Selasa, 30 September 2014

Jokowi Akan Salurkan Subsidi Rakyat Miskin via ATM

Mantan ketua tim transisi Jokowi-JK, Rini Soemarno berkelit saat ditanya soal wacana pemerintahan Jokowi-JK yang dikabarkan bakal menaikkan harga BBM sebesar Rp 3.000 pada November 2014. Dia mengaku hanya mempersiapkan strategi untuk bantuan ke masyarakat jika kebijakan kenaikan harga BBM diambil.
"Kita masih sedang persiapkan bantuannya," kata Rini di Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Bogor, Selasa (30/9/2014).
Mantan menteri perindustrian dan perdagangan di era Presiden Megawati Soekarnoputri ini mengaku sudah menjalin komunikasi dengan tim nasional penanggulangan kemiskinan. Salah satu yang dibahas adalah pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran. Caranya dengan memanfaatkan akses keuangan modern.
"Kita bekerjasama dengan TNP2K. Sehingga lebih jelas. Salah satunya kita analisa seperti raskin. Kita tak lagi mau memberikan dengan bentuk beras tapi kita lebih ke targeted itu di mana. Sehingga transaksinya dilakukan melalui apakah itu ATM, e-money," jelas dia.
Menurutnya, ada keuntungan lain dari pencairan subsidi melalui ATM atau e-money yakni meningkatnya keterlibatan akses pelayanan perbankan. Sehingga tidak dilakukan secara tradisional lagi. "Tidak perlu mengantre," kata dia.
"Lagi dihitung. Cuma menyelesaikannya ini. Kita inginnya secepatnya. Karena jumlahnya kan besar. Kita mau tidak mau bekerja sama dengan pemda," kata dia.  [merdeka]

1 komentar:

  1. BAGUS---BAGUS---BAGUS----, DI KARTU ATM PERLU DIKASIH NAMA KEPALA KELUARGA MUNGKIN JUGA ALAMAT YANG JELAS SEHINGGA NANTI BISA DICHEK DI LAPANGAN, BIAR TIDAK SALAH SASARAN.

    BalasHapus