Senin, 10 Februari 2014

Jokowi Kurang Perhitungankan Dana Jalan Rusak

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai kurang memperhitungkan dana tidak terduga untuk memperbaiki jalan rusak.
“APBD 2014 baru saja diketok. Seharusnya memang ada dana antisipasi yang sifatnya insidentil. Misalnya dana tak terduga menghadapi pasca banjir. Banjir ini kan besar dan berkepanjangan dan penanganan titik jalan berlubang masih banyak yang belum terselesaikan,” kata Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Aliman Aat saat berbincang dengan Okezone, Senin (10/2/2014) malam.
Aliman kembali mengatakan, perlu ada perubahan bahan material yang digunakan untuk jalanan ibu kota yang sering tergenang banjir yaitu dengan menggunakan aspal dingin.
“Sekarang kan masih aspal biasa. Aspal lebih mudah rusak. Kalau saran saya harus pakai aspal dingin tetapi mahal. Aspal dingin lebih kuat. Tapi teknisnya mungkin PU lebih mengerti,” terangnya.
Aliman pun berharap Satgas PU yang dibentuk untuk berkeliling di Ibu Kota Jakarta mencari titik-titik jalan rusak bisa bekerja lebih tanggap agar titik jalan rusak bisa lebih cepat dikurangi.
“Begitu satgas mendapatkan laporan dibantu dengan Polda, mustinya harus tanggap cepat. Kalau ada jalan rusak segera diperbaiki. Dewan targetnya jalanan di Jakarta bisa zero hole. Anggaran untuk tambal sulam udah ada dan masing-masing Sudin juga sudah pegang anggaran untuk penangan jalan berlubang,” ujarnya.

Sumber :
okzone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar