Senin, 16 Juni 2014

Usai Debat Jokowi-JK Amblas

Lembaga pemantau jejaring sosial Katapedia Indonesia menyebutkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengungguli pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di dunia maya.
"Jumlah berita di portal berita yang membahas pasangan Prabowo-Hatta sebanyak 137, sementara Joko Widodo-Jusuf Kalla sebanyak 127," kata Direktur Katapedia Indonesia, Deddy Rahman, di Jakarta, Senin (16/6/2014).
Media lebih menyukai membahas Prabowo-Hatta karena penampilan Prabowo pada debat yang digelar Ahad (15/6/2014). Prabowo juga mengungguli pasangan lainnya di jejaring sosial Twitter, baik dari segi jumlah sentimen positif, sentimen negatif, dan total pembicaraan.
Sebanyak 1.718 pembicaraan positif membahas tentang pasangan Prabowo-Hatta, sedangkan Jokowi-JK hanya 1.531 pembicaraan positif. Begitu pula dengan sentimen negatif. Hanya 789 pembicaraan negatif tentang Prabowo-Hatta, lebih sedikit dibandingkan 966 pembicaraan negatif mengenai Jokowi.
"Secara total pembicaraan, pasangan Prabowo-Hatta dibicarakan 8.530 kali, lebih banyak dibandingkan 8.078 pembicaraan mengenai pasangan Jokowi-JK."
Isu-isu pembicaraan yang banyak dikaitkan dengan pasangan Prabowo-Hatta adalah unggul, debat, ekonomi, kebocoran, dan TPID. Isu itu muncul karena masyarakat menganggap Prabowo-Hatta mengungguli debat ekonom , dengan kata kunci menekan kebocoran anggaran yang memang diangkat.
"Masyarakat juga mengomentari ketidaktahuan Prabowo mengenai singkatan TPID yang ditanyakan oleh Jokowi", ucap Deddy. Sedangkan isu-isu pembicaraan yang banyak dikaitkan dengan pasangan Jokowi-JK adalah dukung,ide, salam, dan jari.
Masyarakat rupanya masih optimis dengan Jokowi, karena ide-ide pembangunan seperti tol laut. "Jelas sekali di Twitter, pasangan Prabowo-Hatta mengungguli Jokowi-JK. Bahkan Prabowo menjadi topik yang banyak dibahas pada pagi hari setelah debat capres," kata Deddy.  [republika]

1 komentar:

  1. Sebentar lagi JKWJK melesat di MEDSOS, akibat pernyataan BOCOR oleh prabowo, berakibat blunder, sebab penyebab kebocorannya adalah HATTA RAJASA sebagai menko pemerintahan SBY

    BalasHapus