Senin, 21 Oktober 2013

Gerindra Bela Jokowi

Sebagai evaluasi setahun kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Waketum Partai Demokrat (PD), Nurhayati Ali Assegaf, menyebut maraknya kebakaran di Jakarta. Namun kritik Nurhayati soal kebakaran 1000 rumah di Kelapa Gading dibantah Damkar setempat. Lalu dapat dari mana Nurhayati?
Partai Gerindra sebagai pengusung Jokowi-Ahok di DKI membela pucuk pimpinan DKI tersebut. Menurutnya, kebakaran di Jakarta tidak hanya terjadi di era Jokowi. Dia balik bertanya soal data kebakaran di DKI yang dijadikan kritik keras ke mantan Wali Kota Solo itu.
"Dapat dari mana Ibu Nurhayati, mungkin laporan mengenai kebakaran itu jumlahnya tidak sebanyak itu," kata anggota Dewan Pembina Gerindra, Martin Hutabarat, Senin (21/10/2013).
Menurut Martin hal semacam ini tak perlu dibesarkan. Apalagi mempolemikkan siapa penyebab kebakaran yang tentu saja musibah yang tidak dikehendaki setiap warga Jakarta.
"Saya kira nggak perlu dipolemikkan itu," kata Martin.
Penelusuran detikcom ke Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Utara, diketahui bahwa data yang dipergunakan oleh Nurhayati untuk menyerang Jokowi ternyata salah.
Sebelumnya Nurhayati menyebut 1000 rumah terbakar saat terjadi kebakaran pada 1 Oktober 2013 di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun Dinas Pemadam Kebakaran membantah data itu dan mengaku hanya menyebut perkiraan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang mengalami musibah.
"Perkiraan jumlah KK yang mengalami musibah sebanyak 2.000 atau sekitar 4.500 jiwa. Kalau hitungan rumah tidak sampai (dihitung)," ujar Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Utara, Nurdin Silalahi, Senin (21/10/2013).

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar