Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) semakin rutin mendatangi Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta
Pusat, untuk memantau kesiapan relokasi pedagang kaki lima (PKL).
Tercatat, dia sudah tiga kali mendatangi blok tersebut sejak 6 Agustus
2013.
Jokowi tiba di Jalan Kebon ati sekitar pukul 12.00, Selasa
(13/8/2013). Warga yang sebelumnya ada di pinggir jalan langsung
mengerubutinya.
Jokowi kemudian menyusuri bagian luar Blok G yang terlihat becek dan bau dari saluran air yang masih mampet. Saluran air itu sebelumnya sudah diminta Jokowi untuk diperbaiki.
Pedagang yang berdagang di lantai dasar pun mengeluhkan kepada Jokowi akan hal tersebut. "Pak, ini masih genang, gotnya masih mampet, masih bau," teriaknya.
Namun,
karena ramainya orang yang mengikutinya, Jokowi tidak mendengar
celetukan pedagang tersebut. Dia terus berjalan sambil mengamati kondisi
pasar.
Setelah itu, Jokowi naik ke lantai 3 dan 4 Blok G. Di
sana, dia memperhatikan lapak-lapak yang kelak akan ditempati PKL.
Kondisinya pun terlihat sudah rapi, bersih, dan siap ditempati.
Setelah
meninjau lapak, Jokowi mendatangi pos pendaftaran PKL di lantai empat.
Di sana, para PKL sedang sibuk mendaftar ulang. Namun, ada juga yang
sedang mengurus tempat karena tak mendapat tempat jualan.
Melihat
kehadiran Jokowi, pedagang tersebut langsung curhat. "Saya sudah bayar
sebelumnya, tapi kok sekarang malah enggak dapat tempat. Kami sudah
bayar, uang kami ke mana?" keluh pedagang tersebut kepada Jokowi.
Jokowi pun mencoba menenangkan pedagang itu. "Iya, nanti diurus, nanti diurus, sabar," ucap Jokowi.
Kemudian,
Jokowi turun kembali ke lantai bawah dan menuju mobilnya yang terparkir
di Jalan Kebon Jati. Dia berada di Blok G hanya sekitar 20 menit.
Sumber :
kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar