Kamis, 23 Januari 2014

Jokowi-Boediono Tinjau SMA Negeri 26 Tebet

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Boediono setelah mengunjungi SMPN 8 Menteng, melanjutkan kunjungannya ke SMA Negeri 26 Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2014). Tujuan kedatangan mereka masih sama, untuk melakukan sidak mengenai penerapan kurikulum 2013.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi mengatakan sidak dilakukan untuk menentukan sekolah panutan. Pasalnya kurikulum ini baru akan dilaksanakan tahun ini.
"Iya ini keinginan dari Pak Wakil Presiden," jelasnya di SMA 26 Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2014).
Dalam kesempatan ini rombongan langsung diterima Ibu Hajar Lestari selaku Kepala Sekolah SMA 26. Mereka langsung masuk menuju ruang kepala sekolah.
Para penjual jajanan seperti bubur kacang, somai dan lainnya yang biasa mangkal di dekat SMA 26 pun terpaksa menyingkir. Gerobak dagangan mereka diminta menjauh dari lokasi lantaran sidak Jokowi dan Wapres Boediono ini.
"Disuruh masuk ke gang dulu sampai pejabatnya datang. Di suruh polisi sama Satpol PP," ujar penjual bubur.
Sebelumnya,
Dengan pengawalan ketat, mereka berbicara di ruang kepala sekolah yang berada di sebelah Ruang Tata Usaha.

Jokowi Dielu-elukan Lebih Keras
Wakil Presiden Boediono keluar dari ruang kepala sekolah usai melakukan sidak mengenai penerapan kurikulum 2013. Saat melangkah menuju lapangan, Boediono sudah mendapat sorak sorai dari murid-murid SMA Negeri 26 Tebet, Jakarta Selatan.
"Wooaaa... Boediono.. Boediono...," elu murid yang berada di depan ruang kelas dari lantai dua dan tiga di SMA Negeri 26 Tebet, Jakarta Selatan.
Namun ternyata, sambutan lebih keras datang saat Jokowi keluar. Murid yang awalnya mengelukan nama Boediono berbalik menyerukan nama Jokowi.
"Jokowi... Jokowi... Jokowi...," teriak lebih keras dibanding sebelumnya.
Jokowi dan Boediono yang saling bertatap muka hanya saling tersenyum melihat sambutan yang diberikan oleh murid SMA Negeri 26. Guru-guru yang kebingungan meminta muridnya untuk tenang, namun hasilnya sia-sia.

Sumber :
merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar