Senin, 21 Oktober 2013

Jokowi Sambangi Rumah Warga Yang Tewas Tersengat Listrik

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melayat ke rumah almarhum Fahmi Imanuddin. Fahmi adalah tukang ojek payung yang tewas pada Sabtu (19/10/2013) lalu karena tersengat listrik di Jalan Pemuda, Jakarta Timur.
Jokowi tiba sekitar pukul 15.00 WIB di kediaman Fahmi di Jalan Pemuda IV, RT 5 RW 3, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (21/10/2013). Jokowi berjalan kaki menuju rumah Fahmi sekitar 200 meter karena lokasi rumah yang berada di dalam gang sempit.
Jokowi disambut meriah oleh warga. Sambil jalan, warga pun mengekori Jokowi menuju rumah Fahmi. Setibanya di tempat tujuan, Jokowi langsung disambut anggota keluarga Fahmi.
"Turut berduka," kata Jokowi.
Orang tua Fahmi, Wawan Setiawan menceritakan, Fahmi tewas tersengat arus listrik saat sedang melakukan ojek payung dan hendak menyeberang melewati pagar pembatas jalan di Jalan Pemuda, Rawamangun.
"Jadi, saat itu Fahmi sedang nyeberang. Lagi ngojek Pak," kata Wawan.
Wawan mengatakan, Fahmi sangat mengidolakan Jokowi. Bahkan Fahmi sempat bercerita ke orang tuanya ingin bertemu dengan Jokowi.
"Dia sangat suka sama Pak Jokowi. Tapi belum sempat ketemu bapak, anak sudah tidak ada," kata Wawan.
Jokowi yang mengenakan kemeja putih tersebut tampak serius mendengarkan cerita orang tua Fahmi. Dia pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan sabar.
"Ya semoga almarhum diterima disisi-Nya, selain itu keluarga juga sabar dan tabah menghadapi ini," kata Jokowi.

Jokowi Cek Pihak Bertanggung Jawab Atas Kematian Fahmi
Usai melayat di rumah duka, Jokowi mengatakan akan mencari titik kesalahan pada peristiwa tersebut,
"Ini kesalahan ada di mana. Tapi semuanya harus hati-hati, yang namanya masang kabel, listrik, berkaitan dengan listrik di tempat umum yang banyak orang harus hati-hati," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, pihaknya segera mengecek siapa yang bertanggung jawab atas hal itu. Prasarana kepentingan umum, seperti kabel listrik, harus benar-benar diperhatikan. Sebab, menyangkut keselamatan manusia.
"Ini menyangkut keselamatan manusia. Jangan ada kabel yang terkelupas masih dipasang. Itu mesti jadi perhatian," tukas dia.
Lurah Rawamangun, Eko Gumelar, mengatakan pihak Suku Dinas Perindustrian dan Energi sudah menindaklanjuti kejadian tersebut. Kabel yang menyebabkan tewasnya Fahmi merupakan tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Energi.

Sumber :
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar