Jumat, 07 Februari 2014

Jokowi Belum Tahu Ada Rencana Perubahan Nama Jalan

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum tahu soal rencana perubahan nama Jalan Gunung Sahari menjadi Jalan Usman Harun. "Belum tahu, belum denger," kata Jokowi, Jumat (7/2/2014).
Dia pun tak dapat memastikan pernah-tidaknya berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat mengenai hal ini. "Coba saya lihat dululah, nanti keliru," kata Jokowi.
Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menyatakan sebentar lagi nama pahlawan nasional dari Korps Marinir, Usman Janatin bin Haji Ali Hasan dan Harun bin Said, bakal diabadikan sebagai nama jalan di ibu kota Republik Indonesia, Jakarta.
"Betul, Pak Joko Widodo (Gubernur DKI Jakarta) sudah setuju," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati kepada Tempo, Kamis (6/2/2014).
TNI AL pun baru saja meresmikan nama tiga kapal perang kelas multi-role light buatan Inggris: KRI Usman Harun, KRI Bung Tomo, dan KRI John Lie. Penamaan pergata ini memicu protes dari Menteri Luar Negeri Singapura, K. Shanmugam, yang disampaikan kepada Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.
Shanmugam menilai nama Usman Harun melukai perasaan rakyat Singapura, terutama keluarga korban pengeboman MacDonald House di Orchard Road, Singapura, pada 1965. Serangan yang dilakukan dua prajurit kebanggaan Marinir TNI AL Usman dan Harun itu menewaskan tiga orang.

Sumber :
tempo.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar