Senin, 31 Maret 2014

Surva-surve CSIS: 40% Kawula Muda Pilih Jokowi

Pusat Studi Internasional dan Strategis (Centre for Strategic and International Studies) memperkirakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal menguasai kompetisi politik dalam Pemilihan Umum 2014, akibat terimbas 'efek Jokowi'. Bahkan menurut mereka, jika tak ada lawan, partai dengan lambang banteng bermoncong putih itu tak perlu repot menggandeng partai lain buat maju dalam pertarungan memperebutkan kursi presiden.
"Kemungkinan perolehan suara PDIP naik signifikan akibat efek Jokowi. Bahkan bisa melampaui syarat mencalonkan presiden 25 persen," kata peneliti CSIS, Philips J Vermonte, dalam jumpa pers di Pakarti Centre, Jakarta, Senin (31/3/2014).
Philips membuktikan dengan penelitian melalui metode jajak pendapat sejak 7 hingga 17 Maret 2014. Dari hasil survei itu, lanjutnya, dia mendapati para pemilih yang beralih mendukung PDIP meningkat di segala lini umur.
"Di pemilih muda, kelompok umur di bawah 21 tahun meningkat dari 15 persen menjadi 40 persen. Sementara pada umur 22 sampai 40 tahun meningkat dari 19,6 persen menjadi 32,9 persen. Kemudian pemilih senior pada rentang usia 41 sampai 55 tahun naik dari 20,7 persen menjadi 35 persen," ujar Philips.
Menurut Philip, jika jalan PDIP mulus dalam pemilu 2014, maka bisa jadi ada peluang bisa mencalonkan sendiri presidennya. Dengan cara itu diharapkan mereka bisa membentuk kabinet berbasis profesional dan bukan politik dagang sapi.
"Mereka tidak harus berutang dan memberikan akomodasi buat partai lain. Tidak seperti kabinet SBY yang koalisinya terlalu gemuk," lanjut Philip.

Sumber :
merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar