Selasa, 24 September 2013

Warga Waduk Ria Rio Siap Perang Lawan Jokowi

Warga Waduk Ria Rio siap perang melawan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi), hal ini disebabkan sejumlah syarat yang diajukan warga (uang kerohiman - red) agar mau direlokasi ke Rusun Pinus Elok tidak dipenuhi.
"Kami siap melawan karena tuntutan kami tidak pernah dilaksanakan," ujar kordinator warga RT 06 dan 07 RW 15 Sugiyantoro usai mengeruduk kantor Kecamatan Pulogadung terkait pengundian rusunawa Pinus Elok, Selasa (24/9/2013).
Sebagai penghuni lahan waduk Ria Rio mereka kecewa kepada Jokowi karena permintaan mereka tidak dipenuhi. Mereka meminta Jokowi memenuhi terlebih dahulu fasilitas di rusun sebelum melakukan relokasi.
"Pak Jokowi tidak memenuhi fasiltas rusun, Selama ini mana kompensasi yang dijanjikan, Kami kecewa karena unek-unek kami tidak pernah didengar. Kalau disuruh memilih kami pilih tinggal di Pengdongkelan, karena kalau di rusun selama hidup kami berstatus penyewa bukan pemilik," katanya.
Sugiyantoro meminta Jokowi menggunakan hati nuraninya dalam mengambil keputusan. Penghuni pinggiran Waduk Ria Rio bukanlah warga ilegal yang datang dari luar.
"Kita ini warga DKI Jakarta juga punya KTP, setidaknya dibuka hati nurani pak Jokowi jangan sepihak," ungkapnya.

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar