Selasa, 08 Oktober 2013

Pro Kontra Duet Jokowi-Prananda di Kepala Banteng

Rumor duet Joko Widodo (Jokowi)-Prananda Prabowo sebagai bakal capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengemuka. Namun di internal PDI-P sendiri masih jadi pertentangan.
Menurut Wasekjen PDI-P yang juga duduk sebagai anggota Komisi V DPR RI, Eriko Sotarduga, semuanya akan diputuskan oleh Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri.
"Sampai saat ini belum ada pembicaraan capres dan cawapres, yang pasti keputusannya ada di saku Ketua Umum," kata Eriko, Selasa (8/9/2013).
Eriko mengatakan, jalan-jalan keliling Jakarta yang dilakukan Megawati dengan Jokowi dan Prananda pada Sabtu (5/10/2013) tak berarti pertanda keduanya akan diduetkan di Pilpres 2014. Jalan-jalan bersama itu juga dimaksudkan untuk mengumpulkan data.
"Sangat wajar Ibu didampingi putra beliau Mas Prananda, apalagi beliau sebagai kepala situation room. Menjadi tugas beliau juga mendampingi Ibu mengumpulkan data-data yang dibutuhkan. Apalagi DKI Jakarta sebagai Indonesia kecil yang mewakili keberagaman penduduk," papar Eriko.
Senada dengan Eriko, Wasekjen PDI-P Hasto Kristiyanto juga mengatakan penunjukan capres dan cawapres menjadi kewenangan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Hingga saat ini belum ada pembahasan khusus untuk penentuan jago di Pilpres 2014.
"Nama-nama memang diserahkan kepada Ibu Megawai Soekarnoputri," kata Hasto.
Yang jelas, Hasto menambahkan, PDI-P memang memasang target untuk mengusung sendiri capres dan cawapres di Pilpres 2014. Target ini sebagai perwujudan tekad PDI-P untuk terbebas dari sandera pragmatisme politik.
"Saat ini PDI-P sesuai keputusan Rakernas III memang menargetkan perolehan suara 27,02%, sehingga PDI-P dapat mengusung capres dan cawapres," tutur Hasto.
Di lain pihak, Ketua DPP PDI-P Maruarar Sirait (Ara) punya pandangan lain. Menurut Ara semua kemungkinan masih terbuka lebar, termasuk duet Jokowi-Prananda.
"Bisa Ibu Mega dengan Mas Jokowi, Mas Jokowi dengan Mas Prananda, bisa berbagai kemungkinan," kata Ara.
Ara bahkan melihat hubungan Jokowi dan Mega maupun Prananda sangat dekat. "Yang pasti Mas Prananda anak biologisnya Ibu Mega, dia juga punya karakter nasionalisme yang kuat dan low profile dan selama ini menjalankan tugas sebagai koordinator situation room dan menginput info secara profesional," katanya.

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar