Senin, 10 Februari 2014

Jokowi Belum Terima Laporan Bus Baru yang Rusak

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sampai saat ini dirinya belum mendapatkan laporan mengenai adanya kerusakan pada bus baru TransJakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB).
"Hari ini tanya ke inspektorat, nanti akan disampaikan ke saya, tapi belum sampai ke saya, sama ada tim penerimaan barang hari ini," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (10/2/2014).
Jika benar ada yang rusak dalam bus yang baru saja diresmikan ini, mantan Walikota Solo ini meminta pihak yang berwenang untuk bertanggung jawab.
"Tentu ada yang tanggung jawab lah. Tapi belum, baru disuruh ngecek, kalau tidak hari ini yah besok lah," kata Jokowi.
Sebelumnya diberitakan, rangkaian foto-foto yang menggambarkan komponen bus Trans Jakarta dan BKTB yang rusak. Rangkaian foto-foto itu menunjukkan ada lima Trans Jakarta articulated dan delapan BKTB yang tidak layak.
Bus Trans Jakarta jenis articulated bus atau bus gandeng dengan nomor kendaraan B 7146 IX dan nomor seri bus AK5200, kondisi beberapa komponen tampak tidak seperti baru.
Tabung oli power steering berkarat, turbo sensor berkarat, indikator air cleaner berada di batas kuning-merah (tidak layak), pulley terbuka sehingga gemuk bocor, tabung knalpot karatan, water coolant bocor (mesin masih hidup), kompresor AC berjamur, kabel otomatis spion terpasang tak rapih, rangka kendaraan berkarat dan lain-lain.
Sementara untuk BKTB, kondisinya serupa. BKTB bernomor kendaraan B 77241 IV misalnya, instrumen dashboard tidak dibaut, kaca spion retak, tutup panel speedometer kendur, karet penutup persneling terlepas, wiring elektrikal menempel di manifolt.
Dari delapan unit BKTB yang ada di dalam foto tersebut, satu bus diketahui belum memiliki pelat nomor Polisi dan satu lagi memakai pelat kendaraan provit.

Sumber :
tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar