Kamis, 23 Januari 2014

Surva-surve SIGMA: Jokowi-JK Mantap Pisan di Hati Para Kuli Tinta

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) adalah kedua tokoh yang paling diinginkan kalangan jurnalis menjadi pasangan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode  2014 - 2019.
Demikian salah satu kesimpulan jajak pendapat yang dilakukan lembagsa swadaya masyarakat (LSM) Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) melalui siaran pers yang diterima wartawan, Kamis (23/1/2014).
Direktur eksekutif Sigma, Said Salahuddin menjelaskan kedua tokoh tersebut  menjadi primadona kalangan 'kuli pena' dan dianggap kompeten dalam memimpin bangsa Indonesia kedapan.
Jokowi saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Pria asal Surakarta tersebut dipersepsikan sebagai pemimpin yang sederhana, merakyat dan aspiratif.
"Sementara JK dipersepsikan sebagai tokoh nasional yang cepat dalam bertindak dan berani mengambil keputusan. Karena itu keduanya dianggap cocok dan saling melengkapi," jelas Said.
Jejak pendapat Sigma diselenggarakan pada tanggal 12-16 Januari 2014. Jajak pendapat dilakukan dengan Metode Kualitatif terhadap 112 Informan yang berprofesi sebagai Jurnalis dari 63 media cetak, elektronik, dan media online.
Jajak Pendapat dilakukan dengan model terbuka, dimana setiap Informan diberikan keleluasaan dan dapat secara bebas menyebutkan siapapun nama tokoh yang diinginkan untuk menjadi Presiden atau Wakil Presiden RI Periode 2014-2019.
Jurnalis dipilih sebagai Informan karena dianggap lebih mengenal sosok tokoh dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. Profesi sebagai pekerja media memungkinkan para Jurnalis untuk lebih sering berinteraksi secara langsung dengan para tokoh, baik melalui kegiatan peliputan, wawancara, dan aktivitas jurnalistik lainnya. Dengan begitu, Jurnalis dianggap telah mengetahui kualitas tokoh ditinjau dari sejumlah sudut pandang.
Pendapat Jurnalis dalam Jajak Pendapat ini adalah opini pribadi yang tidak mewakili media tempatnya bekerja. Hasil Jajak Pendapat ini juga tidak bisa digeneralisasi menjadi pendapat dari seluruh pekerja media, serta tidak mewakili opini profesi Jurnalis.
Jajak Pendapat ini tidak dibiayai oleh pihak manapun. Pembiayaan Jajak Pendapat ini sepenuhnya dibiayai secara swadaya oleh Sigma, sebagai lembaga masyarakat sipil yang mandiri dan independen.

Sumber :
jaringnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar