Senin, 06 Oktober 2014

Aktivis Relawan Siap Kawal Upacara Pelantikan Jokowi-JK

Para Relawan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) telah melakukan serangkaian persiapan untuk mengantisipasi skenario penggagalan penyelenggaraan upacara pelantikan oleh MPR dan DPR sebagaimana ancaman politisi-politisi Koalisi Merah Putih (KMP) di bawah komando Prabowo Subianto.
Selain melakukan persiapan teknis, para relawan juga menuntut aparat lembaga negara untuk melaksanakan tugas-tugas mereka sesuai UUD 45 dan UU MD3.
Politisi PDIP dan aktivis Pusaka Trisakti, Eva Kusuma Sundari, menjelaskan bahwa pelantikan hanya wewenang Ketua Mahkamah Agung.

Tangkap Ibas Sebelum Berlindung ke Jokowi-JK

Puluhan orang yang mengatasnamakan Masyarakat Bersama (Mabes) Antikorupsi kembali menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (6/10/2014).
Mereka berunjuk rasa mendesak KPK segera mengusut dugaan keterlibatan tiga petinggi negara dalam berbagai kasus korupsi, yakni Ibu Negara Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, dan Hatta Rajasa.

Seluruh Fraksi Setuju Lengserkan Jokowi dari DKI


Meski sudah ada surat dari Mendagri bahwa pengunduran diri Joko Widodo sebagai gubernur cukup dengan sekali paripurna, DPRD DKI memutuskan tetap diperlukan rapat paripurna dengar pendapat fraksi-fraksi untuk pengunduran diri Jokowi. Padahal surat pengunduran diri tersebut sudah disetujui.
"Dalam rapat (koordinasi pimpinan dewan dan ketua fraksi DPRD DKI) semua fraksi memutuskan untuk menerima pengunduran diri Pak Jokowi," kata Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi usai rapat di Kantor DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/9/2014).

Bagir Manan Kunjungi Jokowi Bahas Dunia Pers

Ketua Dewan Pers Bagir Manan bersama tim mengunjungi kantor presiden terpilih Joko Widodo di Balaikota Jakarta untuk berdiskusi mengenai dunia pers.
"Beliau harus tahu tentang Dewan Pers, bagaimana kehidupan pers kita supaya ke depannya jadi lebih baik," kata Bagir kepada wartawan, Senin (6/10/2014).
Bagir mengatakan ini merupakan kunjungan pertamanya menemui Jokowi, yang masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.

DPRD DKI Gelar Paripurna Tentukan Nasib Jokowi

DPRD DKI Jakarta akan melakukan sidang paripurna untuk melanjutkan proses pengunduran diri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Dalam rapat kali ini, fraksi-fraksi di DPRD akan menyampaikan pandangan atas mundurnya Jokowi.
Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pimpinan akan melakukan koordinasi dengan ketua fraksi. "Persetujuan itu memang dijadwalkan untuk diberikan juga hari ini, tetapi pagi ini pimpinan meminta ada rapat koordinasi informal terlebih dahulu antara pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi," kata Prasetyo di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/10/2014).

Saatnya Jual "Saham Jokowi" atau Tahan?

Ketidakharmonisan politik dalam parlemen ini cenderung akan memperburuk sentimen investor. Semenjak perdagangan di 25 September lalu, indeks konsumen turun 1,6 persen, sedangkan sektor ‘tema Jokowi’ (industri dasar, properti dan sektor keuangan turun masing-masing 7,4 persen, 7,7 persen dan 6,0 persen).
Dengan asumsi investor belum mengurangi eksposur mereka atau berpindah ke sektor konsumen, maka sekarang pertanyaan mereka adalah: Jual sekarang atau menunggu rebound? Jawabannya adalah tidak sesederhana pertanyaannya.

Pelantikan Jokowi pada Malam Hari Dipertanyakan

Direktur Eksekutif Pusaka Trisakti Fahmi Habsyi mengingatkan berbagai pihak agar tidak menjadwalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) di luar kelaziman.
"Kami mencium ada gelagat ingin mereduksi kemeriahan dan partisipasi publik terhadap pelantikan Jokowi dengan membuat jadwal pelantikan Jokowi di malam hari," kata Fahmi di Jakarta, Senin (6/10/2014).

Kubu Prabowo Tetap Minta Voting untuk Mempermalukan Kubu Jokowi

DPD dan Koalisi Indonesia Hebat pendukung Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) menginginkan pemilihan Pimpinan MPR dilaksanakan lewat musyawarah. Namun Koalisi Merah Putih (KMP) yang merupakan "pasukan serbu" Prabowo Subianto menegaskan pihaknya tetap ingin voting.
"Pengajuan calon dalam bentuk paket dan mekanisme voting sudah diatur dalam Tatib (Peraturan Tata Tertib)," kata Juru Bicara Koalisi Merah Putih Tantowi Yahya, Senin (6/10/2014).

