Minggu, 20 April 2014

Megawati-Jokowi Rumuskan Calon Wapres di Bali

Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya dalam waktu dekat akan mengumumkan nama pendamping calon presiden PDI Perjuangan, Joko Widodo alias Jokowi. "Akan diumumkan setelah hari raya Paskah, secepatnya,” kata Puan di Denpasar, Bali, Sabtu, 19 april 2014.
Puan menyampaikan hal itu setelah mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menghadiri pernikahan salah seorang kerabat dari Puri Santrian Sanur, Denpasar.
Namun Puan belum merinci waktu deklarasinya. Sejak Rabu malam, 16 April 2014, Mega berada di Bali dan menginap di Vila Cucukan, Sukawati, Gianyar, Bali.
Politikus PDI Perjuangan yang enggan disebutkan namanya membenarkan Mega dan Jokowi bertemu di Vila Cucukan, tempat Mega menginap. Jokowi bertolak ke Bali ditemani putra Mega, Prananda Prabowo, Jumat, 18 April 2014. “Pertemuannya menganalisa nama-nama cawapres Jokowi,” kata dia. “Untuk mengerucutkan lima calon pendamping Jokowi menjadi tiga nama.”
Ketua PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidajat menagkui bahwa Mega dan Jokowi bertemu pada Jumat lalu. Politikus PDI Perjuangan, Pramono Anung, juga membenarkan, namun keduanya tak mau mengungkapkan isi pertemuan. "Pokoknya pusat gravitasi politik RI ada di Bali sekarang, karena banyak tokoh berkumpul di sana," kata dia.
Menurut Pramono, beberapa hari ke depan merupakan penentuan siapa saja pendamping Jokowi. Nama-nama itu, kata dia, sudah ada di saku Mega dan Jokowi. Tapi dia tak mau membocorkan nama-nama tersebut. "Karena mereka berdua yang punya kewenangan itu," kata Pramono.
Jumat lalu, Jokowi mengungkapkan bahwa nama-nama calon pendampingnya sudah mengerucut. Sepekan sebelumnya, dia mengaku sudah mengantongi lima nama kandidat pendampingnya. “Nantilah, belum sekarang. Intinya, sudah mengerucut,” kata dia.
Kepada Tempo, sumber internal di kalangan PDI Perjuangan mengatakan ada tiga nama calon pendamping Jokowi yang tengah ditimang. Ketiga nama itu adalah mantan wakil presiden Jusuf Kalla, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md.
Dari ketiga nama itu, Kalla merupakan calon dengan elektabilitas paling tinggi menurut hasil sigi sejumlah lembaga survei nasional dalam setahun terakhir. Belakangan, Partai NasDem, yang sudah resmi berkoalisi dengan PDI Perjuangan, pun sudah mendeklarasikan bakal mendukung Kalla. 

Sumber :
tempo.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar