Jumat, 09 Januari 2015

Fadli Zon Kembali Tuduh Jokowi

Tak puas dengan serangan kroni Prabowo yang mencoba serang Joko Widodo (Jokowi) dengan isu HAM, giliran Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menuduh pemerintah Jokowi bikin kisruh partai-partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih pimpinan Prabowo dan meminta Jokowi fokus terhadap janji-janji kampanyenya. Mengingat, beberapa parpol akan melaksanakan Kongres pada tahun 2015.

Menteri ESDM Menghadap Presiden Jokowi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini pukul 13:30 WIB. Pertemuan ini akan dilakukan di Kantor Presiden.
Sudirman datang tepat pukul 13:30 WIB dengan tergesa-tergesa. Mantan dirut PT Pindad (Persero) ini menggunakan batik lengan panjang berwarna cokelat.
"Dipanggil sama Presiden," singkat Sudirman, Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Jokowi Gelar Rapat Terbatas di Istana

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat terbatas di Kantornya bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja dan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman. Ratas kali ini membahas persiapan Peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat.
Tampak hadir dalam rapat kali ini Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Wagub Jabar Deddy Mizwar dan Walikota Bandung Ridwan Kamil (Emil), sejumlah menteri Kabinet Kerja seperti Menlu Retno Marsudi, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Mendagri Tjahjo Purnomo, Mensesneg Pratikno dan Seskab Andi Widjajanto.

Ahok Bergegas Hadiri Undangan Rapat dari Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) buru-buru meninggalkan kantornya, Balai Kota, Jakarta Pusat, pagi ini. Ia hanya beraktivitas sekitar setengah jam, dan lantas langsung pergi karena ingin menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ahok menyatakan, dia akan ke Istana Negara untuk rapat bersama Jokowi. Saat ditanya apa yang akan dibahas bersama mantan pasangan duetnya itu, Ahok hanya tersenyum sambil menyebut akan rapat tentang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Non-Blok.

Kamis, 08 Januari 2015

JK: Pertemuan Jokowi-Akbar Tandjung untuk Menjaga Komunikasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai, pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung merupakan hal biasa terjadi. JK mengatakan, pertemuan kedua sosok negarawan tersebut adalah untuk menjaga komunikasi politik.
"Kan biasa saja. Tentu presiden menerima banyak orang, untuk menjaga komunikasi politik," tutur JK di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2015).

Atas Perintah Presiden Jokowi, Kenaikan Tarif Listrik Ditunda

Peraturan Menteri ESDM Nomor 31 Tahun 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Listrik Negara, mengamanatkan PLN untuk menaikkan tarif mulai 1 Januari 2015. Namun, PLN memutuskan untuk melakukan penundaan kenaikan tarif listrik.
"Untuk sementara belum naik dulu dalam tiga bulan ke depan," ujar Direktur Utama PLN Sofyan Basir saat ditemui di Kantor BPK, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Kroni Prabowo Coba Sudutkan Jokowi dengan Isu HAM

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) yang berafiliasi ke Partai Gerindra akan mengirimkan surat terbuka ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada hari Senin 12 Januari 2015, terkait wacana pembebasan kawasan wisata dari pedagang kali lima (PKL). Melalui surat terbuka tersebut, mereka berharap agar insiden kekerasan terhadap PKL di Monas saat menjelang tahun baru, 30 Desember 2014, tak lagi terulang.

Jokowi Isyaratkan BBM Turun Lalu Naik Lagi

Pemerintah akan menurunkan harga bahan bakar minyak awal Februari 2015 seiring penurunan harga minyak mentah global sekitar US$50 per barrel.
Presiden Joko Widodo mengatakan dari beberapa ramalan dan kalkulasi kurs dan harga minyak dunia memang harga BBM akan turun. Tetapi penurunan itu hanya sementara karena selanjutnya akan naik lagi. “Tapi naiknya, perkiraan kita tidak banyak,” kata Jokowi di Kelapa Gading Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Jokowi Minta Para Menteri Terbuka pada Media dan Perhatikan Berita Negatif

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasannya memerintahkan semua menteri di Kabinet Kerja terbuka dengan media. Menurut Jokowi, dengan terbuka kepada media, pesan, kebijakan, atau informasi dari pemerintah ke masyarakat dapat tersampaikan dengan jelas.
"Semua menteri sudah saya sampaikan bahwa publik itu memerlukan berita pengen informasi kebijakan apa dari kementerian. Keputusan apa, langkah-langkah apa dan yang akan dilakukan kementerian, semuanya harus terbuka," ujarnya, Kamis (8/1/2015).

Agung Laksono Klaim Jokowi Dukung Golkar Keluar dari KMP

Kedua kubu, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono bakal melakukan perundingan pada pukul 15.00 WIB di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Kedua juru runding akan mencari solusi agar konflik di internal Partai Golkar dapat segera berakhir dan berujung damai.
Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Jakarta, Agung Laksono mengatakan, keluar dari Koalisi Merah Putih merupakan syarat mutlak yang diajukan pihaknya terhadap kubu Aburizal Bakrie. Menurut Agung, ketika dirinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jokowi mengapresiasi niatan Partai Golkar untuk keluar dari KMP.

Jokowi Sebut Kenaikan BBM Bisa Diterima Masyarakat

Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memperhitungkan dalam menerapkan subsidi tetap untuk bahan bakar minyak (BBM). Apalagi, dampak langsung ke masyarakat menjadi prioritas pemerintah Jokowi.
Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah melihat dari beberapa ramalan dan kalkulasi harga minyak dunia akan terus menurun. Walaupun nantinya naik, dirinya memperkirakan tidak akan terlalu banyak.

Soal Travel Warning, Jokowi: Jangan Berlebihan!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia saat ini dalam keadaan aman. Oleh karenanya, ia mengatakan negara-negara lain untuk tidak berlebihan dalam memberikan peringatan bepergian (travel warning) kepada warga negaranya yang sedang atau ingin berkunjung ke Indonesia.
"Saya tidak mendapatkan informasi apa-apa mengenai keamanan. Artinya, Indonesa aman-aman saja," ujar Jokowi di Rumah Makan Wiro Sableng 212, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (8/1/2015).

Presiden Jokowi Traktir Wartawan Istana Makan Seafood

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para wartawan Istana Kepresidenan ke rumah makan favoritnya, Wiro Sableng 212, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (8/1/2015). Alhasil, penjagaan di sekitar kawasan pertokoan sekitar La Piazza dan Mall Kelapa Gading dijaga ketat oleh polisi, Dinas Perhubungan, dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Agung Laksono: Presiden Jokowi Setuju Tak Ada Lagi KMP dan KIH

Ketum Golkar hasil Munas Jakarta Agung Laksono telah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Banyak hal yang dibahas, di antaranya soal pembubaran Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
"Pak Jokowi sangat sependapat soal koalisi habis pilpres ya sudahlah. Koalisi cukup sampai di pilpres saja," kata Agung Laksono menuturkan salah satu hal yang dibahasnya dengan Jokowi. Hal itu disampaikan Agung saat berkunjung ke kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2014).

Jokowi Instruksikan BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Rumah untuk PKL

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta BPJS Ketenagakerjaan menyediakan rumah bagi para pekerja informal, seperti pedagang kaki lima. Penyediaan rumah itu dalam bentuk landed house maupun rumah vertikal untuk dimiliki.

Wejangan Jokowi untuk Akbar dan Agung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima dua elite Golkar dari dua kubu yang berbeda pada Rabu (7/1/2015) kemarin. Kepada kedua tokoh yakni Akbar Tandjung dan Agung Laksono, Jokowi menyampaikan harapan tentang perdamaian Golkar.

Pemerintah Jokowi Patahkan Analisis BPS Soal Inflasi dan BBM Naik

Dari hasil analisis Badan Pusat Statistik (BPS), tingginya inflasi di akhir 2014 tidak lepas dari kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun analisis tersebut dipatahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil.
Dia menampik tingginya inflasi tahun lalu karena adanya kenaikan harga BBM bersubsidi pada November 2014.

Rabu, 07 Januari 2015

Prime Time News: Wawancara Jokowi dengan Putra Nababan


Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan hubungannya sampai saat ini baik-baik saja dengan negara negara sahabat. Tak ada keberatan yang disampaikan kepala negara sahabat terkait kebijakan penenggelaman kapal asing ilegal di wilayah Indonesia.
"Tidak ada masalah, terakhir ketemu (dengan kepala negara-kepala negara) di Korea Selatan, tidak ada yang bertanya. Artinya tidak ada masalah," ujar Jokowi dalam wawancara eksklusif dengan Putra Nababan di Metro Tv, Rabu (7/1/2015).

Agung Laksono Susul Akbar Menghadap Jokowi

Sore ini dua petinggi Golkar dari dua kubu yang berseberangan menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setelah Ketua Wantim kubu Aburizal Bakrie Akbar Tandjung selesai, Ketum Golkar versi Munas Jakarta Agung Laksono sowan ke Jokowi.
"Biasa, silaturahim," kata Agung Laksono yang merapat ke Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, sekitar pukul 17.45 WIB, Rabu (7/1/2015).

Akbar Tanjung Menghadap Presiden Jokowi

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/1/2015). Dalam pertemuan tersebut, keduanya sempat membahas soal Golkar.
Menurut Akbar, Jokowi bertanya kepadanya soal perkembangan proses islah Partai Golkar. “Saya sampaikan bahwa kami telah menyiapkan negosiasi, baik dari Golkar produk Bali (Aburizal Bakrie) maupun produk Ancol (Agung Laksono),” kata Akbar.

Jokowi Ingin Sebanyak Mungkin Korban Air Asia Dipulangkan

Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan bersama Menko Maritim, Indroyono Susilo mengatakan pemerintah akan meneruskan proses evakusi jenazah penumpang Air Asia QZ 8501 agar semakin banyak jenazah yang bisa ditemukan.

Ini Kenapa Jokowi Bicara Soal Sorotan Media di Depan Menterinya

Saat membuka‎ sidang paripurna, tiba-tiba Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara soal sorotan media kepada pemerintahannya. Apa yang mendorong Jokowi mengomentari soal pemberitaan di media?
‎Menurut Mensesneg Pratikno, Jokowi menilai media sangat penting perannya sebagai jembatan pemerintah dan masyarakat. Makanya Jokowi berharap menterinya rajin mengkomunikasikan segala kebijakan kepada media.

Presiden Jokowi Lantik Hakim-hakim MK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik I Dewa Gede Palguna sebagai hakim Mahkamah Konstitusi dari unsur Pemerintahan, siang ini di Istana Negara, Rabu 7 Januari 2015, sekitar pukul 13:30 WIB. Palguna akan diambil sumpahnya bersama hakim MK dari unsur Mahkamah Agung, Suhartoyo.
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengatakan Keputusan Presiden mengenai penunjukan Palguna dan Suhartoyo sebagai hakim konstitusi di MK telah ditandatangani Presiden Jokowi pada Selasa (6/1/2015) kemarin.

Presiden Jokowi Fokus Kembangkan Indonesia Timur

Sidang Kabinet (Sidkab) Paripurna hari ini memiliki agenda pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Pembangunan akan difokuskan kepada pembangunan wilayah Indonesia timur.
"Karena seperti RPJMN 2015-2019 ini akan kita meningkatkan wilayah Indonesia Timur dulu," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeldjono di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Ahok dan Alex Nurdin Menghadap Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden. Keduanya akan membahas tentang persiapan Asian Games.

Tahun Ini, Presiden Jokowi Pangkas Dividen BUMN Rp 9 Triliun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar menjalankan rencananya mengurangi setoran dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke negara. Kepastian ini terungkap setelah Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyebutkan bahwa pemerintah mengurangi setoran dividen BUMN dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.
"Ya sekitaran itu Rp 9 triliun," ujar dia yang ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (7/1/2015).

3 Bulan Jadi Presiden, Diam-diam Jokowi Pantau 343 Media

Presiden Joko Widodo menggelar Sidang Kabinet Paripurna yang dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Kapolri Jenderal Sutarman, dan Kepala BIN Marciano Norman, pagi ini. Dalam pembukaanya, Jokowi, sapaan dia, sempat menyinggung kinerja Kabinet Kerja dalam potret media.
"Semua tahu, kita ini selalu dipotret, selalu diikuti dan selalu dinilai oleh media. Meskipun perlu saya sampaikan ekspos media belum tentu wakili kinerja pemerintahan," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/1/2014).