Jumat, 14 Juni 2013

Parta Partai Menggonggong, Jokowi Berlalu

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjadi magnet bagi partai-partai politik di Indonesia. Dengan elektabilitas yang terus naik, Jokowi mulai digadang-gadang menjadi calon presiden. Sejumlah partai yang pernah "berminat" pada Jokowi adalah :

Partai Demokrat
Partai Demokrat bahkan berencana mengundang Jokowi untuk ikut konvensi. Saat ini sejumlah nama disebut-sebut akan mengikuti konvensi, seperti Mahfud MD, Irman Gusman, Pramono Edhie Wibowo dan Gita Wirjawan.
"Bisa juga (Jokowi diundang), kenapa enggak," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (30/5/2013).

PKB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar secara terang-terangan ingin mengusung Jokowi menjadi calon presiden. Nama istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono juga masuk daftar buruan PKB.
"Kita berharap Bu Ani dan kita berharap Jokowi," kata Muhaimin.

Golkar
Partai Golkar juga mulai bersuara. Partai Beringin melihat sosok pemimpin yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah Jokowi. Figur ini dinilai apa adanya, tanpa dibuat-buat untuk pencitraan.
"Saya melihat memang ada kebutuhan figur seperti Jokowi, dia tampil apa adanya ndeso, enggak dibuat-buat, pinter secara personal dan dapat mengambil keputusan walaupun enggak dilihatkan, ujar Ketua Dewan Pelaksana Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar, Indra J Piliang.
Mengenai posisi Jokowi, Anggota Fraksi Partai Golkar di DPR Bambang Soesatyo menyebut Jokowi adalah tokoh yang layak disandingkan sebagai cawapres Aburizal Bakrie. Keberadaan Jokowi diyakini akan mendongkrak perolehan suara Ical.
"Ical perlu figur untuk mendongkrak, salah satu nama yang bisa adalah Jokowi. Persoalannya Jokowi kita lakukan pendekatan. PDIP tidak mengusung Bu Mega dan Puan. Kita berharap, Ical bisa berpasangan dengan Jokowi untuk memperbaiki bangsa. Hanya Pak Jokowi yang paling tepat," kata Bambang Soesatyo di gedung DPR, Jakarta, Senin (27/5/2013).

Dilain fihak, penolakan Jokowi dimuat dalam majalah The Economist edisi 8-14 Juni 2013, Jokowi mengaku sudah ada tiga partai yang mendekati dirinya untuk dipinang sebagai calon presiden 2014. Namun dia tak gamblang menyebut partai-partai tersebut.
The Economist menuliskan bahwa Jokowi telah mengaku kepada teman-temannya, bahwa ada tiga partai politik mendekatinya dan meminta agar mau menjadi calon presiden, dua partai lain meminta untuk jadi calon wakil presiden.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar