Disela-sela kesibukannya sebagai Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) juga kerap
datang ke beberapa daerah untuk menjadi pembicara dalam acara seminar.
Jokowi bercerita bahwa hampir di setiap daerah, ia selalu ditodong
pertanyaan pencapresannya.
"Saya kemana-mana di daerah pasti
ditanya copras-capres juga, hehehe ," kata Jokowi pada wartawan
disela-sela blusukannya, Jumat (7/2/2014).
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Jumat, 07 Februari 2014
24 DPW PPP Usulkan Jokowi Jadi Capres
Sebanyak, 23 DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah sepakat untuk
mengusung 9 orang calon presiden (Capres). Salah satu nama yang
diusulkan adalah, Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden.
Pengusungan Jokowi sebagai Capres dari PPP ini, akan dibahas di musyawarah kerja Nasional II (mukernas) PPP di Hotel Preanger Bandung, Jumat (7/2/2014).
Menurut Ketua DPW PPP Jawa Barat Rachmat Yasin, PPP menyelenggarakan mukernas II untuk membahas pencalonan legislatif dan Capres.
Terkait Capres, saat ini PPP akan mengusulkan sembilan nama.
Pengusungan Jokowi sebagai Capres dari PPP ini, akan dibahas di musyawarah kerja Nasional II (mukernas) PPP di Hotel Preanger Bandung, Jumat (7/2/2014).
Menurut Ketua DPW PPP Jawa Barat Rachmat Yasin, PPP menyelenggarakan mukernas II untuk membahas pencalonan legislatif dan Capres.
Terkait Capres, saat ini PPP akan mengusulkan sembilan nama.
Alasan Investasi Foxconn di DKI adalah figur "JOKOWI"
Direktur Foxconn Technology Group, Terry Gou mengaku memutuskan berinvestasi di Jakarta karena figur Gubernur DKI, Joko Widodo (Jokowi).
"Dia punya kemampuan eksekusi yang berbeda," katanya dalam bahasa
Inggris di Balai Kota, Jumat (7/2/2014). Faktor lainnya, kata Gou,
adalah banyaknya tenaga muda dan sumber daya alam di Indonesia. "Ada
banyak generasi muda, SDA, tapi dengan bertemu Jokowi, saya bisa
mempercepat prosesnya."
Gou menceritakan, telah menemui Jokowi setahun lalu ketika sedang mencari-cari lokasi investasi pabrik baru perusahaan elektronik tersebut.
Gou menceritakan, telah menemui Jokowi setahun lalu ketika sedang mencari-cari lokasi investasi pabrik baru perusahaan elektronik tersebut.
Pak Jokowi, Bobrok Banget Ini Rumah Susun
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi rumah susun Cilincing,
Jakarta Utara, Jumat (7/2/2014) siang. Penghuni meminta Jokowi
menyelesaikan persoalan di rusun yang dibangun tahun 1998 itu.
Jaja Sudarja (51), Ketua RT 20 RW 10 mengatakan, rusun itu sebenarnya miliki PT Pelabuhan Indonesia II. Menurut Jaja, pemilik rusun tidak pernah mengurus rusun itu sehingga fasilitas di sana mengancam penghuninya.
Jaja Sudarja (51), Ketua RT 20 RW 10 mengatakan, rusun itu sebenarnya miliki PT Pelabuhan Indonesia II. Menurut Jaja, pemilik rusun tidak pernah mengurus rusun itu sehingga fasilitas di sana mengancam penghuninya.
Kata Habib Husein, Nelayan Kelaparan! Jokowi Harus Blusukan Ke Sana!
![]() |
| Habib Husein Alaydrus |
“Sebagai gubernur jangan pilih kasih. Rakyat Kepulauan Seribu adalah warga DKI Jakarta juga yang punya hak sama dengan warga lainnya,” tegas anggota DPRD DKI Jakarta Habib Husein Alaydrus di kantornya, Gambir, Jumat (7/2/2014).
PNS Pademangan Timur Loyal pada Jokowi
Hari ini sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Kelurahan Pademangan Timur, Jakarta Utara mematuhi instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi_. Mereka ke kantor tidak naik kendaraan pribadi, melainkan naik angkutan umum.
"Pegawai di sini Alhamdulillah semuanya loyal dengan Jokowi," ujar Lurah Pademangan Timur, Kelik Sutanto, Jumat (7/2/2014).
Selain itu, Kelik juga mengaku dirinya berangkat ke kantor naik kendaraan umum. Rumah Kelik terletak di Halim, Jakarta Timur. Ia juga berganti naik ojek untuk sampai di kantornya di Pademangan, Jakarta Utara.
"Pegawai di sini Alhamdulillah semuanya loyal dengan Jokowi," ujar Lurah Pademangan Timur, Kelik Sutanto, Jumat (7/2/2014).
Selain itu, Kelik juga mengaku dirinya berangkat ke kantor naik kendaraan umum. Rumah Kelik terletak di Halim, Jakarta Timur. Ia juga berganti naik ojek untuk sampai di kantornya di Pademangan, Jakarta Utara.
Jokowi Belum Tahu Lurah Kayu Putih Ditangkap karena Diduga Korupsi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya belum mendapatkan
laporan terkait ditangkapnya Lurah Kayu Putih, Rosidah Sri Buntari atas
dugaan korupsi APBD tahun 2012 senilai 600J.
"Saya belum mendapatkan laporan soal berita itu," kata Jokowi saat blusukan, Jakarta, Jumat (7/2/2014).
Menanggapi kemungkinan lurah Kayu Putih merupakan hasil seleksi dan promosi terbuka jabatan lurah dan camat Provinsi DKI Jakarta atau dikenal dengan istilah Lelang Jabatan, Jokowi membenarkan hal itu.
"Saya belum mendapatkan laporan soal berita itu," kata Jokowi saat blusukan, Jakarta, Jumat (7/2/2014).
Menanggapi kemungkinan lurah Kayu Putih merupakan hasil seleksi dan promosi terbuka jabatan lurah dan camat Provinsi DKI Jakarta atau dikenal dengan istilah Lelang Jabatan, Jokowi membenarkan hal itu.
Jokowi Diminta Tetapkan Jalan Rusak Sebagai Bencana
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) diharapkan mau mendesak
anak buahnya untuk segera memperbaiki jalan rusak. Sebab, jalan rusak di
Jakarta saat ini sudah sangat menghawatirkan dan butuh perhatian serius
gubernur DKI.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Asraf Ali mengatakan,
"Sudah banyak korban akibat jalan rusak ini. Jangan sampai banyak korban lagi di hari-hari mendatang," kata Asraf, Jumat (7/2/2014).
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Asraf Ali mengatakan,
"Sudah banyak korban akibat jalan rusak ini. Jangan sampai banyak korban lagi di hari-hari mendatang," kata Asraf, Jumat (7/2/2014).
Di Rusun Sindang, Jokowi Sholat Jumat dan Bagi Buku
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memilih Sholat Jumat di kawasan
Rusun Sindang hari ini, Jumat (7/2/ 2014). Tiba di lokasi sekitar pukul 12:00, Jokowi langsung diserbu ratusan warga, mulai anak-anak hingga
orang tua.
Sepanjang jalan kaki menuju Masjid Al Mutaqarrabien, kerumunan warga tidak berhenti mengajak bersalaman maupun foto bersama. Masjid pun jadi penuh sesak oleh anak-anak yang sulit ditertibkan.
Sepanjang jalan kaki menuju Masjid Al Mutaqarrabien, kerumunan warga tidak berhenti mengajak bersalaman maupun foto bersama. Masjid pun jadi penuh sesak oleh anak-anak yang sulit ditertibkan.
Bahaya, Kalau Mbak Mega Tersinggung
Di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ada dua kubu soal siapa capres yang bakal diusung di
Pemilu mendatang. Ada PDIP yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres PDIP menyebut dirinya PROJO (Pro Jokowi) dan masih banyak juga yang mendukung
pencapresan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Kalangan elite PROJO bisa dibilang sedang ‘menjaga hati’ Ketum PDIP itu. Sebab, mereka mulai melihat ada gelagat Mega bakal legowo jika mendukung pencapresan Jokowi.
Kalangan elite PROJO bisa dibilang sedang ‘menjaga hati’ Ketum PDIP itu. Sebab, mereka mulai melihat ada gelagat Mega bakal legowo jika mendukung pencapresan Jokowi.
Naik Bus, Tetap Blususkan
Ada yang berbeda dari kegiatan blusukan Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo (Jokowi) hari ini, Jumat (7/2/2014). Jokowi tidak menggunakan mobil
dinasnya, namun menggunakan bus operasional Pemprov DKI Jakarta. Jokowi ini langsung naik
bus operasional Pemprov DKI dari Balai Kota, Jakarta, pada pukul 10.30
WIB. Ketika awak media ingin mengikutinya dengan menggunakan mobil
operasional masing-masing, Jokowi melarangnya.
Jokowi Maklum Anak Buahnya Belum Ikuti "One Day No Car"
Meski kebijakan "One Day No Car" Pemerintah Provinsi DKI sudah memasuki pekan keempat, masih ada pegawai negeri sipil yang tidak patuh. Masalah ini diakui oleh Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi). "Ada 1-2 biasalah," katanya, usai menggowes sepeda, Jumat (7/2/2014).
Sebab, perlu waktu untuk membuat program ini jadi budaya.Meski demikian, Jokowi akan memberi peringatan kepada para PNS yang melanggar. "Nanti kita peringatkan."
Sebab, perlu waktu untuk membuat program ini jadi budaya.Meski demikian, Jokowi akan memberi peringatan kepada para PNS yang melanggar. "Nanti kita peringatkan."
Pemprov DKI dan Foxconn Kerjasama Bangun Industri Teknologi Tinggi
Perusahaan elektronik asal Taiwan, Foxconn Technology Group, berniat berinvestasi di Jakarta melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI. Hari ini, kedua pihak menandatangani Letter of Intend (LoI) di Balai Kota.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ketertarikan Foxconn diungkapkan sejak setahun lalu. Kerja sama berbentuk business to business antara Kawasan Berikat Nusantara dengan Foxconn.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ketertarikan Foxconn diungkapkan sejak setahun lalu. Kerja sama berbentuk business to business antara Kawasan Berikat Nusantara dengan Foxconn.
Ulasan Pos Kota: Elektabilitas Jokowi Fatamorgana
Joko Widodo (Jokowi) kini giliran menyalahkan hujan lebat dan saluran air yang
katanya sudah puluhan tahun tak dikeruk sehingga Ibukota Jakarta tetap
kebanjiran. Pernyataan itu menyikapi kondisi terakhir luapan air hingga
masuk ke halaman Istana Merdeka.
Alasan Jokowi Pakai Sepeda Murah Meriah
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memiliki hobi bersepeda. Di mana ia biasa melakukan hobi sehatnya pada hari Jumat. Tapi tahukah pembaca berapa harga sepeda yang digunakannya?
Jokowi mengungkapkan, sepeda yang digunakannya hari ini, Jumat (7/2/2014), merupakan sepeda terbarunya. Karena baru dibelinya pada akhirnya tahun 2013.
"Saya kalau enggak salah tiga bulan lalu, harganya murah kok," jelas Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta usai melakukan inspeksi menggunakan sepeda, Jumat (7/2/2014).
Jokowi mengungkapkan, sepeda yang digunakannya hari ini, Jumat (7/2/2014), merupakan sepeda terbarunya. Karena baru dibelinya pada akhirnya tahun 2013.
"Saya kalau enggak salah tiga bulan lalu, harganya murah kok," jelas Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta usai melakukan inspeksi menggunakan sepeda, Jumat (7/2/2014).
Kata Jokowi kepada Wartawan Bule: Pengawal? Untuk Apa?
Seorang wartawan asing
terheran-heran ketika melihat wartawan dan warga Jakarta begitu mudah
mengobrol dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Hal itu terlihat
ketika Jokowi berbaur dengan warga dan wartawan di Balaikota, Jakarta.
Seusai bersepeda dari rumah dinasnya ke kantor Balaikota, Jumat (7/2/2014) pagi, Jokowi bersantai sejenak di ruang tamu Balaikota. Di kursi kiri dan kanannya, warga biasa dan para wartawan yang biasa meliputnya beraktivitas di kantor Balaikota.
Seusai bersepeda dari rumah dinasnya ke kantor Balaikota, Jumat (7/2/2014) pagi, Jokowi bersantai sejenak di ruang tamu Balaikota. Di kursi kiri dan kanannya, warga biasa dan para wartawan yang biasa meliputnya beraktivitas di kantor Balaikota.
Jokowi: "I don't think about that"
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menempuh jalur berbeda saat
bersepeda, Jumat (7/2/2014) pagi. Sambil bersepeda, Jokowi memantau
sejumlah jalan yang rusak akibat diterjang hujan dan banjir akhir-akhir
ini.
Jokowi dan sekitar 20 orang pesepeda berangkat dari rumah dinas Jokowi di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 06.45 WIB. Mereka menempuh rute Jalan Diponegoro-Kramat Raya-Senen-Tugu Tani-Medan Merdeka Barat-Balaikota.
Jokowi dan sekitar 20 orang pesepeda berangkat dari rumah dinas Jokowi di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 06.45 WIB. Mereka menempuh rute Jalan Diponegoro-Kramat Raya-Senen-Tugu Tani-Medan Merdeka Barat-Balaikota.
Kamis, 06 Februari 2014
DPRD Desak Jokowi Kembalikan Fungsi Resapan Air
Mal, perkantoran, dan hunian di Jakarta banyak berdiri pada lahan
resapan air. Keberadaannya menjadi salah satu penyebab banjir. Karena
itu, DPRD mendesak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) segera mengembalikan fungsi resapan
air tersebut.
“Jokowi harus berani mengembalikan fungsinya,” kata Farel Silalahi, anggota DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/2/2014). “Tak usah ragu, siapa yang melanggar aturan harus ditertibkan.”
Berkurangnya daerah resapan, kata Farel, merupakan salah satu penyebab banjir Jakarta saat ini. “Selain masalah drainase, berdirinya mal atau plaza di daerah resapan menjadi salah satu sebab banjir juga,”tandasnya.
“Jokowi harus berani mengembalikan fungsinya,” kata Farel Silalahi, anggota DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/2/2014). “Tak usah ragu, siapa yang melanggar aturan harus ditertibkan.”
Berkurangnya daerah resapan, kata Farel, merupakan salah satu penyebab banjir Jakarta saat ini. “Selain masalah drainase, berdirinya mal atau plaza di daerah resapan menjadi salah satu sebab banjir juga,”tandasnya.
Seknas: Ada Politisasi 'Banjir' dan 'Saran Tak Nyapres' untuk Jegal Jokowi
Pendukung pencalonan presiden Joko Widodo (Jokowi), menilai ada upaya politisasi banjir di ibu kota untuk menjegal Gubernur DKI Jakarta itu. Menurut Sekretariat Nasional Jokowi, Dadang Juliantara, calon presiden lain tak ingin Jokowi ikut di pertandingan menjadi nomor satu di Indonesia. "Mereka akan menggunakan isu Jokowi gagal tangani banjir dan minta jangan maju dulu di pilpres," kata Dadang kepada Tempo, Kamis (6/2/2014).
Tanggapan Jokowi Tentang Duet Jokowi-Pramono Edhie
Peserta konvensi capres PD Pramono Edhie membuka peluang untuk berduet
dengan Jokowi. Saat dimintai tanggapannya, Joko Widodo (Jokowi)
mengeluarkan jurus jawaban yang belakangan kerap dikeluarkannya.
"Tadi pagi hujan nggak?" jawab Jokowi yang balik bertanya.
Sontak sejumlah wartawan menjawab, "Nggak, Pak."
"Ya memang nggak hujan tadi pagi," kata Jokowi.
Lalu, saat ditanyai tentang apa hubungan hujan dengan Pramono Edhie, Jokowi kembali berkelit.
"Tadi pagi hujan nggak?" jawab Jokowi yang balik bertanya.
Sontak sejumlah wartawan menjawab, "Nggak, Pak."
"Ya memang nggak hujan tadi pagi," kata Jokowi.
Lalu, saat ditanyai tentang apa hubungan hujan dengan Pramono Edhie, Jokowi kembali berkelit.
Kaus "Jokowi 2014" di Jok Mobil Jokowi...
Wartawan terkejut
melihat sebuah kaus di atas jok tengah kanan mobil dinas Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Kaus warna putih yang masih terbungkus plastik itu
bertuliskan "Jokowi 2014" dengan sketsa wajah Jokowi di tengahnya.
Wartawan akhirnya mengetahui bahwa kaus tersebut merupakan pemberian seseorang yang mendatangi Jokowi pada Kamis (6/2/2014) siang tadi. "Ya, saya diberi sama orang tadi, yang di sini siang tadi," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (6/2/2014) sore.
Wartawan akhirnya mengetahui bahwa kaus tersebut merupakan pemberian seseorang yang mendatangi Jokowi pada Kamis (6/2/2014) siang tadi. "Ya, saya diberi sama orang tadi, yang di sini siang tadi," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (6/2/2014) sore.
Surva-surev Alvara: Elektabilitas Jokowi 17 Kali Megawati
Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden 2014 kembali menduduki posisi teratas berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga riset Alvara. Angka elektabilitas Jokowi, versi Alvara, jauh di atas para bakal capres lain.
Berdasarkan hasil survei Alvara, elektabilitas Jokowi mencapai 42,5 persen. Di bawah Jokowi, yakni Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (13,7 persen), Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical (7,9 persen), Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (3,8 persen), Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (2,4 persen), dan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (1,5 persen).
Berdasarkan hasil survei Alvara, elektabilitas Jokowi mencapai 42,5 persen. Di bawah Jokowi, yakni Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (13,7 persen), Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical (7,9 persen), Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (3,8 persen), Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (2,4 persen), dan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (1,5 persen).
Jokowi : Bukan Saya yang Lakukan Rekayasa Cuaca
Banyaknya pandangan yang menilai rekayasa cuaca melalui Teknologi
Modifikasi Cuaca (TMC) gagal mengurangi curah hujan dan banjir di
Jakarta, membuat Gubernur DKI Jakarta Jokow Widodo (Jokowi) merasa
jengkel.
Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan pihak yang melakukan rekayasa cuaca TMC adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan pihak yang melakukan rekayasa cuaca TMC adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Agar Tak Memporak-porandakan Capres Gerindra, Gerindra Minta Jokowi Tak Nyapres
Nama Joko Widodo (Jokowi) selalu menduduki peringkat pertama berbagai survei
capres. Meski belum pasti dicalonkan tetapi wajah bloon ini merupakan mimpi buruk bagi Gerindra, betapa tidak, dengan sekali libas saja Jokowi bisa memporak-porandakan capres Gerindra yang mungkin telah mengabiskan triyunan rupiah untuk promosi pencapresannya. Oleh karena itu, Gerindra yang dahulu sebagai salah satu partai pengusung
pasangan Jokowi-Ahok pada Pilgub DKI, meminta agar Jokowi
menyelesaikan masa jabatannya dan tak menjadi capres yang bisa membahayakan capres Gerindra.
"Waktu kita dukung pasangan cagub-cawagub DKI itu kan untuk durasi tertentu. Jakarta punya banyak masalah dan untuk menyelesaikannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jokowi-Ahok sudah on the right track," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.
"Waktu kita dukung pasangan cagub-cawagub DKI itu kan untuk durasi tertentu. Jakarta punya banyak masalah dan untuk menyelesaikannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jokowi-Ahok sudah on the right track," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.
Jokowi Belum Tahu Jalan Thamrin Mau Ditutup Besok
Rencana penutupan Jalan MH Thamrin, Jakarta, karena adanya simulasi
pengamanan Pemilu 2014 pada esok hari dianggap tidak tepat. Kebijakan
tersebut dianggap merugikan masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum mengetahui adanya rencana penutupan jalan protokol tersebut. "Tidak tahu. Suratnya juga saya belum terima," kata Jokowi.
Seperti diketahui, arus lalu lintas di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, akan ditutup pada Jumat (7/2/2014). Penutupan itu dilakukan karena adanya simulasi pengamanan Pemilu 2014 di depan kantor Bawaslu atau seberang Sarinah. Penutupan jalan akan dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum mengetahui adanya rencana penutupan jalan protokol tersebut. "Tidak tahu. Suratnya juga saya belum terima," kata Jokowi.
Seperti diketahui, arus lalu lintas di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, akan ditutup pada Jumat (7/2/2014). Penutupan itu dilakukan karena adanya simulasi pengamanan Pemilu 2014 di depan kantor Bawaslu atau seberang Sarinah. Penutupan jalan akan dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.
Kata Jokowi, Penuntasan Banjir Jakarta Butuh Waktu Lama
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), mengatakan penyelesaian
atas permasalah banjir di wilayah ibu kota membutuhkan waktu yang tidak
sebentar.
"Masalah banjir tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Prosesnya panjang dan waktu yang diperlukan juga lama. Jadi, tidak bisa cepat-cepat," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2014).
Sampai dengan saat ini, pihaknya telah mengerahkan seluruh daya dan upaya dalam mengurangi banjir atau genangan air yang ada di wilayah Kota Jakarta.
"Masalah banjir tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Prosesnya panjang dan waktu yang diperlukan juga lama. Jadi, tidak bisa cepat-cepat," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2014).
Sampai dengan saat ini, pihaknya telah mengerahkan seluruh daya dan upaya dalam mengurangi banjir atau genangan air yang ada di wilayah Kota Jakarta.
Gandeng Lemsaneg untuk Amankan Data Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan
kerjasama dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk mengamankan data.
Karena sudah selama satu setengah bulan terakhir melakukan pembicaraan
mengenai pengamanan data digital Pemprov DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kerjasama ini dilakukan karena ke depannya data yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta berupa data digital.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kerjasama ini dilakukan karena ke depannya data yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta berupa data digital.
Langganan:
Postingan (Atom)

























