Jumat, 18 April 2014

Ini Puisi Karya Wiji Tukul yang Disuka Jokowi

Adik Wiji Tukul, Wahyu Susilo semringah, begitu mendengar pengakuan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi suka membaca puisi kakaknya.
Wahyu membenarkan pernyataan Jokowi. Saat  menjadi Wali Kota Solo, Jokowi diakui Wahyu Susilo selalu menggelar acara peringatan Orang Hilang di rumah dinasnya, Loji Gandrung.
"Saya jadi teringat, tahun 2010 lalu, Jokowi menggelar acara peringatan orang hilang. Di sana, puisi-puisi karya kakak saya dibacakan. Jokowi suka dengan puisi kakak saya yang berjudul 'Peringatan'," ujar Wahyu Susilo kepada Tribunnews.com, Jumat (18/4/2014).
Sebelumnya, Jokowi kepada wartawan mengakui suka membaca karya puisi. Salah satunya, adalah puisi milik almarhum Wiji Tukul, aktivis yang hingga kini keberadaannya masih menjadi misteri. 

Inilah puisi karya Wiji Tukul;

Peringatan
oleh :Wiji Thukul
 

Jika rakyat pergi
Kita penguasa berpidato
Kita harus hati hati
Barangkali mereka putus asa

Kalau rakyat sembunyi
Dan berbisik bisik
Ketika membicarakan masalahnya sendiri
penguasa harus waspada dan belajar mendengar

Dan bila rakyat tidak berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan penguasa
Tidak boleh dibantah
Kebenaran pasti terancam

Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversi dan menggangu keamanan
Maka hanya satu kata : LAWAN !
(Solo,1986)

Sumber :
tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar