Senin, 17 Maret 2014

Jokowi: Orang Kaya Tapi Pajaknya Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), memperingatkan kalangan menengah ke atas untuk segera membayar wajib pajak sesuai aturan yang ada.
Menurut Jokowi, pihaknya akan berkerja sama dengan Ditjen Pajak dalam memperkuat baseline data base, untuk memperingatkan orang yang mampu membeli apartemen dan mobil agar membayar pajak.
"Yah nanti kita ini kan nanti memperkuat baseline data kita jadi wajib pajak siapa yg sudah dan wajib pajak mana yang belum," ujarnya usai mendatangani perjanjian kerja sama dengan Ditjen Pajak terkait optimalisasi penerimaan pajak di Gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (17/3/2014).
Jokowi mengeluhkan banyak yang bisa membeli apartemen hingga 12 miliar, namun enggan berkontribusi terhadap pajak. Jokowi juga menambahkan ada yang bisa membeli mobil hingga tiap hari namun selalu rendah dalam membayar pajak.
"Jadi banyak apartemen yang beli, ini 3 miliar, 4 miliar, 12 miliar, yang enggak berkontribusi terhadap pajak banyak sekali, beli mobil tiap hari, masak pajaknya kecil," ungkapnya.
Dengan kerja sama dengan Ditjen Pajak, Jokowi berharap dapat memantau berbagai pajak yang masuk ke dalam kas negara, dia juga mencontohkan jika ada pembelian tanah, apartemen, dan transaksinya, data tersebut segera diketahui oleh Ditjen Pajak.
"Tukar info data itu penting sekali, baik di Kemenkeu, Ditjen Pajak, atau DKI, itu yang penting, misal, oh ini ada pembelian tanah, apartemen atau pembelian transaksi yang lainnya, di Ditjen Pajak tahu kok PPh kecil, nah kejar itu saja," ucapnya.

Sumber :
inilah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar