Kamis, 25 Juli 2013

Jokowi Akan Bikin Pasar Malam di Depan Kantornya

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berencana membuat Pasar Malam Jakarta di sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan. Sentra kuliner dan barang khas Jakarta itu rencananya akan digelar setiap Sabtu malam dengan menutup jalan yang berada di depan kantor Gubernur itu.
Jokowi mengatakan saat ini pemerintah sedang mematangkan konsep pasar malam itu. "Kira-kira dua bulan lagi akan kita mulai," ujar Jokowi di Balai Kota, Rabu, 24 Juli 2013.
Rencananya, setiap Sabtu malam, jalan itu akan ditutup untuk menampung 500-600 pedagang yang diseleksi oleh Pemprov DKI Jakarta. Penutupan jalan akan dilakukan pada pukul 17.00-23.00 WIB. "Nanti pedagang yang masuk situ diseleksi, tidak boleh asal. Makanan juga hanya boleh yang khas Betawi," ujar dia. Lapak-lapak itu juga diutamakan untuk pedagang ber-KTP Jakarta.
Pedagang juga tak akan dipungut biaya mahal. Hanya Rp 50.000 perhari untuk pedagang bertenda dan Rp 5.000 untuk biaya retribusi kebersihan pedagang yang menggelar lapak. "Kami ingin konsepnya seperti di Taiwan atau Singapura yang tertata," kata dia lagi.
Para pedagang, kata dia, bakal mulai diseleksi setelah Idul Fitri. Nantinya, pemerintah juga akan memikirkan aspek kebersihan dan lalu lintas. "Sekalian mengedukasi masyarakat dan pedagang supaya pasar malam seperti ini bisa tertata."
Ketika ditanya alasannya gemar membuat pasar rakyat, Jokowi menjawab enteng. "Supaya orang punya rasa memiliki dan memelihara kota, karena mereka juga ikut menikmati.
Jokowi juga menyebut aren semacam itu akan membentuk interaksi sosial yang akan menjadi modal agar masyarakat mencintai kotanya. "Jadi manfaat kota dirasakan oleh masyarakat kelas atas, menengah, dan bawah. Tempat hiburan jangan hanya mall terus," kata dia.
Dia mengatakan selama ini pemerintah terlalu banyak memikirkan aspek ekonomi kota. Padahal keberadaan pasar malam seperti ini juga diharapkan menjadi destinasi wisata alternatif.
Jika konsep ini sukses, pasar malam serupa juga akan difirikam di setiap wilayah kota administrasi Jakarta. "Diharapkan, nantinya akan berpengaruh juga terhadap penataan PKL karena mereka punya tempat," ujar Jokowi.


Sumber :
tempo.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar