Hari ini, Sabtu (27/4/2013), uji kompetensi bidang dalam seleksi dan
promosi terbuka atau lelang jabatan luran dah camat di Provinsi DKI
Jakarta resmi dimulai. Meski terjadwal dalam agenda Gubernur, Joko
Widodo kemungkinan batal meninjau proses ujian di hari pertama.
Dalam
agenda yang diumumkan Humas Pemprov DKI, Jokowi dijadwalkan hadir di
dua sekolah yang menjadi lokasi ujian, yakni SMKN 1 dan SMAN 1 di Jalan
Budi Utomo, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Namun, karena ada urusan
pribadi yang mendesak, hampir dipastikan Jokowi batal meninjau jalannya
ujian.
Pagi ini, Jokowi melayat seorang kerabatnya yang meninggal
dunia di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Mantan Wali Kota
Surakarta itu tiba di lokasi sekitar pukul 08.00. Berdasarkan informasi
dari beberapa ajudan pribadinya, sehari ini, Jokowi akan disibukkan
dengan acara keluarga.
Uji kompetensi bidang dalam lelang jabatan
digelar selama dua hari, yakni 27-28 April 2013. Peserta yang berhak
mengikuti uji kompetensi dalam lelang jabatan mencapai 1.118 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 328 peserta yang membidik posisi camat dan
790 peserta yang membidik posisi lurah.
Uji kompetensi bidang akan
dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 (tiga gelombang) dan dilakukan secara
serentak di delapan sekolah. Ujian digelar online dengan seribu
jenis soal. Setiap peserta akan mengerjakan 90 butir soal dalam waktu
90 menit. Selain SMKN 1 dan SMAN 1, sekolah lain yang akan dijadikan
lokasi ujian adalah SMKN 14, SMKN 16, SMA 35, SMPN 1, SMAN 3, dan SMAN
70.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Sabtu, 27 April 2013
Jokowi Lega, Surat Tanggung Jawab MRT Direvisi
Wajah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sumringah seusai bertemu Wakil
Menteri Keuangan Mahendra Siregar di ruang rapat di Balai Kota, Jumat
petang. Musababnya, Mahendra memberikan solusi atas keengganan Jokowi
menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk
proyek mass rapid transit (MRT).
Dalam rapat itu, Mahendra setuju untuk merevisi peraturan tentang perjanjian pinjaman dan penerusan hibah pemerintah pusat. "Jadi, nantinya gubernur bisa menunjuk pejabat di lingkungan pemda dan membuat surat kuasa untuk menandatangani surat pertanggungjawaban," ujar Mahendra, Jumat, 26 Desember 2013.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur wajib menandatangani surat pernyataan tanggung jawab mutlak agar dana hibah bisa cair. Hal itu tercantum dalam peraturan Menteri Keuangan Nomor 169 Tahun 2008 tentang tata cara penyaluran hibah pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
Menurut dia, revisi tentang tata cara perumusan surat tadi juga bakal mengatur agar pembayaran hibah dari pemerintah pusat tak harus diserahkan melalui pemerintah daerah. Nantinya, kata dia, pemerintah bisa melakukan pembayaran langsung atau direct payment kepada perusahaan terkait, dalam hal ini PT MRT Jakarta."Dengan begitu, ada penyederhanaan birokrasi, tetapi prinsip good governance tetap terjaga," kata Mahendra. Menurut dia, revisi aturan maupun penandatanganan surat pertanggungjawaban itu tak akan menghambat soft launching proyek MRT yang rencananya akan dilakukan pekan depan.
Begitu pula terhadap penandatangan kontrak dengan kontraktor pemenang tender. Soalnya, surat itu diperlukan untuk mencairkan dana hibah. "Jaminan pembayarannya sebenarnya sudah ada, sudah ditandatangani," kata Mahendra.
Jokowi mengaku lega dengan hasil pertemuan tersebut. "Sudah tidak ada masalah, nanti saya akan buat surat kuasa kepada Sekretaris Daerah atau Kepala Bappeda untuk menandatangani surat itu," katanya. Dia beralasan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sarwo Handayani juga duduk sebagai komisaris PT MRT Jakarta.Dengan begitu urusan pencairan dana bisa lebih lancar.
Jokowi juga meyakinkan bahwa pengumuman nama pemenang tender pembangunan proyek MRT tak akan terhambat karena urusan surat pertanggungjawaban. “Konstruksi kan belum dimulai, jadi pencairan dana hibah sebesar Rp 5,2 triliun itu ya buat apa?"
Pencairan dana hibah yang memerlukan surat tersebut kemungkinan baru dilakukan setelah kontraktor mulai pembangunan fisik MRT dan memerlukan uang muka. Jokowi menambahkan, PT MRT saat ini masih memiliki dana untuk operasional perusahaan dan mengurus soft launching.
Sumber :
www.tempo.co
Dalam rapat itu, Mahendra setuju untuk merevisi peraturan tentang perjanjian pinjaman dan penerusan hibah pemerintah pusat. "Jadi, nantinya gubernur bisa menunjuk pejabat di lingkungan pemda dan membuat surat kuasa untuk menandatangani surat pertanggungjawaban," ujar Mahendra, Jumat, 26 Desember 2013.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur wajib menandatangani surat pernyataan tanggung jawab mutlak agar dana hibah bisa cair. Hal itu tercantum dalam peraturan Menteri Keuangan Nomor 169 Tahun 2008 tentang tata cara penyaluran hibah pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
Menurut dia, revisi tentang tata cara perumusan surat tadi juga bakal mengatur agar pembayaran hibah dari pemerintah pusat tak harus diserahkan melalui pemerintah daerah. Nantinya, kata dia, pemerintah bisa melakukan pembayaran langsung atau direct payment kepada perusahaan terkait, dalam hal ini PT MRT Jakarta."Dengan begitu, ada penyederhanaan birokrasi, tetapi prinsip good governance tetap terjaga," kata Mahendra. Menurut dia, revisi aturan maupun penandatanganan surat pertanggungjawaban itu tak akan menghambat soft launching proyek MRT yang rencananya akan dilakukan pekan depan.
Begitu pula terhadap penandatangan kontrak dengan kontraktor pemenang tender. Soalnya, surat itu diperlukan untuk mencairkan dana hibah. "Jaminan pembayarannya sebenarnya sudah ada, sudah ditandatangani," kata Mahendra.
Jokowi mengaku lega dengan hasil pertemuan tersebut. "Sudah tidak ada masalah, nanti saya akan buat surat kuasa kepada Sekretaris Daerah atau Kepala Bappeda untuk menandatangani surat itu," katanya. Dia beralasan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sarwo Handayani juga duduk sebagai komisaris PT MRT Jakarta.Dengan begitu urusan pencairan dana bisa lebih lancar.
Jokowi juga meyakinkan bahwa pengumuman nama pemenang tender pembangunan proyek MRT tak akan terhambat karena urusan surat pertanggungjawaban. “Konstruksi kan belum dimulai, jadi pencairan dana hibah sebesar Rp 5,2 triliun itu ya buat apa?"
Pencairan dana hibah yang memerlukan surat tersebut kemungkinan baru dilakukan setelah kontraktor mulai pembangunan fisik MRT dan memerlukan uang muka. Jokowi menambahkan, PT MRT saat ini masih memiliki dana untuk operasional perusahaan dan mengurus soft launching.
Sumber :
www.tempo.co
Jumat, 26 April 2013
Alasan Jokowi Pilih Penasihat Ahok Jadi Komisaris MRT
Pemilihan penasihat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) yakni Krisbiantara sebagai salah satu komisaris PT MRT karena
memiliki banyak koneksi. Kris dikenal memiliki koneksi dengan MRT
Singapura dan Hongkong.
"Jadi memang kita ini yang namanya komisaris kan kita taruh kita percaya untuk koneksi. Yang kedua, Pak Kris yang punya koneksi dengan MRT Singapura, Hongkong. Juga koneksi-koneksi di sana," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/4).
Komisaris menurut Jokowi, berfungsi sebagai pengawas, sehingga tidak harus dari PNS. Sebab, Kepala Bappeda Sarwo Handayani (Yani), Mantan Wakil Ketua KPK Erry juga dijadikan sebagai komisaris.
"Enggk, kan ada bu Yani. Seperti itulah, ada Pak Erry. Kita taruh yang betul-betul namanya di pengawasan, komisaris kan kontroling. Bu yani kan dari awal. Kayak gitu lah. Keuangan yang dari menkeu ada, perhubungan ada," jelasnya.
Minggu depan, Jokowi memastikan pembangunan MRT akan diluncurkan di Bundaran HI. "Minggu depan. Kagak percaya. Kita itu kerja. Kalau sudah launching artinya sudah clear," tukas Jokowi.
Sumber :
merdeka.com
"Jadi memang kita ini yang namanya komisaris kan kita taruh kita percaya untuk koneksi. Yang kedua, Pak Kris yang punya koneksi dengan MRT Singapura, Hongkong. Juga koneksi-koneksi di sana," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/4).
Komisaris menurut Jokowi, berfungsi sebagai pengawas, sehingga tidak harus dari PNS. Sebab, Kepala Bappeda Sarwo Handayani (Yani), Mantan Wakil Ketua KPK Erry juga dijadikan sebagai komisaris.
"Enggk, kan ada bu Yani. Seperti itulah, ada Pak Erry. Kita taruh yang betul-betul namanya di pengawasan, komisaris kan kontroling. Bu yani kan dari awal. Kayak gitu lah. Keuangan yang dari menkeu ada, perhubungan ada," jelasnya.
Minggu depan, Jokowi memastikan pembangunan MRT akan diluncurkan di Bundaran HI. "Minggu depan. Kagak percaya. Kita itu kerja. Kalau sudah launching artinya sudah clear," tukas Jokowi.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Limpahkan Penanggung Jawab MRT ke Sekda DKI
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melimpahkan pertanggungjawaban
mutlak untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) kepada Sekda atau
Bappeda DKI Jakarta. Sebab, kebijakan tersebut telah disetujui oleh
Kementerian Keuangan, selaku pemberi dana hibah untuk pembangunan moda
transportasi berbasis rel tersebut.
"Saya mau bikin SK (Surat Keputusan) pelimpahan tanggung jawab kepada Sekda atau Kepala Bappeda," kata Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (26/4).
Tanggung jawab mutlak tersebut sengaja tidak dilimpahkan ke PT MRT Jakarta, karena agar tetap ada pengawasan dari pihak internal Pemprov DKI Jakarta. Terlebih, Kepala Bappeda DKI Jakarta Sarwo Handayani saat ini telah ditetapkan sebagai anggota komisaris PT MRT Jakarta.
"Kepala Bappeda juga salah satu anggota komisarisnya," ucapnya.
Menurut Jokowi, pengalihan tanggung jawab mutlak tersebut tidak akan mengganggu proses soft launching yang akan dilakukan pada pekan depan. Sebab semuanya bisa berjalan secara beriringan, karena tidak saling bersangkutan.
"Semuanya tetap sesuai jadwal, ini tidak akan mengganggu," tegasnya.
Sementara itu, ditemui terpisah Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar yang usai rapat bersama Jokowi mengatakan ada peluang untuk merevisi beberapa peraturan. Sehingga tidak terjadi kekhawatiran dari pihak Pemprov DKI Jakarta.
"Kami jelaskan duduk perkaranya dan ada beberapa peraturan yang bisa membuka peluang untuk kita merevisi. Sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan. Tapi justru bisa cocok dengan proses bisnis di dalam PT MRT," jelasnya.
Menurut Mahendra, beberapa poin yang bisa direvisi yakni terkait pinjaman dan pengurusan hibah. Sehingga lebih sesuai dengan perubahan peraturan pemerintah (PP) dan peraturan Menteri Keuangan.
"Intinya adalah Pak Gubernur bisa menunjuk pejabat di lingkungan pemda dan memberikan surat kuasa kepada pejabat tadi atas nama Pak Gubernur," jelasnya.
Proses revisi tersebut tidak akan berlangsung lama, dipastikan juga tidak akan mengganggu pembangunan MRT tahap I untuk rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.
"Yang penting cepet lah supaya jangan lama. Intinya adalah proses dan progres untuk MRT tadi tidak harus menunggu ini, tapi bisa tetap jalan. Karena yang penting adalah ketersediaan dari anggaran itu kemudian dianggap tidak menjadi persoalan dan terganggu dengan adanya revisi ini," tandasnya.
Sumber :
merdeka.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi.Limpahkan.Tanggung.Jawab.MRT.kepada.Bawahannya"
"Saya mau bikin SK (Surat Keputusan) pelimpahan tanggung jawab kepada Sekda atau Kepala Bappeda," kata Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (26/4).
Tanggung jawab mutlak tersebut sengaja tidak dilimpahkan ke PT MRT Jakarta, karena agar tetap ada pengawasan dari pihak internal Pemprov DKI Jakarta. Terlebih, Kepala Bappeda DKI Jakarta Sarwo Handayani saat ini telah ditetapkan sebagai anggota komisaris PT MRT Jakarta.
"Kepala Bappeda juga salah satu anggota komisarisnya," ucapnya.
Menurut Jokowi, pengalihan tanggung jawab mutlak tersebut tidak akan mengganggu proses soft launching yang akan dilakukan pada pekan depan. Sebab semuanya bisa berjalan secara beriringan, karena tidak saling bersangkutan.
"Semuanya tetap sesuai jadwal, ini tidak akan mengganggu," tegasnya.
Sementara itu, ditemui terpisah Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar yang usai rapat bersama Jokowi mengatakan ada peluang untuk merevisi beberapa peraturan. Sehingga tidak terjadi kekhawatiran dari pihak Pemprov DKI Jakarta.
"Kami jelaskan duduk perkaranya dan ada beberapa peraturan yang bisa membuka peluang untuk kita merevisi. Sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan. Tapi justru bisa cocok dengan proses bisnis di dalam PT MRT," jelasnya.
Menurut Mahendra, beberapa poin yang bisa direvisi yakni terkait pinjaman dan pengurusan hibah. Sehingga lebih sesuai dengan perubahan peraturan pemerintah (PP) dan peraturan Menteri Keuangan.
"Intinya adalah Pak Gubernur bisa menunjuk pejabat di lingkungan pemda dan memberikan surat kuasa kepada pejabat tadi atas nama Pak Gubernur," jelasnya.
Proses revisi tersebut tidak akan berlangsung lama, dipastikan juga tidak akan mengganggu pembangunan MRT tahap I untuk rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.
"Yang penting cepet lah supaya jangan lama. Intinya adalah proses dan progres untuk MRT tadi tidak harus menunggu ini, tapi bisa tetap jalan. Karena yang penting adalah ketersediaan dari anggaran itu kemudian dianggap tidak menjadi persoalan dan terganggu dengan adanya revisi ini," tandasnya.
Sumber :
merdeka.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi.Limpahkan.Tanggung.Jawab.MRT.kepada.Bawahannya"
Jokowi Kaget Ada Spanduk Jokowi-Hatta di Solo
Spanduk dukungan Jokowi-Hatta di Pilpres 2014 bertebaran di Solo. Seperti apa tanggapan gubernur DKI Jakarta Joko Widodo?
"Saya itu nggak mikir. Kemarin itu kan sudah ada polling, disandingkan dengan yang ini, terus sekarang dengan Pak Hatta, nggak ngerti saya. Saya juga nggak minta, dan nggak ada yang memberi tahu saya," kata Jokowi kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (26/4/2013) petang.
Jokowi mengaku tidak memikirkan survei capres. Namun Jokowi masih bertanya-tanya, siapa yang memasang spanduk yang membuatnya kaget itu.
"Tapi saya mau nanya loh, itu kok bisa di Solo ya? Ya sudah nanti kita cek," tanya Jokowi sembari tersenyum.
Menurut Jokowi, pemasangan spanduk seperti itu harusnya memberi tahu dulu. "Untuk etikanya harusnya ada pemberitahuan dululah biar nggak kaget," lanjutnya masih sembari tersenyum.
Tapi kalau Jokowi tahu ada yang mau memasang spanduk seperti itu, dia pasti tidak mengizinkan. "Yang mestinya kan ada pemberitahuan ke saya, paling nanti saya tinggal ngomong, jangan," tutup Jokowi sembari tertawa.
Sumber :
news.detik.com
"Saya itu nggak mikir. Kemarin itu kan sudah ada polling, disandingkan dengan yang ini, terus sekarang dengan Pak Hatta, nggak ngerti saya. Saya juga nggak minta, dan nggak ada yang memberi tahu saya," kata Jokowi kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (26/4/2013) petang.
Jokowi mengaku tidak memikirkan survei capres. Namun Jokowi masih bertanya-tanya, siapa yang memasang spanduk yang membuatnya kaget itu.
"Tapi saya mau nanya loh, itu kok bisa di Solo ya? Ya sudah nanti kita cek," tanya Jokowi sembari tersenyum.
Menurut Jokowi, pemasangan spanduk seperti itu harusnya memberi tahu dulu. "Untuk etikanya harusnya ada pemberitahuan dululah biar nggak kaget," lanjutnya masih sembari tersenyum.
Tapi kalau Jokowi tahu ada yang mau memasang spanduk seperti itu, dia pasti tidak mengizinkan. "Yang mestinya kan ada pemberitahuan ke saya, paling nanti saya tinggal ngomong, jangan," tutup Jokowi sembari tertawa.
news.detik.com
Waketum PAN: Jokowi Termasuk Capres Potensial
PAN menampik menebar spanduk Jokowi-Hatta untuk Pilpres 2014 di Solo.
Namun PAN tak memungkiri Jokowi adalah salah satu kandidat capres
potensial saat ini.
"Jokowi memang tokoh yang banyak disukai menjadi capres," kata Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo, kepada detikcom, Jumat (26/4/2013).
Elektabilitas Jokowi memang terus menanjak di sejumlah survei. Namun tentu Jokowi harus membuat gebrakan di Jakarta selama setahun ke depan.
"Kunci dia nyapres ya di kinerjanya. Tim jalan kalau kinerja tidak jalan kan repot. Kinerja dia mengatasi kemacetan, banjir, akan berpengaruh karena Pilpres masih setahun ke depan," katanya.
PAN masih terus mendorong pencapresan Hatta Rajasa. Sosok Jokowi adalah salah satu kandidat cawapres yang diperhitungkan.
"Tentu Jokowi termasuk yang kita pantau, tapi belum ada pemikiran memasangkan dengan Jokowi. Peluang Bang Hatta dengan Mas Prabowo juga masih terbuka," tegasnya.
Spanduk "Dukung Jokowi-Hatta pada Pilpres 2014" bertebaran di Solo. PAN menampik menyebar spanduk ini untuk mendongkrak popularitas Hatta.
Sumber :
news.detik.com
"Jokowi memang tokoh yang banyak disukai menjadi capres," kata Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo, kepada detikcom, Jumat (26/4/2013).
Elektabilitas Jokowi memang terus menanjak di sejumlah survei. Namun tentu Jokowi harus membuat gebrakan di Jakarta selama setahun ke depan.
"Kunci dia nyapres ya di kinerjanya. Tim jalan kalau kinerja tidak jalan kan repot. Kinerja dia mengatasi kemacetan, banjir, akan berpengaruh karena Pilpres masih setahun ke depan," katanya.
PAN masih terus mendorong pencapresan Hatta Rajasa. Sosok Jokowi adalah salah satu kandidat cawapres yang diperhitungkan.
"Tentu Jokowi termasuk yang kita pantau, tapi belum ada pemikiran memasangkan dengan Jokowi. Peluang Bang Hatta dengan Mas Prabowo juga masih terbuka," tegasnya.
Spanduk "Dukung Jokowi-Hatta pada Pilpres 2014" bertebaran di Solo. PAN menampik menyebar spanduk ini untuk mendongkrak popularitas Hatta.
Sumber :
news.detik.com
PAN Bantah Sebar Spanduk Jokowi-Hatta untuk Katrol Popularitas Hatta
Spanduk "Dukung Jokowi-Hatta Pada Pilpres 2014" bertebaran di Solo. PAN
mengaku tak memasang spanduk tersebut untuk mendongkrak popularitas
Hatta Rajasa.
"Yang masang siapa itu? Yang jelas sih bukan kita, PAN tidak memasang spanduk apapun apalagi memasangkan dengan Hatta dengan Jokowi," kata Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo, kepada detikcom, Jumat (26/4/2013).
PAN menganggap spanduk tersebut sebagai aspirasi masyarakat Solo yang mendukung Hatta Rajasa. "Itu aspirasi masyarakat tentu akan kita perhatikan," kata Dradjad.
Sementara Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi memastikan Hatta tidak akan menjadi cawapres Jokowi seperti di spanduk tersebut. Karena sampai saat ini status Hatta masih sebagai capres yang akan diusung PAN.
"Kalau berdasarkan Rakernas PAN November 2011 diputuskan bahwa ketua umum PAN Hatta Rajasa sebagai capres 2014-2019, dan yang kedua tidak ada calon alternatif lain atau memakai konvensi," tegas Viva.
Spanduk semacam itu, menurut Viva, sudah sering beredar di jagad internet. "Di sosial media sudah sering beredar spanduk Hatta-Jokowi, Hatta-Prabowo dan lainnya. Artinya Pak Hatta semakin populer," tegasnya.
Sumber :
news.detik.com
"Yang masang siapa itu? Yang jelas sih bukan kita, PAN tidak memasang spanduk apapun apalagi memasangkan dengan Hatta dengan Jokowi," kata Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo, kepada detikcom, Jumat (26/4/2013).
PAN menganggap spanduk tersebut sebagai aspirasi masyarakat Solo yang mendukung Hatta Rajasa. "Itu aspirasi masyarakat tentu akan kita perhatikan," kata Dradjad.
Sementara Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi memastikan Hatta tidak akan menjadi cawapres Jokowi seperti di spanduk tersebut. Karena sampai saat ini status Hatta masih sebagai capres yang akan diusung PAN.
"Kalau berdasarkan Rakernas PAN November 2011 diputuskan bahwa ketua umum PAN Hatta Rajasa sebagai capres 2014-2019, dan yang kedua tidak ada calon alternatif lain atau memakai konvensi," tegas Viva.
Spanduk semacam itu, menurut Viva, sudah sering beredar di jagad internet. "Di sosial media sudah sering beredar spanduk Hatta-Jokowi, Hatta-Prabowo dan lainnya. Artinya Pak Hatta semakin populer," tegasnya.
Sumber :
news.detik.com
Spanduk "Jokowi-Hatta Pada Pilpres 2014" Bertebaran di Solo
Sejumlah spanduk besar kandidat pasangan capres terpasang di Solo.
Isinya adalah dukungan untuk Jokowi - Hatta Rajasa untuk Pilpres 2014.
Siapa memasang?
Spanduk tersebut dipasang di sejumlah lokasi. Ukurannya sama, isinya sama dan demikian pula waku pemasangannya, nyaris berbarengan. Spanduk berukuran 1 meter x 5 meter dengan warna dasar merah putih bertuliskan 'Berdela-PAN mendukung JOKO WI & Hatta Rajasa Pada Pilpres 2014-2019, AYO DUKUNG WONG SOLO' ini terpasang di sejumlah jalan protokol di Solo.
Cipto Sumarto, penjual rokok di dekat perempatan Sangkrah, Pasarkliwon, Solo, mengaku baru tadi pagi melhat spanduk besar itu terpasang di dekat warungnya. Dia menduga spanduk itu dipasang tadi malam.
Tidak ada simbol partai, namun pengurus PAN setempat tidak menampik jika spanduk itu dipasang oleh simpatisannya. Upaya untuk mencari dukungan dan warga Solo.
Ketua DPD PAN Solo, Umar Hasyim, mengaku mengetahui keberadaan spanduk-spanduk itu meskipun dia mengelak spanduk itu disebut dipasang oleh partainya. Namun dia tidak menampik jika disebut spanduk tersebut dipasang oleh simpatisan PAN di Solo untuk meraih simpati warga Solo dengan membawa nama Jokowi yang saat ini sedang naik daun di kancah politik nasional.
"Saya hargai itu sebagai aspirasi dari anak-anak muda PAN. Spanduk tersebut merupakan aspirasi akar rumput dan kami akan merespon dengan menyampaikan asprasi itu kepada DPP PAN di Jakarta," kata Umar, Jumat (26/4/2013).
Sumber :
news.detik.com
Spanduk tersebut dipasang di sejumlah lokasi. Ukurannya sama, isinya sama dan demikian pula waku pemasangannya, nyaris berbarengan. Spanduk berukuran 1 meter x 5 meter dengan warna dasar merah putih bertuliskan 'Berdela-PAN mendukung JOKO WI & Hatta Rajasa Pada Pilpres 2014-2019, AYO DUKUNG WONG SOLO' ini terpasang di sejumlah jalan protokol di Solo.
Cipto Sumarto, penjual rokok di dekat perempatan Sangkrah, Pasarkliwon, Solo, mengaku baru tadi pagi melhat spanduk besar itu terpasang di dekat warungnya. Dia menduga spanduk itu dipasang tadi malam.
Tidak ada simbol partai, namun pengurus PAN setempat tidak menampik jika spanduk itu dipasang oleh simpatisannya. Upaya untuk mencari dukungan dan warga Solo.
Ketua DPD PAN Solo, Umar Hasyim, mengaku mengetahui keberadaan spanduk-spanduk itu meskipun dia mengelak spanduk itu disebut dipasang oleh partainya. Namun dia tidak menampik jika disebut spanduk tersebut dipasang oleh simpatisan PAN di Solo untuk meraih simpati warga Solo dengan membawa nama Jokowi yang saat ini sedang naik daun di kancah politik nasional.
"Saya hargai itu sebagai aspirasi dari anak-anak muda PAN. Spanduk tersebut merupakan aspirasi akar rumput dan kami akan merespon dengan menyampaikan asprasi itu kepada DPP PAN di Jakarta," kata Umar, Jumat (26/4/2013).
Sumber :
news.detik.com
Demokrat Larang Jokowi Bangun Rusun 20 Lantai
DPRD DKI menyambut positif rencana Pemprov DKI menggandeng Perum
Perumnas untuk proyek 200 tower rusun di beberapa wilayah di Jakarta.
Dengan catatan tidak membangun rusun bertingkat dengan 20 lantai.
"Sebab konstruksi tanah Jakarta yang semakin menurun. Ketinggian 20 lantai itu belum pas, karena konter tanah di Jakarta terbatas," kata Anggota Komisi D DPRD DKI, Aliman Aat saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (26/04/2013).
Aliman menyarankan rusun-rusun itu sebaiknya dibuat 12 lantai. Pasalnya, jika dipaksakan tidak akan efektif.
Politisi Demokrat ini mengaku program tersebut merupakan terobosan yang baik dengan membangun perumahan secara vertikal. Tapi saat menatanya, perlu langkah yang tepat karena masyarakat saat ini sudah terbiasa hidup di lingkungan dengan perumahan yang horizontal.
"Sekarang lahannya tidak cukup mereka mau disuruh tidur di mana," tambahnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama Perum Perumnas berencana membangun 200 tower rumah susun milik (rusunami) untuk warga kelas menengah ke atas.
Jokowi mengatakan, pihaknya akan memberikan kemudahan perizinan, seperti izin Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan izin Koefisien Luas Bangunan (KLB). Sedangkan untuk urusan penyediaan lahan menjadi urusan Perumnas.
Sumber :
merdeka.com
"Sebab konstruksi tanah Jakarta yang semakin menurun. Ketinggian 20 lantai itu belum pas, karena konter tanah di Jakarta terbatas," kata Anggota Komisi D DPRD DKI, Aliman Aat saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (26/04/2013).
Aliman menyarankan rusun-rusun itu sebaiknya dibuat 12 lantai. Pasalnya, jika dipaksakan tidak akan efektif.
Politisi Demokrat ini mengaku program tersebut merupakan terobosan yang baik dengan membangun perumahan secara vertikal. Tapi saat menatanya, perlu langkah yang tepat karena masyarakat saat ini sudah terbiasa hidup di lingkungan dengan perumahan yang horizontal.
"Sekarang lahannya tidak cukup mereka mau disuruh tidur di mana," tambahnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama Perum Perumnas berencana membangun 200 tower rumah susun milik (rusunami) untuk warga kelas menengah ke atas.
Jokowi mengatakan, pihaknya akan memberikan kemudahan perizinan, seperti izin Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan izin Koefisien Luas Bangunan (KLB). Sedangkan untuk urusan penyediaan lahan menjadi urusan Perumnas.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Ajak Anak Muda Rajin Baca Al Quran
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat (26/4/2013) siang, membuka
Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi DKI Jakarta di Masjid
Al-Fauz, kompleks kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengajak anak muda Jakarta untuk sering-sering membaca kitab suci Al Quran. Menurut Jokowi, masyarakat Betawi memiliki budaya membaca Al Quran yang telah berlangsung sejak lama. Ia mengatakan, sebagai pedoman hidup umat Islam, Al Quran tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya mengajak kepada generasi muda untuk banyak membaca Quran dan yang paling penting amalkan Quran dalam kehidupan sehari-hari," kata Jokowi dalam sambutannya di acara tersebut.
Mantan Wali Kota Surakarta ini meminta budaya membaca Al Quran dalam tradisi Betawi tidak dihilangkan, apalagi pengaruh budaya luar bakal menggerus budaya asli Betawi. "Baca Quran dan mempelajari isinya sudah menjadi tradisi di Betawi, jangan sampai lepas, harus terus dilanjutkan," ujarnya.
Hadir dalam pembukaan STQ itu Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah. Seusai membuka STQ, Jokowi menerima Piala Bergilir dari Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor selaku juara umum MTQ Jakarta 2012. Selanjutnya, piala itu akan diserahkan kepada juara umum MTQ tahun ini.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengajak anak muda Jakarta untuk sering-sering membaca kitab suci Al Quran. Menurut Jokowi, masyarakat Betawi memiliki budaya membaca Al Quran yang telah berlangsung sejak lama. Ia mengatakan, sebagai pedoman hidup umat Islam, Al Quran tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya mengajak kepada generasi muda untuk banyak membaca Quran dan yang paling penting amalkan Quran dalam kehidupan sehari-hari," kata Jokowi dalam sambutannya di acara tersebut.
Mantan Wali Kota Surakarta ini meminta budaya membaca Al Quran dalam tradisi Betawi tidak dihilangkan, apalagi pengaruh budaya luar bakal menggerus budaya asli Betawi. "Baca Quran dan mempelajari isinya sudah menjadi tradisi di Betawi, jangan sampai lepas, harus terus dilanjutkan," ujarnya.
Hadir dalam pembukaan STQ itu Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah. Seusai membuka STQ, Jokowi menerima Piala Bergilir dari Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor selaku juara umum MTQ Jakarta 2012. Selanjutnya, piala itu akan diserahkan kepada juara umum MTQ tahun ini.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Jokowi Berharap Tak Salah Pilih Komisaris PT MRT Jakarta
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah memutuskan jajaran komisaris
baru di PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo berharap tak salah memilih dan jajaran komisaris yang baru bisa
bekerja sesuai ekspektasi.
Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, dalam memberi rekomendasi dan pilihan jajaran komisaris baru, dia berpijak pada integritas seseorang yang dicalonkannya. Menurut Jokowi, integritas wajib dimiliki seluruh komisaris di PT MRT Jakarta untuk bisa bekerja cepat dan cekatan melakukan pengawasan.
"Kami ingin pengawasan sama orang yang benar-benar punya integritas, itu saja, dan saya kira Pak Erry (Riyana Hardjapamekas, Komisaris Utama PT MRT Jakarta) yang kami pilih, semoga enggak salah," kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Jumat (26/4/2013).
Setelah terjadi perombakan di jajaran direksi, PT MRT Jakarta menggelar RUPS untuk melakukan pergantian jajaran komisaris. Hasilnya, terpilihlah mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas sebagai Komisaris Utama menggantikan Achmad Harjadi yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Tata Ruang.
Sebagai Komisaris Utama, Erry akan dibantu oleh empat komisaris yang baru, yakni Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Sarwo Handayani, Penasihat Wakil Gubernur DKI Jakarta Krisbiantara, Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan, dan Dirjen Perimbangan Keuangan Adriansyah.
Sumber :
megapilitan.kompas.com
Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, dalam memberi rekomendasi dan pilihan jajaran komisaris baru, dia berpijak pada integritas seseorang yang dicalonkannya. Menurut Jokowi, integritas wajib dimiliki seluruh komisaris di PT MRT Jakarta untuk bisa bekerja cepat dan cekatan melakukan pengawasan.
"Kami ingin pengawasan sama orang yang benar-benar punya integritas, itu saja, dan saya kira Pak Erry (Riyana Hardjapamekas, Komisaris Utama PT MRT Jakarta) yang kami pilih, semoga enggak salah," kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Jumat (26/4/2013).
Setelah terjadi perombakan di jajaran direksi, PT MRT Jakarta menggelar RUPS untuk melakukan pergantian jajaran komisaris. Hasilnya, terpilihlah mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas sebagai Komisaris Utama menggantikan Achmad Harjadi yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Tata Ruang.
Sebagai Komisaris Utama, Erry akan dibantu oleh empat komisaris yang baru, yakni Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Sarwo Handayani, Penasihat Wakil Gubernur DKI Jakarta Krisbiantara, Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan, dan Dirjen Perimbangan Keuangan Adriansyah.
Sumber :
megapilitan.kompas.com
Jokowi: Saya & Rakyat Jakarta Berbela Sungkawa Atas Meninggalnya Uje
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengaku baru mengetahui kabar
duka meninggalnya Ustad Jeffry al Buchori. Dia pun mengucapkan turut
berduka atas meninggalnya dai kondang itu.
"Kapan meninggalnya? Kenapa?," tanya Jokowi kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2013).
"Innalillahi wainnailaihi radjiun. Saya Jokowi, seluruh staff dan masyarakat Jakarta mengucapkan turut berbelasungkawa. Semoga amal ibadah Pak Ustad diterima disisi-Nya," ujar Jokowi setelah mendapat penjelasan dari wartawan perihal meninggalnya ustad yang akrab disapa Uje tersebut.
Jokowi pun mengaku tidak begitu mengenal sosok Uje. Bahkan dia juga mengaku belum pernah bertemu secara langsung dan mendengarkan dakwah Uje.
Pernah dengar ceramahnya?
"Enggak," jawab Jokowi.
Tapi tahu Uje?
"Iya, tahu," kata Jokowi.
Jokowi tidak bisa ikut menyolatkan jenazah Uje di Masjid Istiqlal. Sebab orang nomor satu di Pemprov DKI ini akan menunaikan ibadah salat Jumat di masjid Al-Fauz di kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
"Saya salat di kantor Wali Kota Jakarta Pusat," tuturnya.
"Nanti kalau sudah tidak ada acara, mudah-mudahan bisa ke sana (melayat)," tambah Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
"Kapan meninggalnya? Kenapa?," tanya Jokowi kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2013).
"Innalillahi wainnailaihi radjiun. Saya Jokowi, seluruh staff dan masyarakat Jakarta mengucapkan turut berbelasungkawa. Semoga amal ibadah Pak Ustad diterima disisi-Nya," ujar Jokowi setelah mendapat penjelasan dari wartawan perihal meninggalnya ustad yang akrab disapa Uje tersebut.
Jokowi pun mengaku tidak begitu mengenal sosok Uje. Bahkan dia juga mengaku belum pernah bertemu secara langsung dan mendengarkan dakwah Uje.
Pernah dengar ceramahnya?
"Enggak," jawab Jokowi.
Tapi tahu Uje?
"Iya, tahu," kata Jokowi.
Jokowi tidak bisa ikut menyolatkan jenazah Uje di Masjid Istiqlal. Sebab orang nomor satu di Pemprov DKI ini akan menunaikan ibadah salat Jumat di masjid Al-Fauz di kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
"Saya salat di kantor Wali Kota Jakarta Pusat," tuturnya.
"Nanti kalau sudah tidak ada acara, mudah-mudahan bisa ke sana (melayat)," tambah Jokowi.
Sumber :
news.detik.com
Kopassus & Jokowi Kirim Karangan Bunga ke Rumah Duka Uje
Karangan bunga berdatangan ke rumah duka almarhum Ustad Jeffry Al
Buchori. Di antaranya terdapat karangan dari keluarga besar Grup 3
Kopassus dan Gubernur Jokowi.
Karangan bunga berdatangan ke rumah duka di Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro Rempoa, Tangsel, sejak Jumat (26/4/2013) pagi. Karangan-karangan bunga itu diletakkan di taman yang berada di depan rumah duka.
Di antara karangan bunga yang datang, terdapat satu karangan bunga yang berasal dari Grup 3 Kopassus. Karangan bunga itu berukuran 2x2 meter. Dasar warnanya hijau, hitam dan biru, dengan tulisan Turut Berduka Cita ATAS MENINGGALNYA USTAD JEFRI AL BUKHORI KOMANDAN BESERTA SELURUH KEL. BESAR GRUP 3 KOPASSUS.
Gubernur DKI Joko Widodo juga mengirim karangan bunga. Karangan bunga dari orang nomor 1 di ibu kota berwarna dasar hitam dan biru, dengan tulisan Turut Berduka Cita ATAS MENINGGALNYA Ust. H. JEFRI AL BUKHORI Ir. H. JOKO WIDODO GUBERNUR PROV DKI JAKARTA.
Selain itu, terdapat karangan bunga dari Ketua DPR Marzuki Alie, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie, Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid, Syahrini, dan Harley Davidson. Sementara karangan bunga lain terus berdatangan.
Jenazah Ustad Jeffry saat ini telah tiba di Masjid Istiqlal. Ribuan pelayat menunjukkan kecintaan kepada Uje dengan mengiringi jenazah. Setelah ibadah salat Jumat, jenazah akan dimakamkan di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat.
Sementara pelayat masih terus berdatangan ke rumah duka.
Sumber :
news.detik.com
Karangan bunga berdatangan ke rumah duka di Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro Rempoa, Tangsel, sejak Jumat (26/4/2013) pagi. Karangan-karangan bunga itu diletakkan di taman yang berada di depan rumah duka.
Di antara karangan bunga yang datang, terdapat satu karangan bunga yang berasal dari Grup 3 Kopassus. Karangan bunga itu berukuran 2x2 meter. Dasar warnanya hijau, hitam dan biru, dengan tulisan Turut Berduka Cita ATAS MENINGGALNYA USTAD JEFRI AL BUKHORI KOMANDAN BESERTA SELURUH KEL. BESAR GRUP 3 KOPASSUS.
Gubernur DKI Joko Widodo juga mengirim karangan bunga. Karangan bunga dari orang nomor 1 di ibu kota berwarna dasar hitam dan biru, dengan tulisan Turut Berduka Cita ATAS MENINGGALNYA Ust. H. JEFRI AL BUKHORI Ir. H. JOKO WIDODO GUBERNUR PROV DKI JAKARTA.
Selain itu, terdapat karangan bunga dari Ketua DPR Marzuki Alie, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie, Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid, Syahrini, dan Harley Davidson. Sementara karangan bunga lain terus berdatangan.
Jenazah Ustad Jeffry saat ini telah tiba di Masjid Istiqlal. Ribuan pelayat menunjukkan kecintaan kepada Uje dengan mengiringi jenazah. Setelah ibadah salat Jumat, jenazah akan dimakamkan di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat.
Sementara pelayat masih terus berdatangan ke rumah duka.
Sumber :
news.detik.com
Jokowi Ikuti Ahok Dalam Hal Transparansi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah cukup transparan dalam
hal melaporkan kekayaan pribadi maupun pengelolaan anggaran
operasionalnya sebagai pemimpin Jakarta. Bahkan dia mengklaim dirinya
telah setransparan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Dalam situs pribadi Ahok (www.ahok.org), Ahok menampilkan penuh seluruh harta kekayaannya. Mulai dari giro, aset bergerak, sampai urusan piutang dia tampilkan dalam situs tersebut. Tak hanya itu, dana operasional Wakil Gubernur juga dia laporkan cukup detail.
Dalam waktu tiga bulan, Januari-Maret 2013, Ahok menghabiskan lebih dari Rp 2 miliar dari tunjangan operasional tersebut. Dana sebesar itu dia habiskan untuk penunjang tugasnya, dan untuk kegiatan sosial.
Saat dijumpai di sela-sela kesibukkannya, di Balaikota Jakarta, Jumat (26/4/2013) pagi, Joko Widodo mengaku telah melakukan hal serupa. Semua harta kekayaan sampai penggunaan tunjangan operasional telah dia laporkan ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan untuk selanjutnya ditampilkan dalam website resmi Pemprov DKI Jakarta (www.jakarta.go.id).
"Sudah kok, semuanya ada di situ (situs), sama kayak Pak Wagub," kata Jokowi.
Jokowi meminta semua memaklumi bila dalam situs itu tak bisa diakses sampai satuan ketiga. Alhasil, informasi keuangan Gubernur tak dapat diketahui detail. "Oh iya, kalau saya beritahu sampai pengeluaran pribadi nanti malah kaget. Tapi saya siap transparan kok, enggak ada masalah," ujarnya.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Dalam situs pribadi Ahok (www.ahok.org), Ahok menampilkan penuh seluruh harta kekayaannya. Mulai dari giro, aset bergerak, sampai urusan piutang dia tampilkan dalam situs tersebut. Tak hanya itu, dana operasional Wakil Gubernur juga dia laporkan cukup detail.
Dalam waktu tiga bulan, Januari-Maret 2013, Ahok menghabiskan lebih dari Rp 2 miliar dari tunjangan operasional tersebut. Dana sebesar itu dia habiskan untuk penunjang tugasnya, dan untuk kegiatan sosial.
Saat dijumpai di sela-sela kesibukkannya, di Balaikota Jakarta, Jumat (26/4/2013) pagi, Joko Widodo mengaku telah melakukan hal serupa. Semua harta kekayaan sampai penggunaan tunjangan operasional telah dia laporkan ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan untuk selanjutnya ditampilkan dalam website resmi Pemprov DKI Jakarta (www.jakarta.go.id).
"Sudah kok, semuanya ada di situ (situs), sama kayak Pak Wagub," kata Jokowi.
Jokowi meminta semua memaklumi bila dalam situs itu tak bisa diakses sampai satuan ketiga. Alhasil, informasi keuangan Gubernur tak dapat diketahui detail. "Oh iya, kalau saya beritahu sampai pengeluaran pribadi nanti malah kaget. Tapi saya siap transparan kok, enggak ada masalah," ujarnya.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Kamis, 25 April 2013
Jokowi Batal Umumkan Pemenang Tender MRT
Meskipun pemenang tender MRT (Mass Rapid Transit) telah diumumkan kepada seluruh peserta
lelang, namum secara resmi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum mengumumkan pemenang keputusan tersebut ke publik yang sedianya akan diumumkan hari ini, Kamis (24/4/2013) sekitar pukul 16:00 WIB.
Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami bersikukuh menolak menyebutkan siapa saja pemenang tender itu. Alasannya karena masih berada dalam waktu sanggah, dan bukan menjadi kewenangannya.
"Itu wewenang panitia lelang, dalam lima hari ini masih mungkin berubah. Kalau ada yang menyanggah kita perbaiki," kata Dono di Balaikota, Kamis (25/4/2013).
Hal itu menjadi bukti bahwa pembangunan MRT telah dimulai.
Lelang diikuti oleh tujuh konsorsium. "Jadi hari ini baru penetapan pemenangnya, kita umumkan secara internal. Intinya proyek ini (MRT) sudah jalan," ujarnya.
Untuk diketahui, beberapa perusahaan yang ikut dalam lelang MRT adalah PT Wijaya Karya (WIKA) dan Jaya Konstruksi. Perusahaan itu mengajukan penawaran untuk pengerjaan paket bawah tanah dari jalan Sisingamangaraja hingga Bundaran HI.
Selain itu ada perusahaan asal Jepang, yakni Shimizu dan Obayashi. Ada pun, peserta lelang lainnya yaitu, Hutama Karya dan Sumitomo Mutsui Construction Company. RUPS digelar di Hotel Sari Pan Pacific pada Kamis siang. Rapat digelar tertutup untuk media.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami bersikukuh menolak menyebutkan siapa saja pemenang tender itu. Alasannya karena masih berada dalam waktu sanggah, dan bukan menjadi kewenangannya.
"Itu wewenang panitia lelang, dalam lima hari ini masih mungkin berubah. Kalau ada yang menyanggah kita perbaiki," kata Dono di Balaikota, Kamis (25/4/2013).
Hal itu menjadi bukti bahwa pembangunan MRT telah dimulai.
Lelang diikuti oleh tujuh konsorsium. "Jadi hari ini baru penetapan pemenangnya, kita umumkan secara internal. Intinya proyek ini (MRT) sudah jalan," ujarnya.
Untuk diketahui, beberapa perusahaan yang ikut dalam lelang MRT adalah PT Wijaya Karya (WIKA) dan Jaya Konstruksi. Perusahaan itu mengajukan penawaran untuk pengerjaan paket bawah tanah dari jalan Sisingamangaraja hingga Bundaran HI.
Selain itu ada perusahaan asal Jepang, yakni Shimizu dan Obayashi. Ada pun, peserta lelang lainnya yaitu, Hutama Karya dan Sumitomo Mutsui Construction Company. RUPS digelar di Hotel Sari Pan Pacific pada Kamis siang. Rapat digelar tertutup untuk media.
Sumber :
megapolitan.kompas.com
Jokowi Perintahkan Monorel Dipamerkan di Monas
Prototype gerbong monorel sudah sering dipamerkan beberapa tahun
terakhir, namun proyeknya belum juga terwujud. Juni nanti prototype itu
akan dipamerkan lagi. Bedanya pameran kali ini hanya digelar jika sudah
ada keputusan pasti bahwa proyek transportasi massal itu benar-benar
dilaksanakan.
"Itu saya yang minta (dipamerkan), mungkin Juni. Tunggu diputuskan dulu. Nanti kalau sudah diputuskan, baru dipamerkan prototypenya. Nanti masyarakat bisa nyoba naik-turun gerbongnya," kata Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, di Balaikota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2013).
Pertengahan Mei mendatang, nasib proyek pembangunan moda transportasi monorel akan diputuskan. Jika sudah diputuskan, pembangunan langsung akan dilakukan.
"Jangan sampai mundur lagi, sehari atau dua hari. Ya lihat lihat saja, pertengahan Mei ini kira-kira sudah ngecor. Ya langsung ngecor-ngecor," kata Jokowi
Senada dengan Jokowi, Juru Bicara PT Jakarta Monorail, Bovananto mengatakan, pameran tersebut sebagai bagai upaya sosialisasi monorel kepada masyarakat. PT Jakarta Monorail akan memamerkan bagian depan dan tengah monorel (prototype) di halaman depan Monumen Nasional (Monas). Masyarakat pun nantinya bisa menyaksikan langsung bentuk moda transportasi yang diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Jakarta ini.
"Jadi masyarakat mengetahui kapasitas dan kerumitan dari angkutan transportasi massal.
Saat ini, lanjut Bonavanto, bagian depan dan badan monorel yang akan dipamerkan sedang dalam perjalanan dari Cina menuju Indonesia.
"Kita akan pamerkan bentuk depan dan bagian badan monorel yang biasa diperuntukan bagi penumpang di Monas minggu pertama awal Mei," ujarnya.
Sumber :
merdeka.com
"Itu saya yang minta (dipamerkan), mungkin Juni. Tunggu diputuskan dulu. Nanti kalau sudah diputuskan, baru dipamerkan prototypenya. Nanti masyarakat bisa nyoba naik-turun gerbongnya," kata Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, di Balaikota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2013).
Pertengahan Mei mendatang, nasib proyek pembangunan moda transportasi monorel akan diputuskan. Jika sudah diputuskan, pembangunan langsung akan dilakukan.
"Jangan sampai mundur lagi, sehari atau dua hari. Ya lihat lihat saja, pertengahan Mei ini kira-kira sudah ngecor. Ya langsung ngecor-ngecor," kata Jokowi
Senada dengan Jokowi, Juru Bicara PT Jakarta Monorail, Bovananto mengatakan, pameran tersebut sebagai bagai upaya sosialisasi monorel kepada masyarakat. PT Jakarta Monorail akan memamerkan bagian depan dan tengah monorel (prototype) di halaman depan Monumen Nasional (Monas). Masyarakat pun nantinya bisa menyaksikan langsung bentuk moda transportasi yang diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Jakarta ini.
"Jadi masyarakat mengetahui kapasitas dan kerumitan dari angkutan transportasi massal.
Saat ini, lanjut Bonavanto, bagian depan dan badan monorel yang akan dipamerkan sedang dalam perjalanan dari Cina menuju Indonesia.
"Kita akan pamerkan bentuk depan dan bagian badan monorel yang biasa diperuntukan bagi penumpang di Monas minggu pertama awal Mei," ujarnya.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Siap Tanda Tangani Pencairan Dana MRT
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menepati janji untuk merealisasikan proyek Mass Rapid
Transit (MRT). Jika Menteri Keuangan mengeluarkan surat tanggung jawab
mutlak terkait proyek itu, Jokowi ini siap
menandatanganinya.
"Itu sudah dilihat bener. Itu hanya masalah pinjaman, di sisi keuangan masalah pinjaman. Jadi bukan pertanggung jawaban mutlak proyek dan lain-lain," ujar Jokowi di Balai Kota, Kamis (25/4).
Jokowi menegaskan, dirinya tak ada menunda pencairan dana pembangunan MRT jika segara proses administrasi dan perjanjian selesai.
"Nanti kalau nyairkan duit dong. Belum cairkan tanda tangan apa," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan dana hibah proyek mass rapid transit (MRT) tidak bisa dicairkan apabila Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak menandatangani surat kontrak proyek tersebut. Hal tersebut sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.
"Sebenarnya bukan soal MRT nya, kalau ada hibah dari pemerintah pusat ke daerah itu ada pertanggung jawaban dari pimpinan daerah. Jadi (hibah belum cair) bukan karena MRT nya," ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Marwanto Harjowiryono, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/4/2013).
Sumber :
merdeka.com
"Itu sudah dilihat bener. Itu hanya masalah pinjaman, di sisi keuangan masalah pinjaman. Jadi bukan pertanggung jawaban mutlak proyek dan lain-lain," ujar Jokowi di Balai Kota, Kamis (25/4).
Jokowi menegaskan, dirinya tak ada menunda pencairan dana pembangunan MRT jika segara proses administrasi dan perjanjian selesai.
"Nanti kalau nyairkan duit dong. Belum cairkan tanda tangan apa," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan dana hibah proyek mass rapid transit (MRT) tidak bisa dicairkan apabila Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak menandatangani surat kontrak proyek tersebut. Hal tersebut sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.
"Sebenarnya bukan soal MRT nya, kalau ada hibah dari pemerintah pusat ke daerah itu ada pertanggung jawaban dari pimpinan daerah. Jadi (hibah belum cair) bukan karena MRT nya," ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Marwanto Harjowiryono, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/4/2013).
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Emosi Lihat Ulah Warga Jakarta Terobos Jalur Busway
Upaya sterilisasi jalur Busway di wilayah Ibu Kota Jakarta belum menuai hasil yang memuaskan. Walaupun Dinas Perhubungan telah meninggikan separator, tetap saja masih banyak motor dan mobil yang menerobos.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengakui jika sterilisasi jalur Busway belum terlihat maksimal, bahkan jauh dari harapan. Dirinya kesal dengan segala upaya yang dilakukan yang mana hasilnya tetap nihil.
"Ya itu yang komentar masyarakat, sudah diberi separator, sudah sering ditangkep, tapi masih terus, gimana?" ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/4).
Jokowi berharap 600 unit bus yang akan datang tahun ini bisa memperbaiki operasional busway secara keseluruhan. Paling tidak dengan armada yang banyak, warga bisa beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
"Sekarang emang masih jauh, separuh aja belum ada. Ini memang ada peluang untuk masuk ke sana. Tapi nanti kalau Busway 600 sudah masuk bulan Oktober atau November, siapa yang mau masuk," tandasnya.
Sumber :
merdeka.com
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengakui jika sterilisasi jalur Busway belum terlihat maksimal, bahkan jauh dari harapan. Dirinya kesal dengan segala upaya yang dilakukan yang mana hasilnya tetap nihil.
"Ya itu yang komentar masyarakat, sudah diberi separator, sudah sering ditangkep, tapi masih terus, gimana?" ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/4).
Jokowi berharap 600 unit bus yang akan datang tahun ini bisa memperbaiki operasional busway secara keseluruhan. Paling tidak dengan armada yang banyak, warga bisa beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
"Sekarang emang masih jauh, separuh aja belum ada. Ini memang ada peluang untuk masuk ke sana. Tapi nanti kalau Busway 600 sudah masuk bulan Oktober atau November, siapa yang mau masuk," tandasnya.
Sumber :
merdeka.com
Tunggu Jokowi, Wika Optimis Menang 2 Paket Pembangunan MRT
PT Wijaya Karya (Wika) mengaku tengah menunggu pengumuman Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) untuk menentukan pemenang rute underground mass rapid transit (MRT) Jakarta. Rencananya, Jokowi akan mengumumkan pemenang tersebut pada pekan depan.
Direktur Wijaya Karya (Persero) Budi Harto mengklaim sebagai penawar dengan harga terendah untuk 2 dari 3 paket yang ditawarkan dalam proyek MRT. Dua paket yang dimaksudkan adalah proyek underground atau bawah tanah dengan rute dari Senayan sampai Bundaran Hotel Indonesia.
"Untuk Underground kita tawarkan senilai Rp 2,5 triliun. Untuk 2 paket itu kita sudah pasti menang karena kita tawarkan dengan dengan harga terendah. Kita tunggu Senin dari Pak Jokowi nanti" ujar Budi di Kantornya, Jakarta, Kamis (25/3).
Dalam proyek MRT juga terdapat model elevated atau melayang. Budi menjelaskan, pihaknya akan masuk proyek 3 paket elevated dengan rute Lebak Bulus-Senayan. "Rencananya tender elevated 3 paket akan dibuka oleh Pemda. Itu nilainya Rp 3 triliun," ujar Budi.
Proyek MRT mempunyai 6 paket yaitu 3 paket underground dan 3 paket elevated. Pembangunan tahap I antara lain Lebak Bulus-Bundaran HI terdapat tujuh stasiun berada di permukaan tanah yakni Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, H Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sisanya, tahap II antara lain enam stasiun di bawah tanah atau subway terletak di Masjid Al-Azhar, Istora Senayan, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.
Sumber :
merdeka.com
Direktur Wijaya Karya (Persero) Budi Harto mengklaim sebagai penawar dengan harga terendah untuk 2 dari 3 paket yang ditawarkan dalam proyek MRT. Dua paket yang dimaksudkan adalah proyek underground atau bawah tanah dengan rute dari Senayan sampai Bundaran Hotel Indonesia.
"Untuk Underground kita tawarkan senilai Rp 2,5 triliun. Untuk 2 paket itu kita sudah pasti menang karena kita tawarkan dengan dengan harga terendah. Kita tunggu Senin dari Pak Jokowi nanti" ujar Budi di Kantornya, Jakarta, Kamis (25/3).
Dalam proyek MRT juga terdapat model elevated atau melayang. Budi menjelaskan, pihaknya akan masuk proyek 3 paket elevated dengan rute Lebak Bulus-Senayan. "Rencananya tender elevated 3 paket akan dibuka oleh Pemda. Itu nilainya Rp 3 triliun," ujar Budi.
Proyek MRT mempunyai 6 paket yaitu 3 paket underground dan 3 paket elevated. Pembangunan tahap I antara lain Lebak Bulus-Bundaran HI terdapat tujuh stasiun berada di permukaan tanah yakni Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, H Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sisanya, tahap II antara lain enam stasiun di bawah tanah atau subway terletak di Masjid Al-Azhar, Istora Senayan, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi: Banyak Anak Anak Gak Ngerti Ondel Ondel dan Tanjidor
Budaya Betawi seringkali didengungkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo (Jokowi) dalam setiap moment. Termasuk saat Jokowi memberikan
pengarahan kepada para siswa SMPN 108 Cengkareng, Jakarta Barat.
Menurut Jokowi, budaya Betawi amat penting dilestarikan karena merupakan ciri khas dan karakter sebuah masyarakat. Oleh karenanya, dirinya terus menerus berpesan kepada Dinas Pendidikan dan guru-guru untuk mengajarkan budaya Betawi kepada anak didiknya.
"Dalam hal kebudayaan itu kan harus jadi kepribadian kita. Karena globalisasi, karena arus dari barat, anak-anak kita ilang semuanya. Nanti gak ngerti, tanjidor gak ngerti, ondel-ondel gak ngerti, gambang kromong gak ngerti, itu bahaya," ujar Jokowi usai memberikan pengarahan di SMPN 108 Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/4).
Diakui Jokowi, ketika dirinya menanyakan kepada anak-anak tentang budaya Betawi, banyak yang tidak tahu dan tidak mengenal budayanya sendiri. Menurutnya, guru-guru di sekolah selalu menekankan pelajaran umum seperti matematika, fisika, biologi dan tidak pernah disinggung budaya lokal.
Oleh karenanya, Jokowi menegaskan, amat penting guru-guru di sekolah juga mengajarkan budaya-budaya lokal yang dimiliki dan seperti apa implementasinya.
"Nah ini yang harus diangkat, kita harus dikenalkan ke anak-anak kita seperti tari, musik etnik ke anak-anak kita. Kalau gak aduuhh..," keluh Jokowi.
Sumber :
merdeka.com
Menurut Jokowi, budaya Betawi amat penting dilestarikan karena merupakan ciri khas dan karakter sebuah masyarakat. Oleh karenanya, dirinya terus menerus berpesan kepada Dinas Pendidikan dan guru-guru untuk mengajarkan budaya Betawi kepada anak didiknya.
"Dalam hal kebudayaan itu kan harus jadi kepribadian kita. Karena globalisasi, karena arus dari barat, anak-anak kita ilang semuanya. Nanti gak ngerti, tanjidor gak ngerti, ondel-ondel gak ngerti, gambang kromong gak ngerti, itu bahaya," ujar Jokowi usai memberikan pengarahan di SMPN 108 Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/4).
Diakui Jokowi, ketika dirinya menanyakan kepada anak-anak tentang budaya Betawi, banyak yang tidak tahu dan tidak mengenal budayanya sendiri. Menurutnya, guru-guru di sekolah selalu menekankan pelajaran umum seperti matematika, fisika, biologi dan tidak pernah disinggung budaya lokal.
Oleh karenanya, Jokowi menegaskan, amat penting guru-guru di sekolah juga mengajarkan budaya-budaya lokal yang dimiliki dan seperti apa implementasinya.
"Nah ini yang harus diangkat, kita harus dikenalkan ke anak-anak kita seperti tari, musik etnik ke anak-anak kita. Kalau gak aduuhh..," keluh Jokowi.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi Bagi Bagi Sepeda Untuk Siswa SMPN 108
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) didampingi Kadis Pendidikan
DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, meninjau SMPN 108 Cengkareng, Jalan Flamboyan, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Kamis
(26/4/2013)
Jokowi dan rombongan tiba di SMPN 108 sekitar pukul 13.15 WIB. Kedatangan orang nomor satu di Jakarta itu disambut oleh warga sekitar sekolahan. "Pak Jokowi...Pak Jokowi!" teriak warga sambil melambaikan tangan ke arah Jokowi yang masih ada di dalam mobil.
Jokowi kemudian turun dan bergegas masuk ke halaman sekolah. Ia disambut para guru dengan iringan musik marawis. Jokowi selanjutnya menuju lapangan yang telah dihiasi tenda warna putih dan merah. Di sana, para siswa kelas III SMPN tersebut telah duduk manis.
"Pak Jokowi...Pak Jokowi...!" teriak para siswa kegirangan. Jokowi membalas dengan melemparkan senyuman khasnya.
"Tadi baru saja ujian ya, bisa nggak?" tanya Jokowi.
"Saya hanya nitip, anak-anakku ini kan baru ujian. Ini kan belum selesai. Artinya jangan senang-senang dulu. Jangan hura-hura dulu. Teruskan berdoa dan saya doakan semua anak yang hadir di sini dan se-DKI Jakarta semua lulus," kata Jokowi.
"Amiiin," jawab para siswa kompak.
Jokowi juga berpesan agar pelajar tidak coret-coret seragam sekolah.
"Ini yang namanya baju pas pengumuman jangan ada yang coret-coret. Kita harus mulai tradisi baru. Jangan coret-coret, itu bukan budaya kita. Baju baik kok dicoret. Gimana mau nggak?" kata Jokowi.
"Mauuu... Pak!" jawab para siswa lagi.
Jokowi juga berpesan agar pelajar menghentikan tawuran. "Kemudian yang terakhir saya titip. Di SMP itu kan tidak ada yang suka tawuran kan, semoga tidak ada. Kalian kan ditugaskan untuk belajar agar pandai bukan untuk berkelahi. Jadi saya titip jangan berkelahi, jangan tawuran. Kesantunan dan kesopanan itu harus didahulukan," kata Jokowi dengan nada sabar.
Seperti dilakukan sebelumnya (sekolah lain), Jokowi mengajak para siswa bermain kuis dan membagikan sepeda. Para siswa antusias menyambutnya dan ada sedikitnya 10 sepeda yang dibagikan.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi Beri Sambutan, Siswa Malah Asyik "Ngobrol""
- merdeka.com : "Pesan Jokowi jangan corat-coret seragam diabaikan siswa SMP 108"
Jokowi dan rombongan tiba di SMPN 108 sekitar pukul 13.15 WIB. Kedatangan orang nomor satu di Jakarta itu disambut oleh warga sekitar sekolahan. "Pak Jokowi...Pak Jokowi!" teriak warga sambil melambaikan tangan ke arah Jokowi yang masih ada di dalam mobil.
Jokowi kemudian turun dan bergegas masuk ke halaman sekolah. Ia disambut para guru dengan iringan musik marawis. Jokowi selanjutnya menuju lapangan yang telah dihiasi tenda warna putih dan merah. Di sana, para siswa kelas III SMPN tersebut telah duduk manis.
"Pak Jokowi...Pak Jokowi...!" teriak para siswa kegirangan. Jokowi membalas dengan melemparkan senyuman khasnya.
"Tadi baru saja ujian ya, bisa nggak?" tanya Jokowi.
"Saya hanya nitip, anak-anakku ini kan baru ujian. Ini kan belum selesai. Artinya jangan senang-senang dulu. Jangan hura-hura dulu. Teruskan berdoa dan saya doakan semua anak yang hadir di sini dan se-DKI Jakarta semua lulus," kata Jokowi.
"Amiiin," jawab para siswa kompak.
Jokowi juga berpesan agar pelajar tidak coret-coret seragam sekolah.
"Ini yang namanya baju pas pengumuman jangan ada yang coret-coret. Kita harus mulai tradisi baru. Jangan coret-coret, itu bukan budaya kita. Baju baik kok dicoret. Gimana mau nggak?" kata Jokowi.
"Mauuu... Pak!" jawab para siswa lagi.
Jokowi juga berpesan agar pelajar menghentikan tawuran. "Kemudian yang terakhir saya titip. Di SMP itu kan tidak ada yang suka tawuran kan, semoga tidak ada. Kalian kan ditugaskan untuk belajar agar pandai bukan untuk berkelahi. Jadi saya titip jangan berkelahi, jangan tawuran. Kesantunan dan kesopanan itu harus didahulukan," kata Jokowi dengan nada sabar.
Seperti dilakukan sebelumnya (sekolah lain), Jokowi mengajak para siswa bermain kuis dan membagikan sepeda. Para siswa antusias menyambutnya dan ada sedikitnya 10 sepeda yang dibagikan.
Sumber :
news.detik.com
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "Jokowi Beri Sambutan, Siswa Malah Asyik "Ngobrol""
- merdeka.com : "Pesan Jokowi jangan corat-coret seragam diabaikan siswa SMP 108"
Jokowi: Monorel Dimulai Pertengahan Mei 2013
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
(Jokowi) memberi sinyal selain Mass Rapid Transit (MRT), pembangunan monorel juga segera dimulai, recananya pembangunan monorail
pada bulan Mei 2013 mendatang.
"Pertengahan Mei ini sudah ngecor, di tiangnya itu," ujar Jokowi di Balai Kota, Kamis (25/4/2013).
Meskipun demikian, untuk masalah pembayaran tiang pancang, Jokowi tidak mau tahu. Sebab, terkait tiang monorel sudah tidak ada urusannya dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta.
"Pembayarannya itu urusan antara PT JM (Jakarta Monorail) dan Adhi Karya," tegas Jokowi.
Jokowi berharap besar masyarakat Jakarta bisa melihat langsung proses pembangunan monorail pada pertengahan Mei 2013 mendatang. Selain itu, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada PT JM di mana titik awal untuk memulai pengecoran.
"Terserah PT JM, suruh ngecor di Kuningan tak cor, di Senayan tak cor. Udah clear, laporannya sudah clear," tegasnya.
"Pertengahan Mei ini sudah ngecor, di tiangnya itu," ujar Jokowi di Balai Kota, Kamis (25/4/2013).
Meskipun demikian, untuk masalah pembayaran tiang pancang, Jokowi tidak mau tahu. Sebab, terkait tiang monorel sudah tidak ada urusannya dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta.
"Pembayarannya itu urusan antara PT JM (Jakarta Monorail) dan Adhi Karya," tegas Jokowi.
Jokowi berharap besar masyarakat Jakarta bisa melihat langsung proses pembangunan monorail pada pertengahan Mei 2013 mendatang. Selain itu, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada PT JM di mana titik awal untuk memulai pengecoran.
"Terserah PT JM, suruh ngecor di Kuningan tak cor, di Senayan tak cor. Udah clear, laporannya sudah clear," tegasnya.
Jokowi: e-Ticket Bus TransJ Juga Terintegrasi dengan Monorel & MRT
Bukan hanya dengan Kopaja, e-ticket bus
TransJakarta akan terintegrasi dengan KRL, monorel hingga Mass Rapid
Transit (MRT). Kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), rencana
itu sudah dibahas sejak Desember lalu.
"Oh sudah kok. Sudah kita bicarakan bulan Desember. Jadi KRL terintegrasi dengan busway. Ke depannya dengan monorel, MRT, semuanya. Nanti akan terkoneksi. Kalau nanti Kopaja, Metromini, manajemennya bisa kita atur terkoneksi lagi dengan Kopaja, Metromini. Ini memang semuanya mau kita," kata Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2013).
Menurut Jokowi, rencananya ada 1 manajemen e-ticket besar yang memegangnya.
"Nanti semuanya jadi cerita besar, jangan ada e-ticket sendiri. Yang ini mrotol sendiri. Kita memang buat cerita besarnya sama. Ada 1 manajemen e-ticket besar yang pegang," ujar dia.
Target pelaksanaannya, Pak? "Itu ya tanya ke PT KAI. Kalau buswaynya, kita siap. Nanti PT KAI ngomong sama busway, monorel, jadi klik kan lagi. MRT rampung klik lagi," jawab Jokowi.
E-ticketing untuk bus TransJakarta koridor I (Blok M-Kota) telah diluncurkan pada Januari lalu. E-ticket ini terkoneksi dengan Kopaja.
Sumber :
news.detik.com
"Oh sudah kok. Sudah kita bicarakan bulan Desember. Jadi KRL terintegrasi dengan busway. Ke depannya dengan monorel, MRT, semuanya. Nanti akan terkoneksi. Kalau nanti Kopaja, Metromini, manajemennya bisa kita atur terkoneksi lagi dengan Kopaja, Metromini. Ini memang semuanya mau kita," kata Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2013).
Menurut Jokowi, rencananya ada 1 manajemen e-ticket besar yang memegangnya.
"Nanti semuanya jadi cerita besar, jangan ada e-ticket sendiri. Yang ini mrotol sendiri. Kita memang buat cerita besarnya sama. Ada 1 manajemen e-ticket besar yang pegang," ujar dia.
Target pelaksanaannya, Pak? "Itu ya tanya ke PT KAI. Kalau buswaynya, kita siap. Nanti PT KAI ngomong sama busway, monorel, jadi klik kan lagi. MRT rampung klik lagi," jawab Jokowi.
E-ticketing untuk bus TransJakarta koridor I (Blok M-Kota) telah diluncurkan pada Januari lalu. E-ticket ini terkoneksi dengan Kopaja.
Sumber :
news.detik.com
Rusun bedol RT akan dibangun di kawasan kumuh
Sebagai tindak lanjut Program bedol RT yang dicanangkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk
merelokasi warga pindah ke Rusun milik Perumnas,
hari ini Dirut Perumnas, Jonathan Pasodung, menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
(Jokowi) untuk membahas rencana tersebut.
"Sudah ada kesepakatan dengan gubernur untuk bedol desa itu, untuk dibangun daerah kumuh ini untuk kita angkat langsung warga daerah kumuh dan ditata kembali," ujar Kepala Dinas Perumahan Jonathan Pasodung di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/4).
Karena banyak tanah milik Perum Perumnas yang ditempati oleh warga, maka Pemprov bertugas untuk membujuk warga agar pindah dari kawasan tersebut. Sehingga, tidak ada kesan melakukan penggusuran.
"Jadi kita akan minta sebagian lahan mereka itu, kemudian kita bangun rusun, kemudian masyarakat di atas lahan haknya perumnas itu kita masukan di dalam lahan yang kosong," katanya.
Saat ini, Jonathan mengaku lahan Perum perumnas yang ditempati oleh warga berada di Cengkareng dan Kemayoran. Lahan yang berada di Cengkareng 4 hektare.
Di lain pihak, Dirut Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan anggaran untuk pembangunan Rusunawa dapat berasal dari Pemprov DKI atau Kemenpera sebab lahan milik Perumnas.
Rusun tersebut akan dibangun di Sentra Timur, Kemayoran, Pulogebang dan Cengkareng. Sedangkan program bedol RT dimaksudkan dengan mengosongkan lahan untuk dijadikan rusun untuk masyarakat. Namun, saat ini tidak dapat dibangun program perumahan rakyat di DKI karena harga tanah mahal.
"Maka koordinasi, sekarang kita upayakan, satu-satu jjalan koordinasi dengan pemprov yang punya wewenang penertiban, kami punya lahan dan anggaran dan kemampuan membangun," terangnya.
Sedangkan pengelolaannya bila penataan diambil alih Pemprov DKI, maka Pemprov DKI yang akan mengelola rusun. Tetapi, jika DKI yang menata maka rusun dibangun oleh Perumnas masih akan dicari formulasinya.
"Kita harap, untuk penataan ini diharapkan kawasan kumuh, perlu rapat wilayah setempat. Diharapkan semester 2 sudah selesai," tandasnya.
Sumber :
merdeka.com
"Sudah ada kesepakatan dengan gubernur untuk bedol desa itu, untuk dibangun daerah kumuh ini untuk kita angkat langsung warga daerah kumuh dan ditata kembali," ujar Kepala Dinas Perumahan Jonathan Pasodung di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/4).
Karena banyak tanah milik Perum Perumnas yang ditempati oleh warga, maka Pemprov bertugas untuk membujuk warga agar pindah dari kawasan tersebut. Sehingga, tidak ada kesan melakukan penggusuran.
"Jadi kita akan minta sebagian lahan mereka itu, kemudian kita bangun rusun, kemudian masyarakat di atas lahan haknya perumnas itu kita masukan di dalam lahan yang kosong," katanya.
Saat ini, Jonathan mengaku lahan Perum perumnas yang ditempati oleh warga berada di Cengkareng dan Kemayoran. Lahan yang berada di Cengkareng 4 hektare.
Di lain pihak, Dirut Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan anggaran untuk pembangunan Rusunawa dapat berasal dari Pemprov DKI atau Kemenpera sebab lahan milik Perumnas.
Rusun tersebut akan dibangun di Sentra Timur, Kemayoran, Pulogebang dan Cengkareng. Sedangkan program bedol RT dimaksudkan dengan mengosongkan lahan untuk dijadikan rusun untuk masyarakat. Namun, saat ini tidak dapat dibangun program perumahan rakyat di DKI karena harga tanah mahal.
"Maka koordinasi, sekarang kita upayakan, satu-satu jjalan koordinasi dengan pemprov yang punya wewenang penertiban, kami punya lahan dan anggaran dan kemampuan membangun," terangnya.
Sedangkan pengelolaannya bila penataan diambil alih Pemprov DKI, maka Pemprov DKI yang akan mengelola rusun. Tetapi, jika DKI yang menata maka rusun dibangun oleh Perumnas masih akan dicari formulasinya.
"Kita harap, untuk penataan ini diharapkan kawasan kumuh, perlu rapat wilayah setempat. Diharapkan semester 2 sudah selesai," tandasnya.
Sumber :
merdeka.com
Jokowi: Perumnas Siap Bangun 200 Rusun
Sesuai pertemuan antara Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dengan Dirut Perumnas, Himawan Arief Sugoto, di Balai Kota, Kamis (25/4/2013).
"Perumnas akan bangun 200 tower rusun, sebagian sudah dimulai," kata Jokowi.
Menurutnya, upaya ini amat penting agar pembangunan rusun cepat tercapai. Jokowi mengaku sudah bertemu dan membahas dengan pihak Perumnas sebanyak tiga kali.
"Moga-moga nanti bisa bergerak seperti itu, artinya BUMN bergerak, swastanya diajak ketemu lagi supaya mereka bergerak sehingga rumah-rumah arah vertikal memang harus disiapkan. Kayak Perumnas yang dulunya 4-7 lantai sekarang dinaikkan lagi menjadi 20 lantai," jelas Jokowi.
"Pemprov DKI Jakartai hanya akan memberikan fasilitas berupa kemudahan soal perizinan bangunan rusun. Untuk masalah anggaran, pembangunan diserahkan sepenuhnya kepada Perumnas. "Kita masalah izin bangunannya saja," kata Jokowi.
Sementara Dirut Perumnas Himawan Arief Sugoto mendukung langkah Pemprov DKI yang akan membangun 1000 tower.
"Sedang bahas kerjasama dengan Pemprov DKI untuk maksimalkan perubahan pembangunan rusun. Dulu dicanangkan 1000 tower, kita targetkan 200 tower yang akan kita bangun koordinasi dengan Pemprov," ujar Himawan.
Rusun rusun yang akan dibangun terletak di lahan milik Perumnas yang diduduki oleh warga DKI. Oleh karena itu, Pemprov diminta untuk merelokasi warga sehingga tidak terjadi penggusuran.
"Warga dapat unit baru yang lebih layak. Juga penataan kawasan kumuh dan padat yang warga di sana sudah kasihan. Kami akan percepat koordinasi dengan Pemprov. Perumnas akan bentuk tim bersama percepat pembangunan di situ," ungkapnya.
Program milik Perumnas ini nantinya terdiri dari 4 kriteria, yakni pembangunan rusun di kawasan baru yang sudah jalan di beberapa kawasan. Kedua, peremajaan rusun. Ketiga, penataan kawasan kumuh. Keempat, optimalisasi aset Pemprov seperti pasar yang saat ini belum optimal.
"Kita bangun pasar, fresh market sehingga warga pemilik toko yang bekerja bisa tinggal di situ," katanya.
Menurut Arief Sugoto, saat ini program yang sudah jalan untuk kawasan baru di Cengkareng dan Kemayoran. Sedangkan koordinasi dengan Pemprov berada di kawasan padat, lahan diokupasi.
"Untuk kosongkan lahan, Pemprov bisa tertibkan dan bangun rusunawa. Sisa lahan Perumnas bangun rusunami. Sehingga warga enggak diusir, selama data-data ada di pemerintah," Arief Sugoto.
Berita Serupa :
- megapolitan.kompas.com : "200 Rusun Dibangun Agar Masyarakat Bisa Tinggal di Tengah Kota"
"Perumnas akan bangun 200 tower rusun, sebagian sudah dimulai," kata Jokowi.
Menurutnya, upaya ini amat penting agar pembangunan rusun cepat tercapai. Jokowi mengaku sudah bertemu dan membahas dengan pihak Perumnas sebanyak tiga kali.
"Moga-moga nanti bisa bergerak seperti itu, artinya BUMN bergerak, swastanya diajak ketemu lagi supaya mereka bergerak sehingga rumah-rumah arah vertikal memang harus disiapkan. Kayak Perumnas yang dulunya 4-7 lantai sekarang dinaikkan lagi menjadi 20 lantai," jelas Jokowi.
"Pemprov DKI Jakartai hanya akan memberikan fasilitas berupa kemudahan soal perizinan bangunan rusun. Untuk masalah anggaran, pembangunan diserahkan sepenuhnya kepada Perumnas. "Kita masalah izin bangunannya saja," kata Jokowi.
Sementara Dirut Perumnas Himawan Arief Sugoto mendukung langkah Pemprov DKI yang akan membangun 1000 tower.
"Sedang bahas kerjasama dengan Pemprov DKI untuk maksimalkan perubahan pembangunan rusun. Dulu dicanangkan 1000 tower, kita targetkan 200 tower yang akan kita bangun koordinasi dengan Pemprov," ujar Himawan.
Rusun rusun yang akan dibangun terletak di lahan milik Perumnas yang diduduki oleh warga DKI. Oleh karena itu, Pemprov diminta untuk merelokasi warga sehingga tidak terjadi penggusuran.
"Warga dapat unit baru yang lebih layak. Juga penataan kawasan kumuh dan padat yang warga di sana sudah kasihan. Kami akan percepat koordinasi dengan Pemprov. Perumnas akan bentuk tim bersama percepat pembangunan di situ," ungkapnya.
Program milik Perumnas ini nantinya terdiri dari 4 kriteria, yakni pembangunan rusun di kawasan baru yang sudah jalan di beberapa kawasan. Kedua, peremajaan rusun. Ketiga, penataan kawasan kumuh. Keempat, optimalisasi aset Pemprov seperti pasar yang saat ini belum optimal.
"Kita bangun pasar, fresh market sehingga warga pemilik toko yang bekerja bisa tinggal di situ," katanya.
Menurut Arief Sugoto, saat ini program yang sudah jalan untuk kawasan baru di Cengkareng dan Kemayoran. Sedangkan koordinasi dengan Pemprov berada di kawasan padat, lahan diokupasi.
"Untuk kosongkan lahan, Pemprov bisa tertibkan dan bangun rusunawa. Sisa lahan Perumnas bangun rusunami. Sehingga warga enggak diusir, selama data-data ada di pemerintah," Arief Sugoto.
- megapolitan.kompas.com : "200 Rusun Dibangun Agar Masyarakat Bisa Tinggal di Tengah Kota"
Lagi, Warga Bantaran Waduk Pluit Tagih Janji Solusi dari Jokowi
Warga di bantaran waduk Pluit, Jakarta Utara menyesalkan sikap Pemprov
DKI yang dinilainya ingkar janji terkait penggusuran pemukiman mereka.
Warga masih menagih janji solusi dari Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi).
"Kita sudah bertemu dengan Pak Jokowi kemarin (Rabu, 24/4) di Balai Kota. Beliau bilang penggusuran ditangguhkan," kata Koordinator RW 17 Waduk Pluit, Midun, kepada detikcom, Kamis (25/4/2013).
Midun mengatakan selama penangguhan itu, Jokowi berjanji mencari solusi untuk warga. Warga pun sempat menyampaikan keluhan terkait penggusuran yang dilakukan terhadap pemukiman mereka tanpa musyawarah.
"Hanya penundaan saja di sisi utara waduk dan akan dicarikan solusinya," ujar Midun.
Midun juga mengungkapkan kekecewaan warga Pluit terhadap pernyataan Wagub DKI Basuki T Purnama (Ahok). Menurut Midun, tak sepantasnya Ahok menyatakan hal yang menyakitkan hati warga Pluit.
"Forum Warga Muara Baru Waduk Pluit kecewa dengan pernyataan Pak Ahok di media. Dia bilang 'yang minta ganti rugi itu komunis'. Pernyataan itu untuk warga bantaran waduk, kami akan menyikapi itu," tutur Midun.
Midun mengatakan warga Pluit akan melakukan aksi untuk menyikapi pernyataan Ahok tersebut. Aksi tersebut akan dimusyawarahkan dulu bersama warga yang lain.
Seperti yang diketahui, warga sisi utara waduk Pluit memprotes penggusuran pemukiman mereka untuk normalisasi waduk. Warga menuntut adanya musyawarah untuk membicarakan hal seperti uang kerohiman sebagai bentuk ganti rugi bangunan. Mereka juga kecewa dengan penggusuran yang melebihi perjanjian sebelumnya, yakni 20 meter dari bibir waduk.
Sumber :
news.detik.com
"Kita sudah bertemu dengan Pak Jokowi kemarin (Rabu, 24/4) di Balai Kota. Beliau bilang penggusuran ditangguhkan," kata Koordinator RW 17 Waduk Pluit, Midun, kepada detikcom, Kamis (25/4/2013).
Midun mengatakan selama penangguhan itu, Jokowi berjanji mencari solusi untuk warga. Warga pun sempat menyampaikan keluhan terkait penggusuran yang dilakukan terhadap pemukiman mereka tanpa musyawarah.
"Hanya penundaan saja di sisi utara waduk dan akan dicarikan solusinya," ujar Midun.
Midun juga mengungkapkan kekecewaan warga Pluit terhadap pernyataan Wagub DKI Basuki T Purnama (Ahok). Menurut Midun, tak sepantasnya Ahok menyatakan hal yang menyakitkan hati warga Pluit.
"Forum Warga Muara Baru Waduk Pluit kecewa dengan pernyataan Pak Ahok di media. Dia bilang 'yang minta ganti rugi itu komunis'. Pernyataan itu untuk warga bantaran waduk, kami akan menyikapi itu," tutur Midun.
Midun mengatakan warga Pluit akan melakukan aksi untuk menyikapi pernyataan Ahok tersebut. Aksi tersebut akan dimusyawarahkan dulu bersama warga yang lain.
Seperti yang diketahui, warga sisi utara waduk Pluit memprotes penggusuran pemukiman mereka untuk normalisasi waduk. Warga menuntut adanya musyawarah untuk membicarakan hal seperti uang kerohiman sebagai bentuk ganti rugi bangunan. Mereka juga kecewa dengan penggusuran yang melebihi perjanjian sebelumnya, yakni 20 meter dari bibir waduk.
Sumber :
news.detik.com
Jokowi: Tahun Ini Hollywood Garap Film di Jakarta
Sebuah film laga Hollywood akan digarap di Jakarta pada
pertengahan tahun ini. Informasi itu diperoleh dari Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo, saat dijumpai di Balaikota Jakarta, Kamis
(25/4/2013).
Menurut Jokowi, sebelumnya Duta Besar Republik Indonesia di Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, telah menghubunginya terkait penggarapan film tersebut. Produser dan sutradara kaliber internasional dan aktor serta aktris Hollywood akan terlibat di dalamnya.
"Intinya akan ada film top dibuat di Jakarta. Produsernya juga top. Film action tentang perburuan buronan," kata Jokowi.
Jokowi menjelaskan, pembuatan film rencananya mengambil lokasi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Selain itu, lokasi pengambilan gambar akan dilakukan di beberapa ruas jalan yang belum ditentukan. Jokowi mengaku akan mendukung pembuatan film ini. Pasalnya akan bermanfaat untuk mengenalkan Jakarta lebih luas lagi di kancah internasional.
"Pak Dubes minta dibantu, ya tahun ini. Saya setuju, karena ini membangun trend sebuah kota," ujarnya.
Berita Serupa :
- news.detik.com : "Jokowi: Artis & Produser Top Hollywood akan Syuting di Jakarta"
Menurut Jokowi, sebelumnya Duta Besar Republik Indonesia di Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, telah menghubunginya terkait penggarapan film tersebut. Produser dan sutradara kaliber internasional dan aktor serta aktris Hollywood akan terlibat di dalamnya.
"Intinya akan ada film top dibuat di Jakarta. Produsernya juga top. Film action tentang perburuan buronan," kata Jokowi.
Jokowi menjelaskan, pembuatan film rencananya mengambil lokasi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Selain itu, lokasi pengambilan gambar akan dilakukan di beberapa ruas jalan yang belum ditentukan. Jokowi mengaku akan mendukung pembuatan film ini. Pasalnya akan bermanfaat untuk mengenalkan Jakarta lebih luas lagi di kancah internasional.
"Pak Dubes minta dibantu, ya tahun ini. Saya setuju, karena ini membangun trend sebuah kota," ujarnya.
Berita Serupa :
- news.detik.com : "Jokowi: Artis & Produser Top Hollywood akan Syuting di Jakarta"
Langganan:
Postingan (Atom)






















