Selasa, 08 Oktober 2013

Kebun Binatang Ragunan Diminta Ajukan RUU Petshop

Menuju usia ke 150, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menggelar diskusi publik yang bertajuk 'Menuju Masyarakat Ramah Satwa'. Acara ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan dihadiri berbagai LSM pecinta satwa.
Penggagas acara ini adalah Ketua Dewan Pengawas TMR Hashim Djojohadikusumo yang bermaksud menampung aspirasi. Dalam dialog tersebut para hadirin dipersilakan menyampaikan gagasan apapun tentang satwa.
"Agar masyarakat ramah dengan satwa, saya usul agar Pak Hashim menyampaikan ke DPR untuk buat RUU petshop. Masalahnya begini Pak, banyak toko hewan yang tidak layak memperlakukan hewannya. Yang penting jualan, jadi kesehatan hewan yang dijual tidak diperhatikan," ujar Ketua LSM Animal Defenders, Doni Hendaru Tona di Pusat Primata Schmutzer, TMR, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2013).
Mendengar usulan unik tersebut, Hashim tersenyum dan mengangguk-angguk kemudian dilanjut pertanyaan berikutnya. Seputar perburuan hiu di utara Jakarta pun dipertanyakan dalam forum ini.
"Kami melihat selama ini ada pembiaran terkait penangkapan hiu untuk dikonsumsi. Kami pun berharap tahun 2014 benar-benar tidak ada topeng monyet di Jakarta, kami harap TMR mampu memberi edukasi bagi masyarakat," ujar aktivis Jakarta Animal Aid Network, Femke den Haas.
Pendapat lain dilontarkan oleh guru SMA Al Izhar Jakarta Selatan, Titin yang menawarkan diri untuk menjadi pengajar tentang satwa bagi anak-anak. Pendapat serupa pun dinyatakan sejumlah aktivis LSM lainnya.
"Kalau aktivitas kami sejauh ini sudah memberi edukasi satwa bagi anak-anak. Kami menghampiri beberapa sekolah. Tapi kalau TMR mau memfasilitasi kami, kami akan sangat senang sekali," ungkap aktivis LSM Planet Satwa, Agil.

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar