Partai Demokrat menanggapi santai pernyataan calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo yang mengaku heran perolehan suara PD melejit di perhitungan akhir Komisi Pemilihan Umum.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua, jika Jokowi merasa heran dengan hasil rekapitulasi terakhir sebaiknya Gubernur DKI Jakarta itu mempertanyakan hal tersebut ke KPU.
"Saya tidak mau berfikir negatif. Kan sebelum rekap quick qount (hitung cepat) sejumlah lembaga survei memang suara Demokrat udah di 10 persen,” kata Max ketika dihubungi melalui telepon di Jakarta, Sabtu (10/5/2014).
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Sabtu, 10 Mei 2014
Biarkan Jokowi Tentukan Cawapres Sendiri, Media dan Lembaga Survei Jangan Mendorong
Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro
meminta semua lembaga survei tak lagi melakukan survei mengenai
elektabilitas Jusuf Kalla kalau berpasangan sebagai cawapresnya Joko Widodo alias Jokowi.
Karena dengan terus menerusnya lembaga survei dan media massa menyebutkan elektabilitas Jokowi-JK tertinggi, maka JK pun akan terus bersemangat untuk berupaya menjadi cawapresnya Jokowi.
Karena dengan terus menerusnya lembaga survei dan media massa menyebutkan elektabilitas Jokowi-JK tertinggi, maka JK pun akan terus bersemangat untuk berupaya menjadi cawapresnya Jokowi.
Demi Menangkan Jokowi, Relawan Almisbat Harus Tularkan Semangat Gotong Royong
Juru Bicara Media Centre Joko Widodo For Presiden (JKW4P) Eva Kusuma Sundari meminta relawan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) untuk menularkan semangat gotong royong demi memenangkan Jokowi di Pilpres 2014.
Menurut Eva, Jokowi adalah kriteria pemimpin yang mampu memberikan harapan bagi masyarakat, sehingga rakyat juga harus ikut berpartisipasi aktif dalam upaya pemenangan.
Menurut Eva, Jokowi adalah kriteria pemimpin yang mampu memberikan harapan bagi masyarakat, sehingga rakyat juga harus ikut berpartisipasi aktif dalam upaya pemenangan.
Jokowi Bicarakan Ikan dan Daging dengan Gubernur Sulsel
Dalam rangka safari politiknya, bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri berkunjung ke kediaman orang tua Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Sulawesi Selatan.
Syahrul adalah Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel dan juga kerabat dari salah satu nama bakal calon pendampingi Jokowi dalam Pilpres, Jusuf Kalla (JK). Dalam pertemuan yang singkat ini, Jokowi masih menggunakan safari putihnya dan celana panjang hitam.
Syahrul adalah Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel dan juga kerabat dari salah satu nama bakal calon pendampingi Jokowi dalam Pilpres, Jusuf Kalla (JK). Dalam pertemuan yang singkat ini, Jokowi masih menggunakan safari putihnya dan celana panjang hitam.
Suryadharma Ali: PPP Tak Mau Kotak-kotak
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali (SDA) belum mau mengungkap pada siapa arah koalisi akan mengerucut.
SDA beralasan kalau nanti disampaikan saat ini, hasilnya bisa saja berubah. Terlebih, hal itu belum disetujui secara final di Rapimnas II. Karenanya dia meminta agar masyarakat bersabar menunggu hasil Rapimnas tuntas.
"Saya belum mau mengatakan, karena kalau saya sampaikan sekarang, 5-10 menit lagi bisa berubah. Ya kita tunggu hasil Rapimnas II nanti," ucap SDA di sela Rapimnas II di Hotel Aston, Kuningan, Jakarta, Sabtu (10/5/2014).
SDA beralasan kalau nanti disampaikan saat ini, hasilnya bisa saja berubah. Terlebih, hal itu belum disetujui secara final di Rapimnas II. Karenanya dia meminta agar masyarakat bersabar menunggu hasil Rapimnas tuntas.
"Saya belum mau mengatakan, karena kalau saya sampaikan sekarang, 5-10 menit lagi bisa berubah. Ya kita tunggu hasil Rapimnas II nanti," ucap SDA di sela Rapimnas II di Hotel Aston, Kuningan, Jakarta, Sabtu (10/5/2014).
Mencitrakan Diri Dizalimi Tak Efektif Lagi Jaring Simpati
Kemunculan iklan kematian atau obituari dengan gambar calon presiden (capres) PDI Perjuangan (PDIP), Joko Widodo yang beredar di media sosial dinilai sebagai bentuk kampanye hitam.
Langkah Jokowi ke Manado Sia-sia
Keberangkatan calon Presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo akrab disapa Jokowi ke Manado, Sulawesi Utara dinilai sia-sia. Sebab suara PDI Perjuangan disana sudah aman.
Hal itu disampaikan pengamat politik Burhanuddin Muchtadi dalam acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
"Ngapain (Joko Widodo) kesana. Itu buang-buang waktu," sindir Burhanuddin saat mengisi acara itu.
Hal itu disampaikan pengamat politik Burhanuddin Muchtadi dalam acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
"Ngapain (Joko Widodo) kesana. Itu buang-buang waktu," sindir Burhanuddin saat mengisi acara itu.
JK Bisa Ungguli Samad Jadi Cawapres Jokowi
Nama Jusuf Kalla dan Abraham Samad disebut-sebut berpeluang besar menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo, dalam pemilihan presiden 9 Juli mendatang.
Pengamat politik Yudi Latif melihat Jusuf Kalla mempunyai peluang lebih besar untuk menjadi Cawapres Jokowi, dibandingkan Abraham Samad. Hal itu lantaran JK dinilai masih mempunyai pengaruh yang besar di Partai Golkar, sehingga suara Golkar bukan tidak mungkin beralih ke Jokowi di Pilpres nanti.
Pengamat politik Yudi Latif melihat Jusuf Kalla mempunyai peluang lebih besar untuk menjadi Cawapres Jokowi, dibandingkan Abraham Samad. Hal itu lantaran JK dinilai masih mempunyai pengaruh yang besar di Partai Golkar, sehingga suara Golkar bukan tidak mungkin beralih ke Jokowi di Pilpres nanti.
Singgah ke Kediaman Yasin Limpo, Jokowi Bicarakan Ketahanan Pangan
Calon presiden yang diusung koalisi PDI Perjuangan-Partai
Nasdem-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Joko Widodo (Jokowi),
menyempatkan diri singgah ke kediaman pribadi Gubernur Sulawesi Selatan,
yang juga juga Ketua DPD Partai Golkar provinisi tersebut Syahrul Yasin
Limpo.
Jokowi disambut langsung oleh Syahrul, beserta ibundanya, di kediamannya di Makassar, Sulsel, Sabtu (10/5/2014).
Jokowi disambut langsung oleh Syahrul, beserta ibundanya, di kediamannya di Makassar, Sulsel, Sabtu (10/5/2014).
Abraham Samad Miliki Sifat yang Bisa Lengkapi Jokowi
Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menilai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad memiliki sifat yang bisa mendukung bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo.
"Jadi sifatnya komplementer, keduanya bisa saling melengkapi satu sama lain," ujar Burhan usai menghadiri acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (10/5/2014).
Burhan yang juga sebagai Direktur Eksekutif lembaga survei Indikator Politik ini mengatakan nama Abraham Samad juga mampu mendongkrak elektabilitas lantaran kiprahnya menyelesaikan kasus-kasus korupsi.
"Jadi sifatnya komplementer, keduanya bisa saling melengkapi satu sama lain," ujar Burhan usai menghadiri acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (10/5/2014).
Burhan yang juga sebagai Direktur Eksekutif lembaga survei Indikator Politik ini mengatakan nama Abraham Samad juga mampu mendongkrak elektabilitas lantaran kiprahnya menyelesaikan kasus-kasus korupsi.
Pengamat Sarankan PDIP Tak Hambat Relawan Jokowi
Kegagalan PDI Perjuangan (PDIP) mencapai target perolehan suara pada pemilu legislatif (pileg) 2014 dianggap gagalnya Joko Widodo sebagai calon presiden (capres) untuk mengatrol dukungan bagi partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu. Pria yang akrab disapa Jokowi itu dinilai tidak mampu memanfaatkan elektabilitasnya yang tinggi untuk mendongkrak suara PDIP.
Namun, pengamat dari UIN Syarif Hidayatullah, Burhanuddin Muhtadi memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, pada pileg lalu Jokowi tidak diberi kesempatan untuk memanfaatkan kekuatan terbesarnya.
Namun, pengamat dari UIN Syarif Hidayatullah, Burhanuddin Muhtadi memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, pada pileg lalu Jokowi tidak diberi kesempatan untuk memanfaatkan kekuatan terbesarnya.
Para Kiai Setuju, PKB Sudah Resmi Sepakati Kerja Sama Usung Jokowi dengan PDIp
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyatakan
pihaknya sudah memberikan persetujuan kerja sama politik dengan PDI
Perjuangan untuk mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres.
Di Tomohon, Jokowi Beberkan Alasan Pertahankan Ahok dan Lurah Susan
Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko
Widodo memberikan kuliah umum di Universitas Manado, Tomohon, Sulawesi
Utara, Sabtu (10/5/2014).
Muhaimin: PKB Koalisi dengan PDIP Demi Kemaslahatan
Setelah melakukan rapat pleno bersama antara jajaran Dewan Tanfidz dan Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa di Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyiin, Pacul Gowang, Jombang, PKB akhirnya menyepakati untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
"PKB akan berkoalisi dengan PDIP dalam mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar melalui siaran pers yang diterima VIVAnews, Sabtu 10 Mei 2014.
Keputusan berkoalisi menurut Muhaimin didasarkan atas maslahat kebangsaan dan kesejahteraan rakyat. PKB menurutnya meyakini Jokowi akan mampu menjaga tegak dan utuhnya NKRI dan pelaksanaan Islam ahlussunnah waljamaah dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.
"PKB akan berkoalisi dengan PDIP dalam mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar melalui siaran pers yang diterima VIVAnews, Sabtu 10 Mei 2014.
Keputusan berkoalisi menurut Muhaimin didasarkan atas maslahat kebangsaan dan kesejahteraan rakyat. PKB menurutnya meyakini Jokowi akan mampu menjaga tegak dan utuhnya NKRI dan pelaksanaan Islam ahlussunnah waljamaah dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Gaya Jokowi Tolak Kursi 'Pimpinan'
Calon Presiden RI Joko Widodo
terkenal dengan gaya blusukannya dan sosok yang tidak formal. Gaya
itupun dia tunjukkan saat bertandang ke Kantor Tribun Timur, Jl
Cenderawasih, Makassar, Sabtu (10/5/2014).
Relawan Almisbat Diminta Gotong Royong Menangkan Jokowi di Pilpres
Relawan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) diminta mengeluarkan semangat gotong royong bahu membahu memenangkan Joko Widodo menjadi presiden.
“Modal kita adalah semangat untuk melajukan perubahan, itu bisa kita lagukan dengan gotong royong, dan Almisbat harus menularkannya kepada rakyat di daerah karena lawan politik kita saat ini sudah mulai menggunakan segala cara,” kata Juru Bicara Media Centre Joko Widodo For Presiden (JKW4P) Eva Kusuma Sundari saat berbicara di acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
“Modal kita adalah semangat untuk melajukan perubahan, itu bisa kita lagukan dengan gotong royong, dan Almisbat harus menularkannya kepada rakyat di daerah karena lawan politik kita saat ini sudah mulai menggunakan segala cara,” kata Juru Bicara Media Centre Joko Widodo For Presiden (JKW4P) Eva Kusuma Sundari saat berbicara di acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
JK Jangan Ngotot Jadi Cawapres
Mantan Wapres RI Jusuf Kalla (JK) diimbau tidak terlalu ngotot untuk
menjadi cawapresnya Jokowi. JK seharusnya meniru keteladanan BJ Habibie
yang dengan jiwa besar menolak untuk dicapreskan kembali dalam Sidang
Umum MPR RI 1999 lalu.
Peneliti senior bidang politik LIPI Prof Dr Siti Zuhro, menegaskan, meskipun saat itu berpeluang besar menjadi capres poros tengah, Habibie tidak mau maju.
Peneliti senior bidang politik LIPI Prof Dr Siti Zuhro, menegaskan, meskipun saat itu berpeluang besar menjadi capres poros tengah, Habibie tidak mau maju.
Jokowi Tiba di Makassar
Calon presiden (capres) PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), tiba di
Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/5) sore, sebagai bagian dari
rangkaian kunjungannya ke Pulau Sulawesi.
Joko Widodo tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, setelah melakukan penerbangan kurang lebih 1,5 jam dari Manado, Sulawesi Utara.
Rombongan Jokowi adalah para wartawan, relawan dari JKW4P, dan elite partai yang mengusungnya sebagai capres, yakni Wasekjen PDI-P Ahmad Basarah dan Eriko Sotarduga, serta Ketua DPP PKB Marwan Jafar.
Joko Widodo tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, setelah melakukan penerbangan kurang lebih 1,5 jam dari Manado, Sulawesi Utara.
Rombongan Jokowi adalah para wartawan, relawan dari JKW4P, dan elite partai yang mengusungnya sebagai capres, yakni Wasekjen PDI-P Ahmad Basarah dan Eriko Sotarduga, serta Ketua DPP PKB Marwan Jafar.
JK dan Samad Kemungkinan Geser Ryamizard dan Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi
Juru Bicara JKW4P Eva Kusuma Sundari menyebut kemungkinan dua nama
kandidat calon wakil presiden (cawapres) dari PDI Perjuangan yaitu
mantan KSAD Ryamizard Ryacudu dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD tergeser.
"Iya nampaknya seperti itu," ujar Eva usai menghadiri acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
Hal itu lantaran dua nama lainnya, yaitu mantan wakil presiden Jusuf Kalla dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad telah santer disebut-sebut kandidat kuat menjadi pendamping Joko Widodo atau Jokowi.
"Iya nampaknya seperti itu," ujar Eva usai menghadiri acara Temu Raya Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
Hal itu lantaran dua nama lainnya, yaitu mantan wakil presiden Jusuf Kalla dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad telah santer disebut-sebut kandidat kuat menjadi pendamping Joko Widodo atau Jokowi.
Mega Putuskan Cawapres Jokowi Senin Pekan Depan
Juru Bicara Relawan Jokowi For President (JKW4P), Eva Kusuma Sundari mengungkapkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan menentukan siapa cawapres dari PDI Perjuangan pada hari Senin (12/5/2014) esok hari.
Suharso: Opsi Berkoalisi Bertambah dalam Rapimnas PPP
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan. (PPP) Suharso Monoarfa mengemukakan dalam rapat pimpinan nasional yang digelar partai berlambang Kabah guna menentukan arah koalisi juga muncul dua opsi tambahan selain Jokowi dan Prabowo.
Indonesia Tergantung Impor, Ini Kata Jokowi
Di Kantor Tribun Manado Jokowi juga bicara tentang bagaimana mengatasi Indonesia yang saat ini sangat tergantung dengan impor, Sabtu (10/5/2014).
Jokowi: Pendidikan Perlu Revolusi Mental
Joko Widodo menekankan pada revolusi mental. Di Kantor Tribun Manado Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia terutama untuk pendidikan sangat diperlukan revolusi mental, Sabtu (10/5/2014).
"Saya kira tetap pendidikan, itu nomor 1. Kita mau agar ke depan nanti pembangunan-pembangunan kualitas SDM harus tetap dinomorsatukan," ujarnya.
Menurutnya pendidikan harus ada evaluasi pada kurikulum dan perubahan. Ia menilai ada disorientasi yang harus segera dibenahi.
"Jadi kalau kita maunya menjadi sebuah negara yang berkonsentrasi pada pangan, pada energi, artinya kalau pangan ya pertanian dan kelautan. Sementara pendidikan itu diarahkan ke sana, semuanya infrastrukur juga diarahkan kesana.
"Saya kira tetap pendidikan, itu nomor 1. Kita mau agar ke depan nanti pembangunan-pembangunan kualitas SDM harus tetap dinomorsatukan," ujarnya.
Menurutnya pendidikan harus ada evaluasi pada kurikulum dan perubahan. Ia menilai ada disorientasi yang harus segera dibenahi.
"Jadi kalau kita maunya menjadi sebuah negara yang berkonsentrasi pada pangan, pada energi, artinya kalau pangan ya pertanian dan kelautan. Sementara pendidikan itu diarahkan ke sana, semuanya infrastrukur juga diarahkan kesana.
Jokowi: Pemberantasan Korupsi Mulai dari Perbaikan Sistem
Sejumlah hal menarik dikritisi Jokowi saat menyambangi kantor Surat Kabar Harian Tribun Manado, Sabtu (10/5/2014). Satu diantaranya terkait upaya pemberantasan korupsi.
Menurut Capres usungan PDIP ini, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 70 persennya harus diutamakan pada upaya preventif dan 30 persennya penindakan.
"Bukan penindakan yang diberi porsi besar, tapi upaya preventif yang harus mendapat porsi 70 persen," tuturnya.
Upaya preventif dimaksud yaitu terkait perbaikan sistem yang ada di negara ini. "Korupsi kan terjadi karena sistem di negara kita yang amburadul. Ini yang harus dibenahi," ujarnya.
Perbaikan sistem ini menurut Jokowi harus bersifat menyeluruh dan bukan setengah-setengah.
Menurut Capres usungan PDIP ini, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 70 persennya harus diutamakan pada upaya preventif dan 30 persennya penindakan.
"Bukan penindakan yang diberi porsi besar, tapi upaya preventif yang harus mendapat porsi 70 persen," tuturnya.
Upaya preventif dimaksud yaitu terkait perbaikan sistem yang ada di negara ini. "Korupsi kan terjadi karena sistem di negara kita yang amburadul. Ini yang harus dibenahi," ujarnya.
Perbaikan sistem ini menurut Jokowi harus bersifat menyeluruh dan bukan setengah-setengah.
Jokowi Mengaku Terkejut Datang ke Tomohon
Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),
Joko Widodo, mengunjungi sejumlah tempat di Tomohon, Sulawesi Utara,
dalam safari politiknya kali ini.
Jokowi mengunjungi terminal bus Tomohon, dan Pasar Beriman yang terkenal menjual aneka jajanan ekstrim, seperti daging kucing dan daging kelelawar. Salah seorang pedagang pun sempat menawarkan Gubernur DKI Jakarta itu untuk menjajal daging tikus bakar, namun Jokowi menolaknya dengan halus.
Jokowi juga sempat memberi kuliah umum dihadapan civitas academica Universitas Negri Manado, di Auditorium Bukit Inspirasi, tentang tiga pilar kebangsaan.
Jokowi mengunjungi terminal bus Tomohon, dan Pasar Beriman yang terkenal menjual aneka jajanan ekstrim, seperti daging kucing dan daging kelelawar. Salah seorang pedagang pun sempat menawarkan Gubernur DKI Jakarta itu untuk menjajal daging tikus bakar, namun Jokowi menolaknya dengan halus.
Jokowi juga sempat memberi kuliah umum dihadapan civitas academica Universitas Negri Manado, di Auditorium Bukit Inspirasi, tentang tiga pilar kebangsaan.
Puluhan Wanita Cantik Melakukan Aksi Dukung Ryamizard Dampingi Jokowi
Di bawah teriknya sinar matahari ratusan massa yang tergabung dalam
Pergerakan Gajah Mada Sakti (PAGASA) menggelar aksi simpatik di depan
Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur. Mengenakan kaus warna putih
massa yang sebagian besar adalah perempuan berparas ayu itu membawa
spanduk bergambar Joko Widodo dan Ryamizard Ryacudu.
Mereka mendesak elit politik PDI Perjuangan di Jakarta segera mengesahkan serta mengangkat Ryamizard sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo dalam Pilpres 9 Juli.
"Ini membuktikan bahwa Jokowi sebagai capres akan sangat ideal jika berdampingan dengan Ryamizard untuk menjadikan Indonesia kembali sebagai macan asia," kata Toni koordinator aksi kepada wartawan dilokasi, Sabtu (10/5/2014).
Mereka mendesak elit politik PDI Perjuangan di Jakarta segera mengesahkan serta mengangkat Ryamizard sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo dalam Pilpres 9 Juli.
"Ini membuktikan bahwa Jokowi sebagai capres akan sangat ideal jika berdampingan dengan Ryamizard untuk menjadikan Indonesia kembali sebagai macan asia," kata Toni koordinator aksi kepada wartawan dilokasi, Sabtu (10/5/2014).
Sepekan Lagi Jokowi Tahu Pesaingnya
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Peraturan Nomor 4 Tahun 2014 tentang tahapan dan jadwal penyelenggaraan pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2014. Menurut aturan yang disahkan pada 5 Maret 2014 itu, pemungutan suara pemilihan presiden akan digelar pada 9 Juli 2014.
Dalam aturan itu disebutkan bahwa KPU akan mengumumkan masa pendaftaran calon presiden pada 11-17 Mei 2014. Adapun pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden baru akan dibuka KPU pada 18 Mei dan ditutup pada 20 Mei 2014. Ini artinya setiap partai atau koalisi partai harus sudah menetapkan pasangan calon presiden dan wakilnya paling lambat pada Sabtu, 17 Mei 2014.
Dalam aturan itu disebutkan bahwa KPU akan mengumumkan masa pendaftaran calon presiden pada 11-17 Mei 2014. Adapun pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden baru akan dibuka KPU pada 18 Mei dan ditutup pada 20 Mei 2014. Ini artinya setiap partai atau koalisi partai harus sudah menetapkan pasangan calon presiden dan wakilnya paling lambat pada Sabtu, 17 Mei 2014.
Langganan:
Postingan (Atom)










+Rayu+Jokowi.jpg)








