Selasa, 01 Juli 2014

Guruh: Jokowi-JK Anut Ajaran Bung Karno

Politikus senior PDI Perjuangan, Guruh Soekarnoputra mengungkapkan mengapa partai berlambang banteng itu mengusung pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 9 Juli mendatang. Guruh beralasan Jokowi-JK menganut ajaran Bung Karno.
Karenanya, ia mengajak para pengurus cabang dan ranting PDI Perjuangan Jakarta Barat bekerja keras memenangkan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 9 Juli mendatang.

Donasi untuk Jokowi-JK Tembus Rp 108 M

Delapan hari menjelang penyoblosan calon presiden dan calon wakil presiden, sumbangan gotong-royong yang masuk ke rekening Joko Widodo-Jusuf Kalla mencapai Rp 108 miliar, Selasa (1/7/2014).
Zuhairi Misrawi Media Center Pemenangan Jokowi-JK menyebutkan, dari tiga rekening atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla, 53.078 orang dan 12 perusahaan menyumbangkan Rp 108.230.538.430 miliar.

PKB Ancam Kepung Kantor PKS

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengecam pernyataan Wakil Sekretaris Jendral PKS, Fahri Hamzah yang menyebut Joko Widodo (Jokowi) sinting lantaran menjanjikan 1 Muharam sebagai Hari Santri Nasional. Marwan mengultimatum Fahri untuk meminta maaf dalam waktu 1x24 jam.
"Fahri Hamzah bukan politisi yang bersikap santun. Dia menghina santri dan dia harus meminta maaf 1x24 jam," kata Marwan kepada wartawan disela kegiatan mendampingi Jokowi mengunjungi Cilegon, Selasa (1/7/2014) malam.

Survei LSJ: Prabowo Gunduli Jokowi

Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menyebutkan tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta mencapai 47,5 persen, sedang elektabilitas Jokowi-JK sebesar 41,3 persen.

Menurut peneliti utama LSJ, Ikhsan Rosidi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, segala kemungkinan masih bisa terjadi disebabkan pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) masih cukup signifikan, yakni sebesar 11,2 persen.

Haramkan Jokowi-JK, FUUI Dituding Sesatkan Umat

PP Muhammadiyah menilai, umat sudah semakin hafal dengan kelompok/forum yang muncul musiman. 
"Pada saat-saat penting, kelompok atau forum itu bukan melakukan pencerahan, tetapi justru penyesatan," ujar Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah, Imam Addaruqutni saat dihubungi Republika, Selasa (1/7/2014) malam.
Imam berharap, umat Islam untuk tetap semakin cerdas dan bijak dalam menentukan sikap.

Junjung Demokrasi, Jokowi Ingin Pertahankan Pemilihan Langsung

Calon presiden (capres) nomor urut 2 Joko Widodo memastikan akan mempertahankan sistem pemilihan langsung.
Menurutnya, pemilihan tidak langsung bukan representasi demokrasi.
Hal tersebut disampaikannya saat berbincang-bincang dengan dua orang wartawan dari media asing di Cilegon, Selasa (1/7/2014) malam.

Jokowi Pamerkan Satgas Anti Pilpres Curang di Banten

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menyambangi Banten. Pada kesempatan itu dia memamerkan relawan yang menamakan diri sebagai Satgas Anti Pilpres Curang.
"Pokoknya saya berharap TNI, Polri, dan birokrat PNS untuk netral. Kalau tidak netral, ini saya sudah punya relawan-relawan ini nih," ujar Jokowi sambil menunjuk tujuh orang di belakang dia, Selasa (1/7/2014).
Jokowi menyatakan hal tersebut saat berada di Cilegon, Banten.

Jokowi: Pemerintah Harus Netral di Pilpres

Partai Demokrat resmi merapat untuk mendukung Prabowo-Hatta. Menanggapi hal tersebut capres Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak gentar.
"Ya nggak apa-apa. Kita hargai keputusan politik itu," ujar Jokowi di Cilegon, Banten, Selasa (1/7/2014).
Namun demikian Jokowi berharap pemerintah yang saat ini masih dipimpin oleh Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono tetap netral. Dia tak ingin ada oknum yang dengan kepentingan tertentu menggerakan birokrat.

Di Ponpes Al Khairiah Banten, Jokowi Ajak Santri Tepis Kampanye Hitam

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara buka bersama di Ponpes Al Khairiah, Cilegon, Banten. Meski hadir terlambat, Jokowi sempat menyampaikan pesan-pesan kepada santri ponpes dan warga sekitar.
"Beberapa hari ke depan kita ketuk pintu rumah teman, saudara, tetangga, pacar di RT RW. Kalau masih ragu akan pilihannya perkenalkan Jokowi-JK agar mereka tahu mau nyoblos siapa. Kalau sudah nyoblos tolong awasi TPS masing-masing," ujar Jokowi, Selasa (1/7/2014).

Terlambat ke Ponpes Al Khairiah Banten, Jokowi Buka di Jalan

Memasuki pekan terakhir masa kampanye, Capres Joko Widodo kembali menyambangi Banten dan Jawa Barat. Dua provinsi ini dinilai 'belum ramah' terhadap Jokowi-JK pada hari-H Pilpres 2014.
Berkemeja motif kotak yang khas Jokowi bertolak ke Cilegon seusai pembacaan dan penyampaian hasil klarifikasi harta kekayaan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden  di kantor KPU. Bekas Wali Kota Solo ini menumpangi mobil kijang innova putih bernopol B 1567 PRA.

Fadli Zon: Ruhut Lebih Bagus di Jokowi-JK, Tugasnya Menurunkan Elektabilitas

Sekretaris Tim Pemenangan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta, Fadli Zon mengaku tidak mau ambil pusing terkait adanya Kader Demokrat yang mendukung Pasangan Jokowi-JK.
"Tidak masalah ada yang mendukung Jokowi-JK yang penting sikap partai telah mendukung Prabowo-Hatta," ujar Fadli di kantor KPU, Selasa (1/7/2014).
Lanjut Fadli dukungan Ruhut Sitompul yang merupakan kader Demokrat yang secara terang-terangan mendukung pasangan Joko Widodo Jusuf Kalla tidak akan berpengaruh pada pasangan Prabowo-Hatta.

Petinggi Demokrat Hayono Isman Deklarasi Dukungan ke Jokowi-JK

Menjelang buka puasa hari ini, Selasa (1/7/2014), Jenggala Center kedatangan tamu istimewa dari Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman.  Mantan peserta konvensi Capres Demokrat ini mendeklarasikan dukungannya kepasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Hayono mengunjungi Jenggala Center pukul 17.30 WIB. Hayono Isman datang bersama keluarga dan Sekretaris Jendral Kosgoro, Syahrul Bungamayang.

Polisi-Kejaksaan Koordinasi Terkait Kasus "Obor Rakyat"

Mabes Polri berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk penanganan hukum terhadap kasus penyebaran Tabloid "Obor Rakyat".
"Kami sudah mengirimkan surat kepada pihak kejaksaan untuk memohon pengkajian hukum terhadap kasus itu agar nantinya polisi dan kejaksaan bisa berjalan sepaham atas kasus tersebut," ucap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Ronny Franky Sompie di Jakarta Selasa (1/7/2014).

Politik "Skak Mat" Jokowi Menangkan Pilpres 9 Juli

Kalimat pergunjingan Jokowi melanggar sumpah jabatan karena ikut kontestasi Pilpres adalah hak demokrasi setiap orang.
Dari perspektif normatif etis,  Jokowi adalah citizen (warga negara) yang punya hak untuk terus menguji "daya laku" pengabdiannya pada bangsa dan negara, tidak harus vertikal struktural, bisa saja horisontal (menjadi gubernur di provinsi lain) bahkan diagonal (meluncur ke level lebih rendah) selama aturan main tersedia untuk itu, begitulah negara hukum bertindak tanpa diskriminasi.

Wall Street Journal: Jokowi Dulu Merajai, Kini Terseok

Media asing sepertinya terus mengamati perkembangan politik antara dua kandidat presiden menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
Setelah The Sydney Morning Herald, kini media Amerika Serikat, Wall Street Journal (WSJ), ikut mengulasnya. Dalam pemberitaan tanggal 29 Juni lalu, WSJ mengulas elektabilitas Joko Widodo (Jokowi).

Pengakuan Ibunda Jokowi di Konser Salam 2 Jari

Guna menggaet dukungan dari banyak warga Banten, tim pemenangan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla menggelar konser 2 jari di Alun-alun Barat Kota Serang, Banten.
Terlihat konser diramaikan oleh spanduk capres dan cawapres Jokowi-JK yang bertebaran di jalan protokol Kota Serang. Konser ini diisi Wali band.

Politikus Demokrat Terang-terangan Dukung Jokowi di Twitter

Politikus Partai Demokrat Nova Riyanti Yusuf hari ini akhirnya terang-terangan mendukung Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli mendatang, kendati kemarin partainya secara resmi menjatuhkan pilihannya kepada Prabowo-Hatta. Dukungan Noriyu, demikian politisi cantik ini disapa, kepada Jokowi-JK ditunjukkan lewat akun Twitter-nya, @saya_noriyu.

Apindo: Takut Prabowo, 80 Persen Pengusaha Pro Jokowi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebut adanya ketakutan dalam diri pengusaha jika calon presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto memenangi pemilihan presiden dan menjadi orang nomor satu di Indonesia. Karena itu, sebagian besar pengusaha lebih memilih untuk mendukung calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.

Rekap Harta Kekayaan Jokowi-JK

Berikut ini ditampilkan secara rinci harta  kekayaan pasangan nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).

Fadli Zon: Banyak Kebohongan yang Dilakukan Jokowi

Kicauan Fahri Hamzah di media sosial twitter soal  rencana calon presiden, Jokowi Dodo (Jokowi) untuk menetapkan 1 Muharam sebagai Hari Santri Nasional menuai berbagai tanggapan.
Namun, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menilai bahwa Fahri memiliki alasan tersendiri untuk mengeluarkan kicauan tersebut. "Saya rasa itu kan style atau gaya, jadi saya kira apa yang dikicaukan Fahri pasti ada alasannya," ungkap Fadli Zon saat blusukan di Pasar Bojonggede, Senin (1/7/2014).

Total Harta Kekayaan Jokowi: Rp 29,89 Miliar dan US$ 27.633

Capres-cawapres peserta Pemilu 2014 mengumumkan harta kekayaannya di KPU. Satu per satu mereka merinci kekayaannya, sebagai syarat mengikuti Pilpres 2014. Lalu berapa aset Jokowi?
"Total harta kekayaan saya per 14 Mei 2014 adalah Rp. 29.892.946.012 dan US$ 27.633 dolar ," kata Jokowi saat memaparkan harta kekayaannya di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2014).
Jokowi menegaskan keseluruhan hartanya telah dilaporkan. "Seluruh harta kekayaan tersebut tidak terkait dengan tindak pidana," tegasnya.

Di KPU Jokowi, JK dan Prabowo Terlibat Bisik-bisik

Ada kejadian menarik antarmasing-masing calon presiden dan wakil presiden saat acara pengumuman laporan harta kekayaan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2014 di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (1/7/2014).
Saat itu Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Adnan Pandu Praja, memberikan sambutan. Saat itu, Jokowi terlihat menggerakkan tubuhnya.

Datang Bersama Anies Baswedan, Jokowi Masuk ke KPU dari Sisi Kiri

Capres PDIP Jokowi datang ke KPU bersama dengan Anies Baswedan. Jokowi masuk dari sisi kiri KPU, berbeda dengan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan JK yang masuk dari sisi kanan KPU.
Jokowi hadir paling terakhir dari Prabowo, Hatta dan JK. Gubernur DKI nonaktif itu datang sekitar pukul 14.00 WIB, di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2014).
Jokowi mengenakan baju kotak-kotak. Sedangkan Anies mengenakan baju kemeja putih.

Pulih, JK Dampingi Jokowi di KPU

Calon wakil presiden Jusuf Kalla sudah dinyatakan sembuh oleh dokter. Bekas Ketua Umum Golkar itu lantas mendampingi Joko Widodo, pasangannya dalam pemilihan presiden, ke Komisi Pemilihan Umum, Selasa (1/7/2014).

Jokowi: Pemenang Pilpres Ditentukan Rakyat, Bukan Survei

Beberapa lembaga survei memprediksi elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta telah melampaui Jokowi-JK. Bahkan, disebut, bila Pilpres dilakukan saat ini, pasangan Prabowo-Hatta menggungguli Jokowi-JK.
Menanggapi hal itu, capres Joko Widodo menilai hasil survei tersebut tidak bisa menjadi penilaian mutlak. Sebab, hasil survei dari tiap lembaga riset politik pun hasilnya berbeda-beda.

Gus Sholah Minta Fahri Tak Kasar dalam Bertutur, Fahri Merasa Tak Bersalah

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Salahuddin Wahid meminta Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah tak kasar dalam bertutur. Khususnya, kata dia, ketika yang bersangkutan menyampaikan ucapannya di ruang publik.
"Kalau Hari Santri berdampak kepada mutu pesantren, apa itu masalah bagi dia?" kata Gus Sholah saat dihubungi Selasa (1/7/2014).

Prabowo vs Jokowi Jadi Bursa Taruhan Bandar Australia

Pemilihan Presiden yang akan digelar tanggal 9 Juli mendatang rupanya juga menarik perhatian para penjudi di Australia. Situs sportsbet.com.au memasukkan persaingan Prabowo versus Jokowi ini menjadi salah satu item bursa taruhan.
Situs sportsbet.com.au memang tak hanya menggelar taruhan soal olahraga seperti Piala Dunia 2014, pacuan kuda, dan tenis Wibledon. Sejumlah isu politik yang sedang hangat di dunia pun jadi bursa taruhan.