Kamis, 05 September 2013

Gerindra Tak Gentar, Hanya Ingatkan Jokowi Agar Tetap Menjadi Gubernur DKI

Partai Gerindra sepertinya tak mau ambil pusing siapapun yang akan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesa Perjuangan (PDI-P) untuk  menjadi calon presiden 2014 mendatang. Kalaupun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang akan dicalonkan, bagi Gerindra itu adalah sebuah realitas politik.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon saat ditemui disela-sela acara Mengengan 18 tahun wafatnya seniman Betawi Benyamin Sueb di Fadli Zon Library, Kamis (5/9/2013).  "Siapapun punya hak untuk maju (calon presiden)," kata Fadli Zon.

Dijelaskan, setiap partai politik memiliki strategi masing-masing menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun depan.  Gerindra, Fadli menegaskan, fokus untuk menyusun strategi untuk bisa mendapatkan suara signifikan untuk mengantarkan Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
"Dan alhamdulillah, selama ini strategi parpol berjalan baik. Dan kita yakin mengusung Pak Prabowo," Fadli menegaskan.
Fadli kemudian mengingatkan kepada Jokowi terkait janjinya saat pemilihan gubernur DKI beberapa waktu lalu. Saat itu, sambung Fadli, Jokowi berkomitmen untuk membenahi Jakarta menjadi lebih baik.
"Rekamannya juga ada kok saat Pak Jokowi akan membereskan Jakarta. Jadi, memang DKI sangat membutuhkan beliau, dan alangkah lebih baik menuntaskan janji itu. Bukan layak atau tidak layak Jokowi menjadi calon presiden, akan tetapi alangkah lebih baik beliau menuntaskan janjinya," pungkas Fadli Zon.
Putra almarhum Benyamin S, Beim Benyamin juga mengingatkan agar Jokowi mau memenuhi janjinya mengemban amanat sebagai Gubernur DKI hingga 2017 mendatang. "Akan tetapi, kalau memang maju sebagai calon presiden, itu realitas politik yang harus dihadapi," ujar Beim yang kini tercatat sebagai calon anggota legislatif dari Partai Gerindra ini.

Sumber :
tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar