Sabtu, 27 Desember 2014

Presiden Jokowi Tinjau Pasar Pharaa Sentani

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sambutan meriah dari warga saat mendatangi Pasar Pharaa Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (27/12/2014). Jokowi tiba di pasar pukul 15:30 WIT.
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, Kaesang Pangarep, Kahiyang Ayu dan rombongan, disambut tarian selamat datang khas Papua ketika memasuki pasar yang belum jadi itu.

Presiden Jokowi Tiba di Jayapura

Pesawat kepresidenan yang membawa Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Negara Iriana, Kaesang Pangarep, Kahiyang Ayu dan rombongan tiba di Bandara Sentani, Jayapura, Papua sekitar pukul 14:30 WIT. Kedatangan presiden Jokowi disambut Gubernur Papua, Ketua DPRP Papua, Pangdam Cenderawasih, Kapolda Papua dan jajaran Muspida setempat.
Begitu turun dari pesawat, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana langsung disambut dengan tari-tarian khas Papua, Sabtu (27/12/2014).

Presiden Jokowi Bertolak ke Tanah Papua

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja selama tiga hari ke Provinsi Papua dan Papua Barat. Jokowi dan rombongan dijadwalkan bertolak ke Papua menggunakan pesawat Kepresidenan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/12/2014) pukul 07:30 WIB.
Lawatannya kali ini, Jokowi didampingi sejumlah menteri dari Kabinet Kerja. Salah satunya adalah Menteri Perdagangan Rahmat Robel dan Seskab Andi Widjajanto.

Jumat, 26 Desember 2014

Jokowi Bertemu Pihak yang Menentang Kehadirannya di Papua

Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bertemu dengan penentang kedatangan Presiden ke Papua.

Pelecehan: "Jokowi" Dijadikan Nama Gajah Sedang "Iriana" Dijadikan Nama Orang Utan

Kelahiran sejumlah binatang langka menjadi tambahan koleksi satwa di Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor. Bahkan, dalam satu pekan ini, ada empat satwa yang lahir dan menjadi kado istimewa hari Natal dan tahun baru bagi TSI, yakni kelahiran bayi gajah sumatera, orang utan, simpanse, dan burung rangkong.
Karena istimewa, beberapa koleksi satwa yang baru lahir tersebut langsung dinamai Jokowi untuk gajah dan Iriana untuk orang utan. "Jokowi lahir dari pasangan indukan gajah Tini dan Kadir yang merupakan kelahiran ke-25.

Jokowi "Akan" Selesaikan Proyek Tol Cikampek-Palimanan April 2015

Proyek Tol Cikampek-Palimanan menjadi lokasi kunjungan terakhir Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Subang, Jawa Barat. Dalam kunjungan ini Jokowi mendengar pemaparan dari kontaktor proyek yang menjanjikan tol bisa diuji coba April 2015.
"Tadi dia janji April sudah bisa uji coba. Jadi bulan puasa tahun depan dan lebaran sudah bisa dipakai," kata Jokowi di lokasi, Jumat (26/12/2014).
Menurut Jokowi tol ini pasti bisa memecah kemacetan di Cikampek dan Simpang Jomin, Jawa Barat, karena tol ini langsung menghubungkan Jakarta ke Jawa Tengah.
"Ini efektif bisa memecah macet di daerah Cikampek," kata Jokowi.

Jokowi Kunjungi Pondok Pesantren Al-Ishlah, Desa Jatireja, Subang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampil beda saat berada di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Desa Jatireja, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014). Dia dan Ibu Negara Iriana terlihat super santai.
Seusai melaksanakan salat zuhur, Jokowi berjalan menuju halaman masjid tempat, menemui para santri yang tengah berkumpul. Semua mata pun tertuju kepada Presiden yang mengenakan kemeja putih itu.
Mereka melihat Presiden melenggang dengan sendal jepit merek Swallow. Pun pandang Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan yang mengarah kaki dan penampilan Presiden.

Ini 6 Daerah Yang Janji Pasok Jokowi 11 Ton Padi

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengaku telah mendapatkan dukungan dari sejumlah kepala daerah tingkat Gubernur guna merealisasikan program Swasembada Pangan usungan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Para Gubernur tersebut menjanjikan peningkatan kapasitas produksi padi di wilayahnya masing-masing.
"Para Gubernur support rencana swasembada pangan. Sepuluh Gubernur janji tambah 2 juta ton (kapasitas produksi) dibanding tahun 2014," ujar Amran di Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014).

Jokowi "Akan" Bangun Sodetan Tarum Timur Sepanjang 7 KM

Setelah menemui para petani di Subang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan blusukannya ke lokasi proyek sodetan Tarum Timur di Sungai Citarum, Kecamatan Compreng, Subang, Jawa Barat. Presiden mengatakan sodetan sepanjang 7 kilometer itu akan terealisasi dalam dua tahun.
"Ini saya sudah berikan ke PU (Kementerian Pekerjaan Umum) dan akan segera dikerjakan," kata Jokowi di lokasi, Jumat (26/12/2014).

Ini Curhat Petani Subang pada Jokowi

Kepada presiden Joko Widodo (Jokowi), petani Subang, Jawa Barat, berkesempatan mengeluarkan uneg-uneg. Berbagai curhatan mereka sampaikan pada Jokowi, mulai dari subsidi untuk petani hingga kekeringan sawah.
Wawan Wahyuna petani asal Subang meminta Jokowi untuk memberikan subsidi beras kepada petani.
"Saya minta padi dibeli pemerintah," pinta Wawan kepada Jokowi, Jumat (26/12/2014).

Kribo, Petani Organik yang Bikin Jokowi Takjub

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibuat takjub oleh seorang petani organik asal Tasikmalaya bernama Hendra alias Kribo, dalam kunjungannya ke Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014).
"Kribo itu singkatan dari ‘kunci rahasia bahan kreasi organik.’ Saya usaha organik," kata Kribo. Mendengar ucapan itu, Jokowi kontan terbahak.Kribo berbicara dalam sesi dialog dengan Jokowi, setelah sang Presiden menyerahkan bantuan 225 mesin traktor secara simbolik di Lapangan Desa Bojong Jaya, Kecamatan Pusaka Jaya, Subang.

Jokowi Bagi-bagi 1099 Traktor untuk Petani

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dalam kunjungannya Jokowi membagikan 1.099 traktor ke seluruh petani di Provinsi Jawa Barat.
Pembagian traktor dilakukan di Kecamatan Compeng, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014). Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan pembagian traktor ini bukan tanpa maksud. Jokowi meminta kepada seluruh petani di Jawa Barat untuk menambah produksi padi sebesar 2 juta ton di tahun 2015.

Jokowi Ancam Pecat Menteri Pertanian di Hadapan Ratusan Petani

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara blak-blakan mengancam akan memecat Menteri Pertanian Amran Sulaiman di hadapan ratusan petani saat penyerahan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara.
Jokowi mengancam akan mengganti Amran, jika dalam waktu tiga tahun ke depan Indonesia gagal swasembada pangan. Presiden Jokowi menyatakan siap memenuhi apa pun permintaan demi mendukung tercapainya target swasembada pangan dalam waktu tiga tahun.

Akun Facebook Presiden Jokowi: Mengenang 10 Tahun Tsunami di Aceh dan Nias

Mengenang Tsunami Aceh dan Nias adalah Mengenang tentang kesedihan yang luar biasa, sepuluh tahun yang lalu 26 Desember 2004 seluruh bangsa Indonesia menangis ketika gelombang tsunami menghantam wilayah Aceh dan Nias.
Saya Mengenang Aceh dengan perasaan haru, Aceh-lah tempat pertama kali saya belajar kehidupan setelah tamat kuliah di Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta. Saya dan isteri merantau ke Aceh.

Jokowi: Para Insinyur Pertanian Jangan Dikandangkan di Kantor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel melihat kondisi pangan Indonesia. Hal itu ia sampaikan ketika memberikan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Desa Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014).
“Saya terus terang sangat geregetan. Negara yang sangat kaya, sangat luas sawahnya, tapi masih impor,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi Kunjungi Subang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara, Jumat (26/12/2014) kepada para pemimpin daerah yang dianggap berhasil mewujudkan ketahanan pangan.
Penghargaan diberikan di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Desa Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014).

Kamis, 25 Desember 2014

Ketum PBNU Beberkan Isi Pertemuan Tertutup dengan Jokowi

‎Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan tertutup dengan ketua umum PBNU Said Aqil Siradj dan beberapa pengurus pada Rabu (24/12) kemarin. Said Aqil membeberkan isi pertemuan selama sekitar 45 menit itu dalam acara Haul Gus Dur ke-5 malam ini.
"(Presiden) Pukul 07:00 sudah di kantor PKB, kita tidak tahu kok mendadak. Nggak ada yang tahu. Saya tanya Pratikno Mensesneg nggak tahu. Bagi saya sepele, ternyata minta dukungan karena presiden menolak grasi bagi terpidana narkoba yang sudah divonis hukuman mati," kata Said Aqil dalam Haul ke-5 Gus Dur di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakpus Kamis (25/12/2014).

Ucapan Natal Selamat Natal dari Akun Facebook Presiden Jokowi

"Kepada saudara-saudaraku umat Kristiani yang sedang merayakan hari Natal, saya mengucapkan selamat hari Natal, Semoga Natal membawa kedamaian. Damai di langit, damai di bumi dan damai di hati."  [Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo]

Rabu, 24 Desember 2014

Genta Natal 2014: Jokowi Cuma Berani Bunuh Bandar Gurem Narkoba, Bukan Koruptor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar bandar narkoba dihukum mati karena sangat merugikan bagi bangsa dan negara. Dia pun menyambangi tokoh-tokoh ormas Islam untuk meminta pandangan terkait hal tersebut.
Jokowi langsung bertemu dengan Ketua PBNU Said Aqil Siroj untuk membahas terkait hal tersebut dari sisi Islam.

Ejekan Demokrat untuk Jokowi: Beli Alutsista Mahal Cuma untuk Ngebom Gethek Pencuri Ikan

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto menyindir kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menggunakan alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk menenggelamkan kapal-kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia.
Komentar itu menanggapi aksi Pangkalan Utama Angkatan Laut IX di Ambon beberapa hari lalu yang menenggelamkan dua buah kapal yakni KM Century 4/PNG-051 dan KM Century 7/PNG-069.

Jokowi Tak Mau Hukum Mati Koruptor, Ini Kata PKS

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Bandar Narkoba dihukum mati jika terbukti bersalah di pengadilan. Namun beda dengan koruptor, Jokowi menilai koruptor tak harus dihukum mati.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR Al Muzzammil Yusuf mengatakan, jika tidak benar tidak ada UU yang mengatur soal hukum mati koruptor. Menurut dia, UU mengatur hukuman mati bagi korupsi, teroris dan narkoba.

Jokowi Adakan Rapat Terbatas Terkait Hukuman Mati

Presiden Joko Widodo (KJokowi) hari ini menggelar rapat terbatas dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Sutarman, Kepala BIN Marciano Norman dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja terkait. Dalam rapat terbatas ini, Jokowi membahas hukuman mati untuk pengedar narkoba.
"Rapat ini mengenai tidak adanya pengampunan untuk pengedar narkoba dan ini penting sekali kami sampaikan agar kita semuanya mempunyai pandangan yang sama terkait pemberantasan narkoba," ujar Jokowi membuka Ratas di Kantornya, Rabu (24/12/2014).

Jokowi Tak Mau Hukum Mati Koruptor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian Hukum dan HAM untuk menindak tegas para bandar narkoba yang kini berada di penjara untuk dieksekusi mati.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly mengaku telah membahas hal ini bersama Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Kapolri Jenderal Sutarman dan juga kepala BNN Komjen Anang Iskandar terkait hukuman mati bagi para bandar narkoba.

Jokowi: Hukuman Mati WNA Tidak Ganggu Hubungan Diplomatik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut hukuman mati terhadap terpidana narkoba yang berstatus Warga Negara Asing (WNA) tidak akan mengganggu hubungan diplomatik Indonesia dengan negara terkait.
"Enggak (akan mengganggu hubungan diplomatik)," kata Jokowi di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (24/12/2014).
Menurut Jokowi, perlu dibedakan antara hubungan diplomatik suatu negara dengan pelaksanaan hukum.

Kunjungi Kantor Muhammadiyah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di kantor PP Muhammadiyah di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat. Sesaat setelah sampai, ia langsung disambut oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono dan Kasdam Jaya Brigjen TNI Teddy Lhaksamana.
Menurut pantauan, Rabu (24/12/2014), Jokowi tiba sekitar pukul 9:30 WIB.

Jokowi: Kamu Harus Ngerti, Kenapa Harus Hukuman Mati!

Presiden Jokowi pernah menyatakan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Kondisi itu membuat dia tak akan memberikan grasi bagi para pengedar narkoba. Jokowi juga mengungkapkan generasi Indonesia yang tewas karena narkoba setiap hari. Mencengangkan!
"Kamu harus ngerti ya, setiap hari, 40-50 orang generasi kita meninggal karena narkoba, itu harus dicatat! Sehari lho ya, bukan setahun. Sehari," tegas Presiden Jokowi.

Jokowi Kunjungi Kantor PB NU

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi markas Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Maksud kunjungan presiden Jokowi kali ini, ingin meminta dukungan ulama terkait penolakan grasi hukuman mati pengedar narkoba.
"Kami menyampaikan yang pertama tentang hukuman mati, terutama untuk pengedar narkoba. Mohon pandangannya dari NU," kata Jokowi usai menggelar pertemuan tertutup di kantor PBNU Jakarta, rabu (24/12/2014).