Minggu, 06 Juli 2014

Orang Terkaya Sekalipun Tak Mampu Membeli Pendukung Jokowi

Wanda Hamidah menyatakan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres nomor urut dua, Jokowi-JK tak dapat dibeli oleh orang terkaya sekalipun. Dukungan itu, kata dia, jelas terlihat saat konser Salam 2 Jari yang berlangsung Sabtu, 5 Juli 2014.
"Mereka datang berbondong-bondong untuk mendukung Jokowi-JK secara sukarela," kata Wanda saat dihubungi, Minggu (6/7/2014).  "Saya pikir, bahkan orang terkaya tidak bisa membayar budayawan dan musisi sebanyak acara sabtu kemarin. Tak ada yang bisa membeli pendukung Jokowi."

Pengamat: Konversi ke BBG Bagus, tapi Butuh Waktu

Ketua umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Rovicky Dwi Putrohari menilai, pasangan calon nomer urut 2, Jokowi-Jusuf Kalla bagus dalam ide implementasi penghematan bahan bakar minyak (BBM) melalui usaha transportasi massal. Menurut dia, sisi transportasi inilah yang selama ini membebani volume bahan bakar minyak.

Kabar dari Jokowi: Tiba di Mekkah, Jokowi Langsung Jalani Umrah

Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo beserta keluarga memulai ibadah umrah, Minggu (6/7/2014) malam.

Kabar dari Jokowi: Tiba Di Jeddah, Jokowi Disambut Takbir

Calon presiden nomor urut satu Joko Widodo akhirnya tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pukul 21.00 WIB atau sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi, Minggu (6/7/2014).

97% Pemilih di Hong Kong Ditengarai Dukung Jokowi-JK

Sebanyak 97 persen pemilih Hong Kong yang didominasi migran dan selama ini mayoritas bergabung dalam Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), mendukung pasangan Jokowi-JK.
“Orang juga tahu, migran Hong Kong adalah pendukung Jokowi yang fanatik, karena diyakini membawa perubahan. Kami sudah setahun setiap hari Minggu sosialisasi Jokowi di Victoria Park, jadi hasil ini tidak mengherankan,” ujar Tri Sugito Ketua Bara JP Hong Kong, Minggu (6/7/2014).

Ratusan TKI Hongkong Histeris Teriakkan: Jokowi ... Jokowi ...!

Beredar video sekitar dua ratus tenaga kerja wanita di Hongkong yang berteriak-teriak menyebut nama Jokowi lantaran tak bisa mencoblos pada Ahad, 6 Juli 2014 siang. Pintu kedutaan besar Kedutaan Besar RI Hongkong ditutup rapat sehingga mereka memaksa pintu dibuka.
“Jokowi, Jokowi, Jokowi!,” teriak mereka berbarengan. Setelah itu, teriakan berubah menjadi, “Buka, buka, buka!”

Mengapa Jay Subiyakto Tantang Maut demi Jokowi

Hasil Jepretan Jay Subiyakto
Penata artistik Jay Subiyakto naik ke atas layar untuk sekadar mengabadikan Jokowi dalam konser Salam 2 Jari pada Sabtu, 5 Juli 2014. Apa alasan Jay rela melakukan hal tersebut?
"Saya terobsesi dengan foto Jokowi di Monas tempo hari. Ini membuat saya tertantang untuk membuat foto dengan sudut pandang yang sama," kata Jay kepada Tempo, Minggu (6/7/2014).

Awas, KPU Sudah Bersiap Ganjal Jokowi-JK

Tim pemenangan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mengendus dan menemukan potensi kecurangan di berbagai daerah.
Wakil Sekjen DPP PDIP Hasto Kristantyo di Jakarta, Minggu (6/7/201$), mengungkapkan tindak kecurangan yang fundamental justru berasal dari dari tataran penyelenggara pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari pusat, kota, kabupaten, tempat pemungutan suara (TPS), serta aparat negara.

Debat Terakhir dan Konser 'Salam 2 Jari' Geser Pemilih ke Jokowi-JK

Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla dinilai tampil percaya diri dalam debat sesi terakhir capres-cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu malam. Sebelumnya, Jokowi juga hadir dalam konser 'Salam 2 Jari' di Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang disesaki puluhan ribu simpatisan.

SBY Effect Tarik Pemilih Jokowi ke Prabowo

Dukungan yang diberikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa diyakini bakal mempengaruhi keputusan akhir para pemilih di Pilpres 2014 ini.
Posisi SBY diakui masih sangat kuat, bukan hanya sebagai Ketua Umum Demokrat tetapi juga karena sebagai Ppresiden RI keenam.

Hanya Kecurangan Yang Bisa Membuat Jokowi-JK Tersingkir!

Pengamat militer dan pertahanan Edy Prasetyono memprediksikan duet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan memenangi pemilu presiden (pilpres) 9 Juli nanti. Menurutnya, besarnya dukungan yang murni dari rakyat akan membuat duet yang dikenal dengan sbeutan Jokowi-JK itu unggul di atas Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Sumbangan Dana Kampanye Jokowi Lampaui Prabowo

Tim kampanye nasional dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla, hari ini menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum.
Komisioner KPU, Hadar Navis Gumay, mengatakan laporan pertama diterima dari tim pemenangan Jokowi-Kalla. "Laporannya kami terima untuk tahap kedua digabung tahap pertama, sekitar pukul 12.00 siang tadi," kata Hadar di kantornya, Minggu (6/7/2014).

Ibaratkan Konser 'Salam 2 Jari' Dekrit Rakyat agar Dipimpin Jokowi

Dibelakang Jokowi pun cukup Padat
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jaleswari Pramodhawardani menilai konser “Salam 2 Jari” di Gelora Bung Karno (GBK) Sabtu (5/7) sore merupakan momentum bersejarah. Menurutnya, tanggal 5 Juli memang punya catatan tersendiri dalam perjalanan sejarah Indonesia.
“Dalam perspektif sejarah, 5 Juli itu dekrit (Dekrit Presiden 5 Juli 1959) kembali ke konstitusi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Sedangkang 5 Juli 2014 merupakan dekrit rakyat untuk menghadirkan pemimpin hadir dalam keseharian kita, dan itulah Jokowi," ujar Jaleswari di Jakarta, Minggu, (6/7/2014).

Komentar-komentar Debat Capres ke-5 (Dihimpun 6 Juli 2014)

Haryadi
Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Haryadi, menyebutkan ada tiga  kesalahan yang dilakukan cawapres Hatta Rajasa.
Sebuah kesalahan yang tak patut dilakukan seorang yang berpengalaman di pemerintahan dan terakhir memegang jabatan Menko Perekonomian.
"Hatta salah mempersepsi penghargaan Adipura dengan menyebut Kalpataru.

Yakin Kebal Hukum, Prabowo Masih Nekad Kirim Surat

Memasuki masa tenang ratusan surat Prabowo, calon Presiden, masih beredar, di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Surat yang isinya mohon dukungan kepada para guru ini, belum juga diketahui Panwaslu Kabupaten Sidrap.
“Kami sudah melaporkan ratusan surat Prabowo pada tim pemenangan Jokowi-JK di Provinsi Sulsel, namun temuan Surat Prabowo ini kami tidak laporkan di Panwaslu Kabupaten Sidrap, untuk menciptakan Pemilu damai dan Bersi, “ jelas Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi–JK, Minggu (6/7/2014).

Ini Salah Satu Sebab TV One Berjibaku Demi Prabowo

Setiap kali akan melakukan perpanjangan kontrak perusahaan tambang asing di Indonesia, perlu dilakukan investigasi atau pengecekan ulang atas pemilikan saham. 
Demikian penegasan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Jusuf Kalla atas pertanyaan cawapres Hatta Rajasa. 
“Saya, Pak Hatta, sangat setuju untuk dibikin investigasi,” kata Jusuf Kalla. 

LBH Gertak Kirim Fahri ke BK DPR

Politisi Partai Keadilan Sejahtera PKS, Fahri Hamzah akan dilaporkan terkait tuduhannya yang mengatakan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menerima uang sebesar Rp 300 juta dari kubu Joko Widodo, untuk menyerang Prabowo Subianto.
"Kami akan laporkan Fahri besok jam 11.00 WIB ke Badan Kehormatan (BK) DPR," kata anggota LBH, Alghiffari Aqsha kepada wartawan di gedung YLBHI, Jakarta, Minggu (6/7/2014).

Survei LKP Pastikan Ramalan Jangka Jayabaya Salah dan Prabowo Tetap Jadi Presiden

Survei yang digelar Lembaga Klimatologi Politik (LKP) terhadap 1240 responden di 33 Provinsi pada 19 - 30 Juni 2014 memastikan ramalan Jangka Jayabaya salah, dengan kata lain tanpa rujuk dengan Titiek pun, Prabowo Tetap Jadi Presiden.
Hasil survei menunjukan bahwa elektabilitas pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa lebih tinggi dari Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK).

YLBHI Bantah Terima Dana dari Jokowi untuk Menyerang Prabowo

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memprotes pernyataan politisi PKS Fahri Hamzah karena tudingannya kepada lembaga tersebut telah menerima uang sebesar Rp 300 juta. Fahri Hamzah menuding LBH Jakarta menerima uang dari pihak pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Jokowi-Jusuf Kalla.

Tanda-tanda Alam Telah Menguat

Juru Bicara Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto, mengatakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Sabtu (5/7/2014), telah menjadi saksi cinta rakyat untuk Jokowi-JK.
Lebih dari 300 ribu orang berduyun-duyun tanpa dimobilisasi larut dalam Konser Salam 2 Jari. Konser yang menggetarkan dan didukung lebih dari 1.000 artis itu.

Hastag #DoaUntukJokowi Jejali Twitter

Memasuki masa tenang Pilpres 2014, tak membuat pendukung capres-cawapres Jokowi-JK bungkam. Hari ini hastag #DoaUntukJokowi menjejali Twitter dan merangsek masuk dalam daftar trending topic.
Ribuan orang menuliskan doa dan pengharapan mereka untuk Jokowi, di antara mereka terdapat sejumlah selebritis.
"#DoauntukJokowi manusia melihat rupa,Tuhan mengenal hati ...Kasih karunia menyertaimu pak..amin," cuit Glenn Fredly, Minggu (6/7/2014).
Sutradara Joko Anwar melalui akun @jokoanwar turut mendoakan, "Semoga Pak Jokowi bisa kerja untuk seluruh rakyat Indonesia. Bukan cuma rakyat Jakarta. Aminn.. #DoaUntukJokowi".

Kisah 3 nabi ini disebut jadi inspirasi Jokowi pergi umroh

Juru bicara calon presiden Joko Widodo (Jokowi), Khofifah, menilai ada tiga cerita nabi yang menjadi inspirasi Jokowi melakukan ibadah umroh. Dia menganggap kisah-kisah nabi tersebut bisa menjadi hikmah dan pelajaran bagi Jokowi selanjutnya.
"Saya menangkap ada tiga riwayat kenabian yang diambil hikmahnya untuk Pak Jokowi. Haji dan umroh merupakan syariat Nabi Ibrahim AS. Itu menjadi sentra umat Islam di seluruh dunia, itu akan menjadi penguat ikhtiar yang dilakukan Jokowi. Mudah-mudahan menjadi titik sentralisasi umat seluruh dunia," kata Khofifah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Minggu (6/7/2014).

Jokowi-JK Dinilai Menang Telak di Debat Terakhir

Pasangan calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut dua, yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) menang telak dalam debat terakhir yang digelar Sabtu (5/7) malam. Pantauan pembicaraan dalam Sosial Media (Sosmed) menyebutkan dari enam segmen debat, total percakapan tentang Prabowo-Hatta sebesar 22.584. Sementara Jokowi-JK mencapai 64.297.

Prasyarat Mistis Kemenangan Prabowo: Rujuk dengan Titiek Soeharto

Ki Sabdopanditoratu menyerukan Prabowo menikahi kembali Titiek Soeharto jika Prabowo mau menang melawan Jokowi, Ya segera nikahi kembali Titiek Prabowo. Ada tujuh syarat yang salah satunya tak bisa dipenuhi oleh Prabowo. Ramalan bernada perintah yang berasal dari jangka Jayabaya itu sudah disampaikan hampir dua bulan lalu berdasarkan ramalan Ki Sabdopanditoratu.

Ini Penghargaan untuk Kota Solo di Masa Jokowi, Prabowo?

Dalam debat calon presiden dan wakil presiden kemarin, calon wakil presiden nomor urut satu, Hatta Rajasa bertanya pada lawannya, Joko Widodo mengapa kota Solo tidak pernah memenangi penghargaan. Joko Widodo yang pernah menjabat Wali Kota Solo langsung membatahnya. "Solo pernah mendapat penghargaan Green City dari Kementerian Lingkungan Hidup, bisa dicek," ujar Jokowi semalam.

Ini Kegiatan Jokowi Selama di Umrah

Calon Presiden, Joko Widodo, beribadah umrah bersama keluarga dan tim sukses. Total, ada 26 orang dalam rombongan itu. Mereka bertolak ke Makkah, pukul 11.50 WIB, Minggu (6/7/2014).
Menurut jadwal, rombongan tiba di Jeddah pukul 18.30 WIB nanti. Setelah buka puasa dan shalat Maghrib, rombongan mengenakan pakaian umrah dan menuju Makkah menggunakan bus untuk memulai ibadah haji kecil.

Foto-foto Dukungan pada Jokowi Yang Buat Kubu Prabowo Bilang "Pasti Rekayasa"

Konser 2 Jari

Konser Salam 2 Jari di GBK Bukti Pergerakan Rakyat buat Jokowi

Konser Salam 2 Jari yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karni (GBK), kemarin, adalah klimaks yang membuktikan besarnya dukungan rakyat kepada Jokowi-JK.
Dengan dukungan lebih dari 300 ribu orang yang berlangsung spontan tanpa mobilisasi, konser yang menggetarkan dan didukung lebih dari 1.000 artis tersebut merupakan "maklumat rakyat" untuk kemenangan Jokowi.

Pengusaha Nilai Rekam Jejak Jokowi di Bidang Koperasi Meyakinkan

Kalangan pengusaha nasional menilai rekam jejak calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi), lebih meyakinkan di bidang koperasi.
Pengusaha optimistis jika terpilih sebagai Presiden RI ke-7, pada Pilpres 9 Juli 2014, Jokowi akan mengembangkan ekonomi masyarakat melalui koperasi.
“Tidak perlu diragukan lagi komitmen Jokowi mengembangkan koperasi. Jokowi pernah mendirikan koperasi industri kecil di Solo, pada tahun 1990. Kami yakin pengalaman itu menjadi visi Jokowi mengembangkan agribisnis kerakyatan melalui Bank Pertanian UMKM dan Koperasi akan terwujud, " kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Franky Sibarani di Jakarta, Minggu (6/7/2014).

Jokowi Umrah ke Tanah Suci Bersama Rombongan

Calon Presiden Jokowi Dodo akan melaksanakan ibadah umrah selama dua malam tiga hari denan biaya pribadi. Capres yang akrab disapa Jokowi ini berangkat ke Tanah Suci bersama 26 orang rombongan (menurut Tribun : 16 Orang).
"Pada pagi hari ini Insya Allah istri dan kedua putranya akan melakukan ibadah umrah take off menggunakan pesawat Garuda Indonesia jam 11.50 wib," kata Ketua Rombongan Usama Hisama di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (6/7/2014).

Masyarakat Terpikat dengan Kerja Nyata Jokowi

Sejumlah masyarakat dari lintas disiplin ilmu, profesi dan daerah mengaku akan memilih calon presiden Ir H Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 karena terpikat oleh kinerja nyata mantan Walikota Surakarta itu.
"Saat banjir besar melanda Jakarta, Jokowi tidak cuma main perintah di belakang meja. Dia turun langsung bersama TNI dan berbagai pihak lainnya bahu-membahu mengendalikan banjir," ujar aktivis Front Lintas Golongan untuk Indonesia Hebat (Liga Indonesia Hebat) Juwendra Asdiansyah, di Bandarlampung, Minggu (6/7/2014).

Jokowi Tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta

Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalankan ibadah umroh bersama keluarga termasuk kedua anaknya, Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu. Jokowi ingin menenangkan diri dari hiruk pikuk politik jelang 9 Juli.
Minggu 6 Juli 2014, Jokowi tiba pada di Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 10.00 WIB langsung masuk melalui pintu gate D1.

Cucu Bung Karno Kompak Dukung Jokowi-JK

Keluarga besar Presiden Soekarno, kompak mendukung pasangan calon presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Bersama sejumlah budayawan, mereka mendeklarasikan 5K, yaitu Komunitas Kesenian, Kebudayaan dan Kreatif Kebangsaan.
Gerakan ini dimotori oleh Sukmawati Soekarno, Rommy HRM Soekarno, Puti Guntur Soekarno, Dade Marhaendra, Menur Soekarno dan Banyu Biru Djarot. "Ini sesuai dengan konsep besar Revolusi Mental Jokowi-JK. Melalui 5K, kami akan terus mengawal visi misi Jokowi ke depan," kata Rommy dalam keterangan tertulisnya.

Sayembara Kecurangan Pilpres Berhadiah Tunai Rp 1 Juta

Tim relawan Joko Widodo-Jusuf Kalla Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar sayembara kecurangan pemilihan presiden (Pilpres) 2014. Bagi siapa yang menemukan kecurangan pilpres akan diberikan hadiah uang uang tunai Rp1 juta.
"Sayembara ini kami buat karena ada indikasi bahwa akan ada kecurangan pada tiga hari menjelang pemungutan suara," kata Koordinator Relawan Jokowi-JK Bojonegoro, Alham Ubey, Minggu (6/7/2014). 

Visi Misi Pangan Jokowi-JK Dinilai Brilian

Ekonom The Megawati Institute Iman Sugema meyakini visi misi bidang pangan yang diusung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) bakal efektif dalam upayanya mewujudkan kedaulatan pangan bangsa ini ke depan.
Menurut Iman Sugema,  apa yang digagas oleh Jokowi-JK sebagai terobosan untuk bisa mengimbangi negara lain dalam hal eksportir terbesar pangan dan bio fuel.

Akademisi dan Aktivis DIY: Jokowi Pemimpin Merakyat dan Membumi

Beberapa akademisi dan aktivis dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) seperti Hairul Salim (LKIS), Zuly Qodir (UMY), Subkhi Ridho (LPSA), Suhadi (CRCS UGM) menolak segala bentuk kampanye hitam terhadap pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Bagi mereka, kampanye hitam yang dialamatkan kepada Jokowi-JK lebih karena pasangan nomor urut 2 tersebut dekat dengan rakyat dan apa yang telah dan hendak dilakukan benar-benar membumi.
“Kejahatan politik yang dilakukan jelang pilpres sebenarnya bentuk ketidakpercayaan politik yang berlebihan,” kata Zuly Qodir di Jakarta, Minggu (6/7/2014).