Jumat, 10 Oktober 2014

Dipastikan Prabowo dan Kroninya Akan Habisi Jokowi Saat Kenaikan Harga BBM

Era pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) dikabarkan akan langsung menghadapi masalah defisit anggaran. Maka, jalan keluar yang harus dilakukan adalah menaikkan harga BBM subsidi. Tetapi, kenaikan harga BBM bersubsidi, akan digunakan oleh Prabowo dan kroninya melalui Koalisi Merah Putih untuk menyerang habis Jokowi dan partai pendukungnya.
Guru Besar Universitas Mada (UGM) Bambang Sudibyo di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, mengatakan dampak kenaikan BBM nanti juga akan menurunkan popularitas PDI Perjuangan. ,"Kalau menaikkan harga BBM, popularitas PDI Perjuangan akan turun. Dan KMP akan untung," kata Bambang Jumat (10/10/2014).
Dia meyakini, kubu Prabowo bakal kembali melakukan manuver politiknya untuk memanaskan isu kenaikan harga BBM. Besarnya kelompok pendukung Prabowo di parlemen, membuat mereka leluasa melakukan tekanan. "Ini menguntungkan mereka. Popularitas PDIP dan Jokowi akan jatuh," jelasnya.
Dalam APBN 2015, total pendapatan negara ditargetkan mencapai sebesar Rp 1.762,3 triliun. Terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.370,8 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp 388,0 triliun, dan penerimaan hibah sebesar Rp 3,4 triliun.
Sementara itu, alokasi total belanja negara mencapai sebesar Rp 2.019,9 triliun. Terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.379,9 triliun, transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 640,0 triliun.
Adapun sumber pembiayaan untuk menutup defisit tersebut berasal dari pembiayaan non utang dan utang. Pembiayaan yang bersumber dari non utang secara neto dipatok negatif Rp 25,152 triliun.  [merdeka]

1 komentar:

  1. MEMANG BILA BBM DINAIKKAN, KARENA ADA KUBU YANG BELUM LEGOWO MENERIMA KEKALAHANNYA DALAM PILPRES INI BISA DIMANFAATKAN OLEH KUBU TERSEBUT. TETAPI SEBENARNYA BAGI MASYARAKAT YANG SUDAH BISA BERPIKIR SECARA RASIONAL, KENAIKAN BBM INI SEPERTI MINUM OBAT BAGI ORANG SAKIT, SEBENTAR MEMANG TERASA PAHIT AKAN TETAPI BADAN AKAN TERASA ENAK DAN SEMBUH SEHAT KEMUDIAN. JADI DISINI DIBUTUHKAN PEMAHAMAN KE MASYARAKAT TENTANG HAL INI.

    BalasHapus