Sabtu, 31 Agustus 2013

Tugas Komite Konvensi Partai Demokrat Menggoda Kader Partai Lain, Termasuk Jokowi

Anggota Komite Konvensi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengakui bahwa pihaknya sempat menghubungi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) untuk ikut Konvensi Demokrat. Namun sayang, Jokowi menolak untuk ikut.
Hinca mengatakan, komite belum sempat mengundang Jokowi untuk datang dan memaparkan Visi dan Misi di hadapan anggota komite. Sebab, saat dihubungi, kata dia, Jokowi langsung menolak dan tak mau ikut konvensi.

"Bukan mengundang, komite menghubungi mengkomunikasikan, karena kami tanya dulu, kalau mau baru kita kasih undangan," jelas Hinca usai diskusi Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (31/8/2013).
Hinca menjelaskan, saat itu komite mengutus Effendi Gozali untuk menghubungi Jokowi. Dia menegaskan, undangan terhadap Jokowi itu menyangkut komite, bukan Partai Demokrat.
"Ada Pak Effendi Gozali (yang hubungi Jokowi), ini bukan partai ya, karena atas nama konvensi," tegas dia.
Apa kata Jokowi saat dihubungi komite konvensi? "Saya terima kasih untuk itu, intinya menghormati," jawab Jokowi.
Dia mengakui jika mengundang kader partai lain untuk ikut konvensi adalah suatu tindakan yang tidak etis. Namun, kata dia, pihaknya hanya ingin memberikan ruang kepada para tokoh potensial di kader partai luar Demokrat yang tidak berkesempatan menjadi capres di Pemilu 2014.
"Konsep kami semi terbuka boleh kader boleh dari luar partai. Apalagi jika orang itu di partai tidak punya ruang karena di partai sudah tertutup sementara dia keinginan untuk maju, maka dia masuk," tegas dia.
"Boleh dikatakan tidak etis tapi tidak melanggar hukum. Tugas kami hanya menggoda," pungkasnya.
Sumber :
merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar