Rabu, 19 Februari 2014

Jokowi Desak PT Jakarta Monorail Selesaikan Persyaratan

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mendesak pihak PT Jakarta Monorail (JM) selaku pengembang dari pembangunan transportasi massal untuk segera menyelesaikan persyaratan yang diminta.
Menurut Jokowi, saat ini perjanjian kerjasama (PKS) masih dalam proses karena harus diteliti pasal demi pasal dan ayat demi ayat. Ia mengemukakan, dalam proses pembahasan PKS itu perlu hati-hati.
"Syarat-syaratnya harus komplet dan itu harus saling ketemu ditengah. Memang tidak gampang," kata Jokowi di Balai Kota, Rabu (19/2).
Diperkirakan pada 2014-2015 Jakarta akan macet total. Dengan demikian, pihaknya pun mencari berbagai jurus untuk dapat mencegah hal itu terjadi.
"Semua jurus kita lakukan, supaya itu tidak terjadi dan bisa terselesaikan. Kalau semua investasi dikerjakan ya, silakan," ujarnya.
Ia menyatakan, groundbreaking monorel dimulai meskipun beberapa dokumen belum selesai, karena pihaknya sudah menandatangani itikad baik (good will). Apalagi, Pemprov DKI saat ini hanya berperan untuk melanjutkan saja.
"Itu dilakukan karena kita sudah tanda tangan good will. Tapi setelah itu ada syarat-syarat yang harus kita lihat. Good will kita, investor didorong itu. Kita ini hanya melanjutkan," katanya.
Jokowi juga mengungkap jika target pekerjaan yang diberikan kepada PT JM masih tetap. Namun jika terlambat, saat ini pihaknya masih mencari solusi untuk upaya yang akan dilakukan.
"Kalau good will sudah kita berikan, tapi syaratnya ini. Masalah finansial bukan urusan kita. Dampaknya ya sudah 7 tahun ini. Upaya kita terus mendorong itu (pembangunan)," katanya.

Sumber :
beritasatu.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar