Sabtu, 12 April 2014

Polri Selidiki Akun yang Mengadu Domba Prabowo dan Jokowi

Kapolri Jenderal Sutarman mengaku belum mengetahui beredarnya akun di twitter yang seolah-olah menjadi milik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad yang isinya cenderung mengadu domba.
Yakni mendukung Jokowi yang maju sebagai calon presiden (capres) dari PDI-P, namun sekaligus menghina Prabowo Subianto yang menjadi capres dari Gerindra. "Terima kasih (info) masukannya," kata Sutarman saat dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (12/4/2014) saat diberitahu soal beredarnya akun tersebut.
Jenderal berbintang empat ini menambahkan pihaknya akan berupaya mengusut pelaku di balik akun twitter @SamadAbraham yang menyebut sosok Prabowo sebagai seorang pembunuh itu. Senada dengan pernyataan Kabareskrim Komjen Suhardi Alius yang dihubungi secara terpisah. "Saya minta Subdit Cyber Bareskrim menangani (kasus) yang fitnah begini," katanya.
Dalam akun twitter itu juga berisi penolakan Samad atas pinangan Prabowo sebagai calon wakil presiden (cawapres) di ajang Pilpres 2014. "Ada calon presiden yang memiliki ambisi sangat besar untuk berkuasa dan akan melakukan apa saja demi ambisinya termasuk membunuh," tulis akun @SamadAbraham Senin (24/3).
Samad telah berulangkali dengan tegas mengatakan bila dirinya tidak pernah memiliki akun di media sosial. Menurutnya, seluruh akun di twitter dan facebook atas nama dirinya adalah palsu. "Dari dulu sampai sekarang, saya tidak punya twitter dan facebook. Itu semua orang yang memalsukan," ujar Abraham beberapa waktu yang lalu.

Sumber :
beritasatu.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar