Selasa, 22 Juli 2014

Pendukung Jokowi Tolak PKS Ikut Koalisi Jokowi-JK

Tak menghendaki bergabungnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam gerbong koalisi pemerintahan Jokowi-JK, warga Kota Depok, Agus Sutondo membuat petisi di situs Change.org.
Petisi ini dimulai sejak 20 Juli 2014 dan mendapat dukungan lebih dari 4.500 suara hingga sekarang. Petisi ini juga ramai di media sosial dalam sehari terakhir jelang pengumuman hasil resmi pemungutan suara Pemilihan Presiden 2014 oleh KPU.

Ucapan Selamat pada Jokowi

PM Malaysia, Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak
PM Malaysia, Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak, mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Joko Widodo melalui akun twitter pribadinya, @NajibRazak.
- Congrats to @jokowi_do2 on winning the Indonesia presidential elections.Hope 2 reaffirm our bilateral relations& look fwd to seeing u around -

Ini Alasan Indonesia Bersyukur Karena Bukan Prabowo Yang Jadi Presiden

Pernyataan mundur dari persaingan Pilpres 2014 yang dilakukan Prabowo pada Selasa (22/7/2014) ternyata bisa berbuntut panjang. Setidaknya itu menurut kutipan Undang-undang no 42 tahun 2008 pasal 246 ayat 1 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang mendadak beredar di dunia maya,

Pidato Kemenangan Jokowi-JK dari Kapal Pinisi


Pasangan calon presiden Jokow Widodo dan Jusuf Kalla menyampaikan pidato kemenangan setelah penetapan hasil pemilihan presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum, Selasa 22 Juli 2014. Pidato disampaikan di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta.

KPU Resmi Tetapkan Jokowi-JK Pemenang Pilpres


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Selasa 22 Juli 2014 tepat pukul 21.00 menetapkan hasil Pemilihan Presiden dalam dan luar negeri 2014.

Jokowi-JK Datangi KPU


Di tengah pimpinan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi suara nasional Pilpres 2014 membacakan perolehan suara, mendadak muncul Capres Joko Widodo dan Cawapres Jusuf Kalla di ruang uatama Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa malam (22/7/2014).

Air Mata Mega untuk Jokowi


Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merasa bahagia dan meneteskan air mata setelah capres Joko Widodo dan cawapres Jusuf Kalla hampir dipastikan memenangi Pilpres 2014 ini.

Buka Bersama di Kebagusan


Setelah mengunjungi Waduk Pluit, capres nomor urut 2 Joko Widodo mendatangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Jokowi Ngabuburit di Tepian Waduk Pluit


Presiden Joko Widodo tidak kaget mendegar kabar rivalnya, Prabowo Subianto mundur mundur dari Pilpres jelang pengumuman final rekapitulasi suara.

Jokowi Bantah Punya Rekening Di Luar Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah tudingan Kubu Prabowo bahwa dirinya memiliki rekening tabungan di luar negeri.

"Saya ini eksportir selama 24 tahun. Kita tidak pernah punya rekening di luar negeri. Saya dan istri tidak punya," kata Jokowi saat ditemui di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014).

Inilah Negarawan Hebat Yang Bernama Prabowo, Murka dan Tarik Saksi dari KPU

Inilah bukti tak terbantahkan bahwa Prabowo Subianto tidak layak menjadi presiden RI. Karena telah mengetahui bakal kalah dalam Pilpres 2014, Prabowo menyatakan akan menggunakan hak konstitusinya dalam pelaksanaan Pemilu Presiden 2014. Prabowo Subianto menarik diri dari Pilpres.
"Kami menarik diri dari proses yang berlangsung," ujar Prabowo Subianto dalam jumpa pers di Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Prabowo Akan Kibarkan Bendera Putih

Kubu Prabowo-Hatta pesimistis dengan hasil rekapitulasi suara di KPU. Mereka sudah menyiapkan pidato untuk mengucapkan selamat kepada pemenang pilpres Jokowi-JK.
Timses Prabowo-Hatta Laurens Bahang Dama mengatakan, Prabowo akan memberikan pidato politik usai pengumuman KPU. Hal ini akan dilakukan di rumah pemenangan Polonia, Jakarta Timur.

Mega Akan Sambut Presiden RI ke-7 di Kebagusan

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan menyaksikan rekapitulasi suara nasional KPU di Kebagusan, Jakarta Selatan. Presiden RI ke-5 itu juga akan menyambut kedatangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
"(Megawati) di Kebagusan, seluruh Fraksi PDIP juga diminta hadir," kata Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (22/7/2014).

Agenda Presiden Jokowi Hari Ini

Komitmen tidak mengerahkan massa ke KPU pada saat pengumuman hasil Pilpres 2014 benar-benar dilaksanakan oleh Joko Widodo (Jokowi) yang secara de facto telah menjadi presiden RI ke-7. Sebagai teladan kepada para pendukungnya, Jokowi sepanjang hari ini memilih lokasi kegiatan jauh dari KPU.
Diawali dengan ngabuburit ke Waduk Pluit, berbuka bersama Megawati di Kebagusan dan berakhir di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Resmi KPU: 28 Provinsi, Jokowi Tetap Jadi Komandan Prabowo

Hingga pukul 01.45 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berhasil menyelesaikan penghitungan suara pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 di 29 provinsi.
Ketua KPU, Husni Kamil Manik, yang memimpin sidang pleno rekapitulasi suara mengatakan empat provinsi yang belum dihitung akan dilanjutkan Selasa (22/7/2014) pada pukul 10.00 WIB.

Senin, 21 Juli 2014

Versi kawalpemilu.org: Data Masuk 100%, Hasil: Jokowi-JK 53,16%, Prabowo-Hatta 46,84%

Situs kawalpemilu.org selesai melakukan rekapitulasi hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014. Berdasarkan formulir DC1 terakhir yang masuk, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Pasangan Jokowi-JK unggul dengan 70.997.859 suara (53,16 persen). Sementara pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 62.576.444 suara (46,84 persen).

Jokowi Sempat Ditelepon Kapolri Dapat Jaminan Semua Aman

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau para relawan untuk tidak keluar rumah atau menuju Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat rekapitulasi nasional disampaikan, Selasa (22/7/2014). Bahkan dia sampai mendapatkan telepon langsung dari Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutarman untuk memastikannya.
"Saya ditelepon Kapolri, katanya kalau saya keluar akan ada antisipasi," jelas Jokowi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).

Resmi KPU: 21 Provinsi, Jokowi-JK Surplus 2 Juta Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan rekapitulasi suara nasional di Gedung KPU, Jakarta. Hingga Provinsi ke 21 dalam urutan rekapitulasi nasional, yakni Jawa Bawat, total suara untuk pasangan Prabowo-Hatta sebanyak 36.859.054 suara, sedangkan pasangan Jokowi-JK meraih 38.827.488 suara.

Ahmad Dhani Masih Butuh Kemaluan

Ahmad Dhani membantah keras jika ia telah melakukan nazar terkait hasil Pilpres 2014. Di jejaring sosial marak beredar gambar bertuliskan kicauan Dhani bersumpah akan memotong kemaluannya jika Jokowi menang Pilpres.
"Ngapain (potong kelamin), enggak ada kayak gitu-gitu. Kemaluan saya selalu yang sangat saya cintai ngapain saya nazar-nazarin," kata Dhani di Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2017).

Jokowi Belum Siapkan Pidato Kekalahan

Presiden Joko Widodo mengungkapkan sampai saat ini dirinya belum menyiapkan pidato kemenangan atau kekalahan terkait pengumuman hasil rekapitulasi suara yang akan diumumkan Selasa 22 Juli 2014 besok.
Alasan pria yang akrab disapa Jokowi ini belum menyusun pidatonya lantaran ia menunggu terlebih dahulu hasil rekapitulasi yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok.

Kata Jokowi, 3 Partai Pendukung Prabowo-Hatta Siap Merapat

Jelang pengumuman perolehan suara Pilpres 2014, Calon Presiden nomor urut 2, Joko Widodo, menyebut ada tiga partai pendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang siap merapat ke dalam barisannya.
"Yang dalam proses ada tiga partai," ungkap Jokowi seusai bertandang ke Kantor Harian Bisnis Indonesia, Jalan KH Mas Manyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).

Bosan Koalisi Kerempeng, Kini Jokowi Lirik Koalisi Bahenol

Presiden Joko Widodo mengungkapkan tidak ada salahnya jika nanti kubunya menjalin koalisi, atau yang disebut dengan kerjasama itu dengan banyak partai.
"Kalau untuk kebaikan negara dan bangsa kenapa tidak?" ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi usai menyambangi kantor berita Bisnis Indonesia di Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta, Senin (21/7/2014).
Namun, mantan walikota Solo ini mengatakan untuk bekerjasama dengan dengan banyak partai, tentu perlu ada pertimbangan-pertimbangan. Apabila kerjasama dengan banyak partai itu justru membebani, sebaiknya tidak perlu dilakukan.

Merapat ke Jokowi-JK, PPP Akan Gelar Mukernas

Langkah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk bergabung dengan Joko Widodo -Jusuf Kalla (Jokowi-JK) semakin menguat.
Untuk memuluskan langkah tersebut, PPP akan menjadwalkan pelaksanaan Mukernas pasca-penetapan hasil Pilpres oleh KPU.
Wakil Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa mengatakan, langkah untuk mendukung pemerintahan mendatang tersebut bukan diambil dengan cara gegabah tetapi sudah melalui pertimbangan mendalam.

Hadapi Pengumuman KPU, Jokowi Makan Banyak Saat Sahur

Komisi Pemilihan Umum (KPU) rencananya akan menyampaikan hasil rekapitulasi suara pemilihan umum presiden dan siapa presiden terpilih besok, Selasa 22 Juli 2014. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak menyiapkan apapun baik pidato pemenangan ataupun atau pun persiapan fisik.
Karena disampaikan pada bulan puasa, maka Jokowi hanya akan memperbanyak makan sahur untuk menjaga fisiknya. "Fisik. Ya kalau sahur makannya banyak ya mukanya seger," jelasnya di Kantor Harian Bisnis Indonesia, Jalan KH Mas Mansur, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).
Bahkan, Jokowi biasa-biasa saja menghadapi keputusan siapa yang akan menjadi presiden Indonesia ketujuh. "Biasa-biasa aja. Kamu lihat saya aja sekarang biasa aja," tegasnya.

PDIP: Kasihan, Jangan Ejek Prabowo-Hatta

Para pendukung calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diminta menunjukan kedewasaan politik saat hari penetapan pemenang pemilu presiden 22 Juli mendatang. Para pendukung jangan mengejek pihak yang kalah apabila Jokowi-JK berhasil menang.
"Kita pernah merasakan kalah. Jangan mengejek-ejek pihak kalah," kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Effendi Simbolon saat dihubungi Republika, Senin (21/7/2014).

Jokowi Menang, Saham dan Valas Tertawa Ria

Tanda-tanda kemenangan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada pemilihan presiden berdampak positif terhadap perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Analis dari Universal Broker, Satrio Utomo, mengatakan kabar kemenangan Jokowi, panggilan akrab Joko Widodo, berpotensi meneruskan tren positif hingga beberapa hari ke depan. "Euforianya bisa berlangsung lama dan peningkatannya lebar sekali," ujarnya kepada Tempo, Senin (21/7/2014).

Yang Pakai Baju Kotak-kotak Besok, Dipastikan Penyusup/Penyabot

Kubu Jokowi-JK telah sepakat untuk tidak menggunakan atribut partai pada saat KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional besok. Mereka juga meminta tak ada penggalangan massa.
Jika masih ada, mereka dinilai sebagai penyusup/penyabot dan bukan relawan Jokowi-JK.
Timses Jokowi-JK, Effendi Simbolon menyatakan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mengeluarkan perintah untuk tidak melakukan hal-hal yang provokatif.