Senin, 07 April 2014

SBY Punya Feeling Kuat Kepada Jokowi

Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum Legeslatif 9 April mendatang, Presiden yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono memuji Joko Widodo (Jokowi).
Gubernur DKI Jakarta yang juga calon Presiden dari PDIP ini dianggap SBY santun dan memang sangat disuka masyarakat.
Bahkan secara khusus, SBY pernah berharap agar pengamanan terhadap bekas Wali Kota Solo ini ditingkatkan karena adanya potensi ancaman keselamatan terhadap Jokowi.
Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi menilai sangat wajar jika SBY kerap memberikan "keistimewaan" kepada Jokowi ketimbang calon-calon presiden lain. SBY pasti punya feeling kuat kalau Jokowi akan menjadi pelanjut jabatan kepresidenan, bukan capres yang lain.
"Kalkukasi politik SBY pasti berjalan karena dirinya pernah mengalami fenomena dukungan mayoritas dari rakyat seperti di pemilu 2004 lalu. Jadi saya nilai sangat wajar jika SBY terus memberi perhatian kepada Jokowi. SBY merasa nyaman jika PDIP berkoalisi dengan Demokrat mengingat nilai jual Demokrat sedang ambruk," ujar Ari Junaedi.
Menurut pengajar Program Pascasarjana Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta dan Universitas Dr Soetomo Surabaya ini, dukungan dari SBY juga memperlihatkan kalau pendiri partai berlambang mercy ini pesimis dengan calon-calon presiden Demokrat yang kini tengah berlaga di konvensi.
"Maksimal nilai tawar dari capres hasil konvensi Demokrat adalah wakil presiden, itu pun jika diajak berkoalisi oleh parpol pemenang pemilu. Tetapi jika koalisi yang dibangun karena koalisi gemuk atau tambun, bisa-bisa capres hasil konvensi Demokrat hanya akan ditawari jadi menteri jika perolehan suara Demokrat jauh di bawah parpol lain dalam koalisi," tandas peraih penghargaan World Customs Organization Sertificate of Merit 2014 karena pola pengajaran komunikasinya yang sangat inspiratif.

Sumber :
tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar