Kamis, 13 Maret 2014

Kata Fadjroel, Salah Pilih Wakil, Jokowi Gagal Jadi Presiden

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak akan menang dalam pertarungan calon presiden jika salah memilih wakilnya. Kesimpulan ini muncul lewat hasil telesurvei Soegeng Soerjadi School of Government. Survei terbaru itu mematahkan anggapan bahwa 'Jokowi akan menang siapa pun wakilnya'. "Jika nyapres, Jokowi tak bisa sembarangan memilih wakilnya," kata Direktur Eksekutif SSG, Fadjroel Rachman, dalam rilis survei 'Capres Pilihan Masyarakat' yang diselenggarakan di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (13/3/2014).
Fadjroel mengatakan, Rhoma Irama sebagai orang yang tak cocok dengan Jokowi. Hanya 0.64 persen dari 1250 responden yang memilih pasangan Jokowi-Rhoma. Urutan terendah kedua, kata Fadjroel, ditempati Aburizal Bakrie. Pasangan Jokowi-Aburizal hanya dipilih 1.84 persen responden di 10 kota besar di Indonesia.
Survei dengan tingkat kepercayaan 95 persen ini menempatkan Jokowi di urutan pertama tingkat elektabilitas tokoh. Sebanyak 40.32 persen responden akan memilih bekas Wali Kota Solo itu di pilpres nanti dalam survei yang diadakan sejak 10 Februari-5 Maret 2014. Karena itu, Fadjroel mengatakan, Jokowi harus menemukan pasangan yang tepat sebagai calon wakil presidennya untuk memanfaatkan tingkat elektabilitasnya yang tinggi. "Jokowi tak bisa sembarangan memilih," ujar Fadjroel.

Sumber :
tempo.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar