Jumat, 18 April 2014

Jokowi Soal Puisi Satire Fadli Zon: Kalau Puisi Wiji Thukul Saya Baca

Waketum Gerindra Fadli Zon kembali berpuisi satire yang kali ini bertajuk 'Aku Raisopopo'. Capres PDIP Jokowi mengaku belum membaca puisi satire tersebut.
"Apa isinya? Saya belum baca. Kalau puisi sastrawan seperti WS Rendra, Wiji Thukul, itu baru saya mau baca. Wiji Thukul itu bagus lho puisinya," ujar Jokowi di Rumah Dinas, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/4/2014).
Dia pun enggan membalas puisi tersebut apabila benar puisi tersebut ditujukan kepada dirinya. Menurutnya, lebih baik berbalas visi dan misi saja.
"Ndak usah dibalas-balas lah. Saya ndak bisa bikin puisi, pantun atau nyanyi. Nanti malah ribut kalau balas-balasan," kata Jokowi.
"Aku tetep rapopo," pungkas Jokowi.

Satire yang dibuat Fadli Zon tersebut dibuat pada Rabu (16/4) lalu yang berbunyi:

Raisopopo

aku raisopopo
seperti wayang digerakkan dalang
cerita sejuta harapan
menjual mimpi tanpa kenyataan
berselimut citra fatamorgana
dan kau terkesima

aku raisopopo
menari di gendang tuan
melenggok tanpa tujuan
berjalan dari gang hingga comberan
menabuh genderang blusukan
kadang menumpang bus karatan
diantara banjir dan kemacetan
semua jadi liputan
menyihir dunia maya
dan kau terkesima

aku raisopopo
hanya bisa berkata rapopo

Fadli Zon, 16 April 2014


Sumber :
detik.com

1 komentar:

  1. kasihan ya fadli jon...
    lama2 gila kali tuh orang..., dia pikir orang model ky jokowi mau ngurusin org model kayak luh??? jokowi itu orang yg levelnya TINGGI !!! ... lah eluh JON, ORANG FRUSTASI !!! jadi eluh GA LEVEL TAU !!!

    BalasHapus