IHSG Sulit Naik Akibat Ulah Elite Politik Yang Tak Bertanggung Jawab

Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali ditutup pada zona merah 4.949,35, pada Jumat pekan lalu. Tentu membuat kerugian bagi para pelaku pasar.
Pengamat Pasar Modal Alfred Nainggolan menyatakan bahwa pasar melihat adanya sentimen negatif politik akibat ulah elite politik yang tak bertanggung jawab.
"Sentimen politik ini bakal buruk bagi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) nantinya. Sehingga, membuat pelaku pasar melihat politik yang tak sehat, " tuturnya, Senin (6/10/2014).

Minggu, 05 Oktober 2014

Hadiri Silaturahmi Perhimpunan Indonesia Tionghoa

Joko Widodo (Jokowi) terpilih sebagai presiden karena sosoknya yang sederhana dan membumi. Pribadinya yang apa adanya sering mengundang tawa ceria orang-orang di sekitarnya, apalagi jika dia melontarkan lelucon.
Seperti yang terjadi saat presiden terpilih itu memberi sambutan di acara Silaturahmi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) di Ballroom Ritz-Carlton, SCBD, Jakarta, Minggu (5/10/2014) malam.

Jokowi Dukung Pemilihan Pimpinan MPR Lewat Musyawarah

Presiden terpilih Joko Widodo mendukung penuh pemilihan kursi pimpinan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) dilakukan melalui musyawarah dan mufakat. Sebaliknya, Jokowi tak setuhu pemilihan MPR melalui sistem paket sebagaimana pemilihan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Tadi sudah kita sampaikan, kita ingin musyawarah dan mufakat. Kita mendukung (pemilihan MPR -red) melalui musyawarah dan mufakat," kata Jokowi seusai rapat Koalisi Indonesia Hebat di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Minggu (5/10/2014).

Berkumpul di Rumah Mega

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri mengadakan pertemuan dengan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-JK di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2014). Beberapa pimpinan partai politik juga hadir dalam pertemuan itu.
Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih dan celana bahan hitam. Jokowi tidak berkata kepada wartawan dan hanya tersenyum sambil melambaikan tangan. Sedangkan JK datang bersamaan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sekitar pukul 12:50 WIB.

Jokowi di Penjaringan

Gubernur DKI Jakarta Jokowi blusukan spesial Lebaran Haji ke Penjaringan, Jakarta Utara. Di sana, Jokowi menyerahkan secara simbolik hewan kurbannya berupa seekor sapi berwarna hitam.
Sesampainya di Jalan Empang Damai Timur, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, RT 16 RW 04, Presiden RI terpilih itu langsung disambut antusias warga.

Jokowi Serahkan Qurban

Usai melaksanakan salat Id di Balai Kota, presiden sekaligus gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) langsung masuk ke dalam Balai Kota.
Jokowi terlihat menikmati santapan yang telah disediakan. Selain Jokowi tampak Nusron Wahid dan Khatib Salat Id, Said Agil Husin Al Munawar terlihat menemaninya.

Rayakan Idul Adha, Jokowi Salat di Balai Kota

Gubernur DKI Jakarta yang juga merupakan Presiden terpilih, Joko Widodo alias Jokowi melaksanakan salat Id dalam rangka Hari Raya Idul Adha di halaman Balai Kota, Minggu (5/10/2014).

Sabtu, 04 Oktober 2014

Hadiri Konser Slank, Jokowi Disambut Ribuan Slankers Boyolali

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ikut bernyanyi bersama kelompok Band Slank dalam konser "Kerukunan Salam Tiga Jari". Kehadiran Jokowi di atas panggung disambut meriah oleh ribuan penonton yang memadati Stadion Pandan Arang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (4/10/2014).
"Salam tiga jari, persatuan Indonesia. Tempel jempol telunjuk, sisanya angkat ke atas. Dulu kita berbeda kini kita bersama-sama, satu nusa satu bangsa," kata Kaka bersama Jokowi dan Oppie serta diikuti pada para Slankers yang memadati Stadion Pandan Arang.

Jokowi Pastikan Tak Ada Jatah untuk Kubu Prabowo

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak akan memberikan jatah menteri untuk kubu Prabowo Subianto yang menamakan Koalisi Merah Putih (KMP). Pernyataan tersebut dikemukakan Jokowi, usai meresmikan patung dan Boulevard Soekarno di Pemerintah Kabupaten Boyolali, Sabtu (4/10/2014).
"Tidak ada jatah-jatahan menteri untuk Koalisi Merah Putih. Siapa yang bilang ada jatah menteri," tegas Jokowi singkat, seraya masuk ke mobil.

Jokowi Resmikan Boulevard dan Patung Soekarno di Boyolali

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan ke Boyolali, Jawa Tengah, meresmikan Boulevard dan Patung Soekarno di jalan menuju kompleks Pemerintahan Kabupaten Boyolali.
Jokowi tiba di lokasi peresmian yang terletak di seberang Jalan Raya Solo-Boyolali di Kemiri sekitar pukul 13:45 WIB. Kedatangan suami Iriana itu mendapat sambutan yang meriah dari ratusan warga dan siswa yang telah menunggu sejak lama.

Dubes Jerman: Kanselir Merkel Menanti Bertemu Jokowi

Duta Besar Republik Federal Jerman, George Witschel, mengatakan Kanselir Angela Merkel menanti bisa menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden terpilih Joko Widodo di sela-sela KTT G20 di Brisbane. Hal itu dia ketahui usai melakukan pembicaraan singkat dengan Merkel di Jerman pada akhir Agustus lalu. 
Demikian kata Witschel dalam pertemuan terbatas dengan media termasuk VIVAnews di Hotel Shangri-La di sela-sela perayaan 24 tahun Unifikasi Jerman.

Jumat, 03 Oktober 2014

Jokowi Akan Panggil Perangkat Desa se-Indonesia

Presiden terpilih, Joko Widodo, sudah punya agenda penting yang akan dilakukan setelah dilantik, 20 Oktober nanti. Mantan Walikota Solo ini berencana memanggil perwakilan perangkat desa dari seluruh Indonesia ke Istana Negara.
Hal tersebut disampaikan Jokowi, panggilan akrab Joko Widodo, usai menemui perwakilan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) dari 18 provinsi, di tengah-tengah kunjungannya ke Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (3/10/2014) malam.

Jokowi Nonton Wayang tentang Pemimpin, Ketertindasan, dan Fitnah

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Wonogiri, Jawa Tengah pada Jumat (3/10/2014) malam. Selain melakukan pertemuan dengan Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, Jokowi juga menonton pentas wayang kulit di Lapangan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Jokowi tiba di kediaman pribadi Bupati Danar di Jalan Raya Ngadirojo, Wonogiri sekitar pukul 21.30 WIB.

Pengakuan Tjahjo: Megawati dan Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol Koalisi

Pasca sidang paripurna penentuan pemimpin DPR, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan ketua umum parpol Koalisi Indonesia Hebat.
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan, dalam pertemuan itu dibahas soal sidang paripurna pemilihan pimpinan DPR. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci.

Pengakuan Tjahjo: Jokowi-SBY sempat bicara rencana koalisi di DPR

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengungkapkan rencana koalisi PDI Perjuangan dan Partai Demokrat di DPR RI sempat dibicarakan antara Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (30/9/2014).
"Akan tetapi, komunikasi politik itu belum ada hasilnya," kata anggota DPR RI periode 2014-2019 asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah I itu kepada Antara melalui pesan telepon, Jumat (3/10/2014).

Jokowi Mulai Seleksi Calon Menteri Secara Non Formal


Presiden terpilih RI, Joko Widodo sudah mulai melakukan seleksi bakal menteri yang akan duduk di kabinetnya. Proses seleksi dilakukan terlebih dahulu untuk posisi 18 menteri profesional dengan cara non formal.
Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto menjelaskan bahwa Jokowi dan Jusuf Kalla sudah bertemu tiga kali dengan ketua umum parpol pengusung untuk mencari opsi-opsi terkait arsitektur kabinet minggu ini.

Idul Adha, Jokowi Kurban Puluhan Sapi dan Kambing

Presiden terpilih, Joko Widodo, akan berkurban puluhan sapi dan kambing pada Hari Raya Idul Adha, 9 Dzulhijjah 1435 H. Rencananya, hewan kurban itu akan dibagikan Jokowi ke kampung-kampung di Jakarta.
"Kurban 20 sapi dan 44 kambing," ujar pria kelahiran Solo ini seusai shalat Jumat di depan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2014).

Jokowi: Kalau Kemarin Kami Bagi-bagi Kursi, Pasti Sudah Menang di DPR

Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) punya penilaian tersendiri soal gagalnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beserta para mitra koalisi dalam mendapat kursi pimpinan DPR yang baru. Menurut Jokowi, situasi ini terkait dengan sikap dia dan PDIP untuk tidak mau bagi-bagi jatah menteri dengan Koalisi Merah Putih (KMP), yang menguasai pimpinan parlemen.

Di KPK, Relawan Minta Jokowi Tolak Cikeas Gabung ke Pemerintahan

Sejumlah massa yang tergabung dalam Masyarakat Bersama Antikorupsi (Mabes Antikorupsi) berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (3/10/2014). Mereka menolak kubu Cikeas bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Hebat.
"Kami relawan Jokowi-JK menentang bergabungnya koruptor ke kabinet," kata Rahman Latuconsina, koordinator demonstrasi di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2014).