Jumat, 26 Desember 2014

Jokowi "Akan" Bangun Sodetan Tarum Timur Sepanjang 7 KM

Setelah menemui para petani di Subang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan blusukannya ke lokasi proyek sodetan Tarum Timur di Sungai Citarum, Kecamatan Compreng, Subang, Jawa Barat. Presiden mengatakan sodetan sepanjang 7 kilometer itu akan terealisasi dalam dua tahun.
"Ini saya sudah berikan ke PU (Kementerian Pekerjaan Umum) dan akan segera dikerjakan," kata Jokowi di lokasi, Jumat (26/12/2014).
Jokowi menambahkan selain membuat sodetan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan normalisasi di Sungai Citarum Timur. Hal ini diperlukan agar aliran air semakin baik.
"Saat ini mau normalisasi sungainya dulu. Anggarannya sudah masuk di 2015," ujar Jokowi.
Sodetan ini diperlukan untuk mengalirkan air ke irigasi supaya sawah di daerah Subang tidak kekeringan.
"Kalau nggak ada ini, ada berebut air. Kalau misalnya air Subang diambil Indramayu, makanya ini harus jadi. Karena kalau lagi kering, ramai hal-hal seperti itu (rebutan air)," ujar suami Iriana itu.
Saat berkunjung ke sodetan Jokowi didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Bupati Subang Ojang Sohandi.
Sodetan ini sebenarnya sudah akan dibangun pada tahun 2007. Namun hingga penghujung tahun 2014 sodetan yang rencananya akan mengairi 20 hektar sawah itu belum terealisasi.

Komentar Ara
Politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait (Ara), memang gagal menjadi menteri dalam kabinet Jokowi. Namun, hal itu tidak membuat Ara mengurungkan niat untuk membantu pemerintahan Jokowi.
Setidaknya ada dua program pemerintah yang dia dorong agar terlaksana. Pertama, adalah pembuatan sodetan Tarum Timur di Subang, Jawa Barat. Kedua, pemanfaatan bendungan Sadawarna, antara perbatasan Subang dengan Sumedang.
"Kita berharap sodetan ini terwujud," kata Ara, Jumat (26/12/2014).
Menurut anggota DPR dari daerah pemilihan Majalengka, Subang, dan Sumedang ini, bila sodetan terealisasi maka akan meningkatkan produksi pertanian. Ujung dari itu adalah meningkatkan kesejahteraan petani dan rakyat Subang secara umum.
"Kita bisa swasembada pangan," kata Ara.
Sementara itu, dengan adanya bendungan Sadawarna, maka akan ada dua maafaat yang bisa dirasakan masyarakat. Pertama, meminimalisir banjir. Kedua, mengairi 12 ribu hektare lahan pertanian di Subang.
"Kami akan dorong terus pemerintah untuk segera menyelasaikan program ini sebab kita mau pastikan program-program pemerintah berpihak pada kepentingan rakyat, dan kita yakin Pak Jokowi memang berpihak pada rakyat" kata Ara.
Untuk diketahui, Maruarar mendampingi Jokowi dalam kunjungan ke Subang, hari ini. Pada kesempatan itu, Jokowi menyatakan keinginannya agar Jawa Barat bisa menghasilkan 2 juta ton padi pada 2015. 
[detik]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar