Kamis, 24 Januari 2013

Atasi Banjir, Jokowi Percepat Proyek Tanggul Foke

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tetap akan melanjutkan realisasi pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall yang digagas oleh mantan Gubernur DKI, Fauzi Bowo. Bahkan, Jokowi akan mempercepat proyek itu untuk mengatasi masalah banjir, khususnya wilayah di utara Kota Jakarta yang kerap terancam banjir saat air laut naik.
"Pembangunan giant sea wall akan kita percepat," kata Jokowi di Jakarta, Kamis (24/1/2013).
Untuk dapat merealisasikan proyek itu, dalam waktu dekat ini, Pemprov DKI akan meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) agar segera merealisasikan proses pembangunan tanggul tersebut.
"Kami juga akan meminta Bappenas dan UKP4 untuk langsung mempercepat persiapan pembangunannya," ujarnya.
Menurutnya, pembangunan tanggul laut raksasa ini membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun. Ia juga mengakui telah mendapatkan konsep dan detail pembangunan tembok raksasa tersebut.
"Jadi memang sudah saya tekankan, kalau giant sea wall itu perlu sekali untuk menghadang rob besar. Tapi sekali lagi, ini menyangkut anggaran besar dan waktu yang cukup lama," kata Jokowi.
Tanggul raksasa ini merupakan gagasan Fauzi Bowo. Tanggul itu dipercaya tak hanya berfungsi menghalau air laut, tetapi juga untuk memarkir air yang mengalir dari sungai agar tak langsung terbuang ke laut. Oleh karena itu, tanggul akan berbentuk waduk raksasa.
Proyek itu diperkirakan merogoh kocek hingga Rp 50 triliun. Rencananya pembiayaan tanggul raksasa tidak hanya ditanggung oleh pemerintah, tetapi juga investor. Sebab, kalau menunggu pemerintah pusat, tanggul tidak akan terwujud dalam waktu dekat.
Saat menggagas proyek tersebut, pria yang akrab disapa Foke itu meyakini keberadaan tanggul raksasa dan pengerukan 13 sungai di Jakarta bisa menyelesaikan 90 persen masalah banjir Ibu Kota.


Sumber :
megapolitan.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar