Selasa, 22 Oktober 2013

Bu Nur .. Bu Nur .., Esemka Beda dengan Mobnas bu!

Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) di DPR Nurhayati Ali Assegaf mengkritik sikap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang menolak kebijakan mobil murah namun mendukung mobil Esemka. Namun PDI-P menjawab, bahwa dua mobil itu berbeda.
"Esemka itu produk dalam negeri yang memberikan kesempatan orang dalam negeri memberikan kreasi kendaraan asli Indonesia," kata Wasekjen PDI-P Eriko Sotarduga di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2013).
Lain dari mobil Esemka, mobil murah menurut Eriko hanya bertujuan memasarkan produk luar negeri yang dirakit di Indonesia. Mobil-mobil ini pun bisa menambah padat jalan-jalan di Ibu Kota Negara.
"Sementara infrastruktur Indonesia tidak mendukung (pertambahan jumlah mobil)," ujar Eriko.
Yang dibutuhkan Indonesia bukanlah mobil murah, melainkan transportasi murah. Jokowi-pun tengah mengusahakan perbaikan dan penambahan transportasi publik demi mengatasi kemacetan.
"Sementara yang dibutuhkan Indonesia bukan mobil murah, tapi transportasi murah," pungkas Eriko.

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar