Kamis, 17 April 2014

Sambil Lesehan di Tangga, Jokowi dan Ridwan Kamil Bicara Kota Teknopolis

Gubernur DKI Joko Widodo datang menemui Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung. Sambil duduk santai, Jokowi bercerita tentang kekagumannya terhadap pengembangan kota Teknopolis di Gedebage, Bandung.
"Ya datang ke sini sebagai teman lama. Ya bisa dibilang juga studi banding," kata Jokowi sambil duduk bersantai dengan Ridwan Kamil di tangga kantor Balai Kota, Kamis (17/4/2014).
Awalnya, Jokowi enggan untuk duduk di tangga. Namun, melihat kang Emil yang sudah lebih dulu duduk, akhirnya ia ikut duduk. "Duduk tapi nggak lama ya," ujar Jokowi pada wartawan.
Karena kedua kepala daerah ini memilih duduk, akhirnya istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, yang ikut menyambut Jokowi duduk di belakang suaminya. Begitu pun dengan pengawal-pengawal Jokowi.
Jokowi lantas menjelaskan kedatangannya ke Bandung untuk belajar tentang pengembangan kota Teknopolis yang akan dibuat pemkot Bandung di Gedebage. Ia berkonsultasi tentang kemungkinan kerjasama Bandung-Jakarta terkait hal tersebut.
"Ada satu fokus yaitu Bandung Teknopolis yang di kawasan Bandung," sambung Jokowi yang mengenakan baju batik berwarna krem.
elain soal pembangunan Gedebage, Jokowi juga menilai cara Ridwan Kamil membangun kota Bandung dengan mengubah pola pikir masyarakatnya. "Satu yang bagus yakni soal mengubah prilaku. Pola pikir yang susah di situ. Dan menurut saya beliau cukup berhasil," kata Jokowi yang ditanggapi Emil dengan senyuman.
Ridwan Kamil yang ditemani istrinya, menjelaskan pengembangan Bandung Teknopolis sangat perlu dibicarakan dengan pihak Jakarta. Salah satunya karena rencana investasi PT Foxconn di Jakarta.
"Kan di Jakarta akan berdiri pabrik Foxconn, menurut kami ada yang perlu dibicarakan karena bisa saja Bandung ikut berkontribusi. Ada yang bisa dikerjakan oleh tenaga ahli di Bandung, ada yang bisa dikerjakan oleh Jakarta," sambil pria yang disapa Kang Emil ini.
Sebelum ini, Rabu (2/4/2014) lalu, Ridwan Kamil sudah bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat, Robert Blade, untuk pengembangan rencana Bandung Teknopolis ini.

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar