Senin, 31 Maret 2014

Surva-surve CSIS: Jokowi Capres Bukan Berarti Pertarungan Selesai

Nama politisi PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) memang melambung sebagai salah satu kandidat calon presiden terkuat. Kepastian PDI Perjuangan mengusungnya sebagai bakal calon presiden bukan berarti membuat pertarungan selesai. Kepala Departemen Politik dan Hubungan Internasional Center for Strategic and International Studies (CSIS), Phillips J Vermonte mengatakan, semua partai politik dan "jagoan" bakal capresnya tetap memiliki peluang dan terus berjuang meningkatkan dukungan menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.
"Kontestasinya belum selesai, meski ada Jokowi sebagai capres," kata  , di Jakarta, Senin (31/3/2014).
Phillips mengungkapkan, berdasarkan survei terbaru CSIS, selain PDIP (20,1 persen) setidaknya ada beberapa partai lain yang dukungannya meningkat secara konsisten, yakni Gerindra (11,3 persen), Hanura (6,7 persen), PKB (6,7 persen), dan PKS (3,4 persen).
Dalam survei tersebut juga menunjukkan bahwa partai lain memiliki tingkat dukungan yang tidak stabil. Menurut Phillips, hal inilah yang harus menjadi perhatian semua partai untuk membidik sekitar 45,8 persen pemilih yang masih mungkin mengubah pilihannya.
"Seperti di 2009, posisi SBY jauh lebih kuat dibanding Jokowi hari ini. Sekarang ini pemilih masih bisa berubah," katanya.
Survei terbaru CSIS melibatkan 1.200 responden yang dilakukan di 33 provinsi sejak 7-17 Maret 2014, dengan margin of error +/- 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Pemilihan responden dilakukan secara acak dengan proporsi jenis kelamin yang sama. Dalam perhitungan untuk tingkat nasional, masing-masing provinsi dialokasikan responden sesuai proporsi populasi dari data Badan Pusat Statistik.

Sumber :
kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar