebuah sepeda yang diambil di Balaikota. "Saya bawa tiga kartu nama, bisa ditukarkan dengan sepeda Senin besok, jadi ibu mohon tunjuk jari saya mau tanya," kata Jokowi.
Sebelum memberikan kartu nama, ia terlebih dahulu memberikan pertanyaan-pertanyaan ringan, seperti sepuluh nama sayuran atau buah-buahan. Pertanyaan lain yang diajukan Jokowi kepada seorang ibu yang beruntung itu adalah "Gubernur DKI siapa namanya?"  Dengan cepat ibu itu menjawab, "Bapak Jokowi!," seraya memegang lengan sang Gubernur.
Setelah itu, Djan Faridz membagikan 25 tiket umrah kepada hadirin yang datang. Kemudian, ia mengundi siapa yang beruntung dapat umrah gratis.


Sumber :
http://megapolitan.kompas.com