Jumat, 29 November 2013

Dipuji SBY, Jokowi Terus Lakukan Evaluasi

Lelang jabatan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendapatkan pujian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kendati demikian, hal itu tidak membuat besar hati Gubernur.
"Yang paling penting, pertama seleksi dan promosi terbuka ini transparansi. Masalah suka dan tidak, tapi transparansi," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jumat (29/11/2013).
Menurut Jokowi, hal yang penting adalah terus dilakukan eveluasi. karena, kata dia, pihaknya belum mengatahui, apakah program itu sudak maksimal atau belum.
"Saya belum bisa komentar sudah sampai sejauh mana keberhasilannya, 60 atau 70 persen. Itu yang mau kita lihat setelah ada survei," bebernya.
Jokowi juga mengutarakan, program lelang jabatan ini merupakan ide dari banyak pihak, mulai dari Kemen PAN, Akademisi dan Pemprov DKI sendiri.
"Saya enggak mau ngeklaim ada ide. Yang penting bukan idenya, tapi gimana bisa memberikan efek positif terhadap organisasi," katanya.
Jokowi mengatakan, apabila program ini berhasil dan banyak manfaat, seleksi terbuka tersebut akan diteruskan kembali untuk jabatan Kepala Dinas dan Puskesmas.
"Yang paling penting itu ada manfaatnya atau enggak. Kalau iya, diteruskan lagi untuk Kepala Dinas dan Puskesmas," tandasnya.
Perlu diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengapresiasi sistem perekrutan seleksi dan promosi jabatan terbuka yang diprakarsai Pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu tercantum dalam sambutan SBY pada Hari Ulang Tahun ke-42 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang disampaikan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Azwar Abubakar.
"Saya mengapresiasi pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota, yang telah menjalankan lelang jabatan," kata Azwar mewakili SBY di Silang Monas hari ini.

Sumber :
sindonews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar