Malam ini, proyek pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Tanah
Abang-Kampung Melayu direncanakan rampung. Untuk memastikan hal
tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan pengecekan
langsung ke lokasi pembangunan.
"Nanti malam rampung, jam 23.00
WIB mau ke lapangan. Bareng-bareng lihat waktu tutup terakhir. Jrek,
lubang terakhir ditutup," kata Jokowi di rumah
dinasnya, Jalan Taman Suropati, Jakarta Selatan, Minggu (24/11/2013).
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Minggu, 24 November 2013
Ini Tingkah Jokowi Diteriakin, 'Nyapres Pak!'
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pagi ini berjalan kaki sekira 30 menit
dari silang Monas barat daya hingga Bundaran HI, Ahad pagi 24 November
2013. Pantauan Tempo, Jokowi berjalan kaki bersama ribuan guru
se-Jabodetabek peserta Gerak Jalan Sehat Guru Anggota PGRI.
Dia bertolak dari Monas pukul 07:00 WIB, Jokowi didampingi setidaknya tiga ajudan. Sepanjang perjalanan dari Monas, Bank Indonesia, Sarinah, hingga Bundaran HI, Jokowi terus diburu warga untuk berfoto bersama.
Dia bertolak dari Monas pukul 07:00 WIB, Jokowi didampingi setidaknya tiga ajudan. Sepanjang perjalanan dari Monas, Bank Indonesia, Sarinah, hingga Bundaran HI, Jokowi terus diburu warga untuk berfoto bersama.
Jokowi Jalan Sehat Bareng Ratusan Guru dari Monas ke Bundaran HI
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membuka acara gerak jalan
sehat PGRI Prov DKI Jakarta yang dihadiri oleh 10.000 guru Minggu
(24/11/2013) pukul 07.00 di Monas, Jakarta Pusat.
Jokowi membuka acara gerak jalan tersebut menggunakan bendera berlambang PGRI. Ketika mantan Wali Kota Solo ini mengangkat bendera, secara bertahap 10.000 guru langsung memulai gerak jalan mereka.
Tampak Jokowi mengenakan kaos putih dengan lengan panjang hitam, celana hitam dan sepatu kets.
Jokowi membuka acara gerak jalan tersebut menggunakan bendera berlambang PGRI. Ketika mantan Wali Kota Solo ini mengangkat bendera, secara bertahap 10.000 guru langsung memulai gerak jalan mereka.
Tampak Jokowi mengenakan kaos putih dengan lengan panjang hitam, celana hitam dan sepatu kets.
Sabtu, 23 November 2013
NasDem Ambil Untung dari PDIP dan Jokowi
Pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Lenteng Agung Kamis kemarin merupakan tahap awal dijalinnya komunikasi politik untuk berkoalisi di 2014.
Pengamat psikologi politik Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk mengatakan, adanya agenda yang cukup serius yang disiapkan oleh kedua partai tersebut karena pertemuan Lenteng Agung melibatkan elit tertinggi kedua partai dan berlangsung tertutup.
Pengamat psikologi politik Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk mengatakan, adanya agenda yang cukup serius yang disiapkan oleh kedua partai tersebut karena pertemuan Lenteng Agung melibatkan elit tertinggi kedua partai dan berlangsung tertutup.
Beri Kuliah Umum di Tobasa, Jokowi Dikerubuti Mahasiswa
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memberikan kuliah umum
tentang kepemimpinan di Institute Teknologi (IT) DEL Laguboti, Kabupaten
Tobasa, Sumatera Utara, Sabtu (23/11/2013). Jokowi tiba di kampus IT
Del Laguboti sekitar pukul 11.00 disambut pengurus IT Del, puluhan
mahasiswa dan sejumlah pejabat daerah di kawasan Danau Toba.
Jokowi Ingin Semua Program Atasi Macet Jalan Serentak
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya saat ini gencar melakukan upaya mengatasi kemacetan lalu lintas. Berbagai program telah dicanangkan, yakni ganjil genap, electronic road pricing, hingga bus gratis.
Namun, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak mau program-program tersebut berjalan sendiri-sendiri, melainkan diluncurkan secara bersamaan. Hal tersebut dinyatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai menghadiri sebuah talkshow di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (23/11/2013).
Namun, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak mau program-program tersebut berjalan sendiri-sendiri, melainkan diluncurkan secara bersamaan. Hal tersebut dinyatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai menghadiri sebuah talkshow di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (23/11/2013).
Mengungkap Siapa Jokowi Yang Sebenarnya
Bagi orang Solo, sosok Joko Widodo (Jokowi) yang sekarang sedang di gadang-gadang menjadi RI 1 adalah figur kebanggaan. Jokowi haters menuding para Jokowi lovers tidak obyektif dalam membela Jokowi. Tidak seperti politikus yang lain, Jokowi tidak pernah menggumbar komentar. Bahkan kata 'blusukan' pun bukan dari dia, tapi dari para pengamat. Kalau boleh itu disebut kelemahan, mungkin itu kelemahan Jokowi yang harus di perbaiki. Dari sisi konsep dan visi harus lebih dibagikan ke masyarakat supaya para pendukung dan kontra pendukung dapat lebih obyektif dalam menilai.
Jokowi Aktor Utama, Ahok Pemeran Pembantu Terbaik
Bukan aktor utama. Peran ini disadari betul oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ibarat film, dirinya hanya pemeran pembantu. Tapi tentu yang terbaik.
"Saya cuma pemain hiburan. Tapi kan kalau di penghargaan itu, ada nominasi Pemeran Pembantu Pria Terbaik. Jadi jangan mimpi dinominasikan jadi pemeran utama," ujar Ahok sembari tertawa di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2013).
"Saya cuma pemain hiburan. Tapi kan kalau di penghargaan itu, ada nominasi Pemeran Pembantu Pria Terbaik. Jadi jangan mimpi dinominasikan jadi pemeran utama," ujar Ahok sembari tertawa di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2013).
Masyarakat Sumut Menyemut Sambut Gubernur DKI Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mendapat sambutan luar biasa dari penduduk Balige, Sumatra Utara. Sambutan itu ia terima saat diundang untuk memberikan Kuliah Umum di Kampus Institut Teknologi DEL, Sabtu (23/11/2013).
Berdasarkan pengamatan, Jokowi mendapat sambutan riuh sama seperti publik di Jakarta dan Pulau Jawa. Saat menuju kampus dari Bandara Silangit, banyak masyarakat menyambut di pinggir jalan.
Puluhan Masyarakat Yogyakarta Dukung Jokowi Sebagai Capres
Aksi dukung mendukung calon presiden (capres) mulai bermunculan. Kali ini puluhan masyarakat dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya mendeklarasikan gerakan gotong royong mendukung Jokowi atau disingkat GONG Jokowi di titik nol kilometer depan kantor pos besar Yogyakarta, Mingu (24/11/2013).
Puluhan masyarakat yang tergabung di GONG Jokowi ini berasal dari beberapa elemen masyarakat dari Kabupaten Bantul, Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Kabupaten, Magelang, Temanggung Purwokerto, dan Klaten.
Puluhan masyarakat yang tergabung di GONG Jokowi ini berasal dari beberapa elemen masyarakat dari Kabupaten Bantul, Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Kabupaten, Magelang, Temanggung Purwokerto, dan Klaten.
Jumat, 22 November 2013
Konsep Baru Bersepeda di Jakarta Ditawarkan ke Jokowi-Ahok
Konsep baru dalam bersepeda di DKI Jakarta ditawarkan oleh Institute for
Transportation and Development Policy (ITDP) kepada Pemerintah Provinsi
DKI Jakarta. Konsep dengan label populer "Bike Sharing" tersebut
menawarkan aktivitas bersepeda yang tak hanya dilakukan masyarakat
setiap akhir pekan, tetapi setiap hari, khususnya untuk menempuh jalur
dekat.
Jokowi Matangkan Perda Zonasi Jelang Proyek Giant See Wall
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) segera mematangkan Peraturan Daerah (Perda) Zonasi Laut untuk mempermulus pembangunan mega proyek bendungan raksasa atau Giant See Wall. Pembangunan proyek itu rencananya memang dipercepat.
"Kita sudah bicara dengan Pak menteri. Iya akan kita lakukan," ujar Jokowi saat ditemui di Balaikota, Jumat (22/11/2013).
Jokowi menjelaskan, kebijakan Perda tersebut untuk menghindari adanya gesekan dengan warga. Selain itu, dirinya juga mengakui akan berkoordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait.
"Kita sudah bicara dengan Pak menteri. Iya akan kita lakukan," ujar Jokowi saat ditemui di Balaikota, Jumat (22/11/2013).
Jokowi menjelaskan, kebijakan Perda tersebut untuk menghindari adanya gesekan dengan warga. Selain itu, dirinya juga mengakui akan berkoordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait.
Siaran Pers Indikator Politik Indonesia, Jumat 22 November 2013
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seharusnya tidak perlu ragu lagi untuk mencapreskan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilu presiden 2014. Popularitas Jokowi memiliki efek kuat dalam menarik para pemilih untuk mencoblos partai berlambang banteng moncong putih itu.
Kesimpulan itu didapatkan dari studi ilmiah melalui survei opini publik eksperimental yang dilakukan The Indonesian Institute (TII) dan Indikator Politik Indonesia (INDIKATOR) pada 1.200 responden yang berlangsung 10-20 Oktober 2013.
Dalam siaran pers, Jumat (22/11/2013), dijelaskan bahwa survei ini bertujuan mengukur efek gubernur DKI Jakarta itu bagi partainya, PDIP, bila dia dicalonkannya sebagai presiden.
Kesimpulan itu didapatkan dari studi ilmiah melalui survei opini publik eksperimental yang dilakukan The Indonesian Institute (TII) dan Indikator Politik Indonesia (INDIKATOR) pada 1.200 responden yang berlangsung 10-20 Oktober 2013.
Dalam siaran pers, Jumat (22/11/2013), dijelaskan bahwa survei ini bertujuan mengukur efek gubernur DKI Jakarta itu bagi partainya, PDIP, bila dia dicalonkannya sebagai presiden.
Ahok Ngotot, Jokowi Ragu-ragu
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap proyek reklamasi di pantai utara Jakarta bisa segera direalisasi. Mengingat air laut semakin meninggi dan permukaan tanah terus menurun.
Tapi niat dan semangat Ahok, sapaan Basuki, belum dibarengi dengan persetujuan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Jokowi masih terlihat ragu-ragu.
Tapi niat dan semangat Ahok, sapaan Basuki, belum dibarengi dengan persetujuan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Jokowi masih terlihat ragu-ragu.
Jokowi Jamin JORR W2 Rampung Desember
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjamin proyek Jakarta Outer Ring Road West 2 akan rampung pada Desember nanti. "Pekan depan saya ajak ke sana," kata Jokowi saat ditemui di kantor Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/11/2013).
Sebelumnya, Jokowi menyatakan akan mengunjungi warga Petukangan yang menolak pembebasan tanah untuk pembangunan JORR W2 tersebut pada awal November lalu. "Saya tekankan untuk kepentingan umum," kata Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi menyatakan akan mengunjungi warga Petukangan yang menolak pembebasan tanah untuk pembangunan JORR W2 tersebut pada awal November lalu. "Saya tekankan untuk kepentingan umum," kata Jokowi.
Jokowi: Diundang di Mana Saja Saya Datang
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, kunjungannya ke luar kota untuk memenuhi undangan bukan strategi kampanye. "Sehari-hari saja saya di sini ke lapangan, kan," kata Jokowi saat ditemui di kantor Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (22/11/2013).
Sebelumnya, pada Rabu, 20 November 2013 lalu, Jokowi menghadiri acara kuliah umum mengenai pemerintahan di Universitas Padjadjaran, Bandung. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memberi kuliah dengan gaya stand-up comedy meceritakan perjalanannya menuju Bandung yang sempat terjebak macet di kota Bandung.
Sebelumnya, pada Rabu, 20 November 2013 lalu, Jokowi menghadiri acara kuliah umum mengenai pemerintahan di Universitas Padjadjaran, Bandung. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memberi kuliah dengan gaya stand-up comedy meceritakan perjalanannya menuju Bandung yang sempat terjebak macet di kota Bandung.
Jokowi: Enceng Gondok di Waduk Tomang Dulu Bisa Dipakai Main Bola
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pengerukan waduk atau sungai harus dilakukan secara kontinu.
"Kalau mau Jakarta tidak banjir, ya pengerukan waduk atau sungai seperti ini harus dilakukan terus-menerus, setiap hari, sepanjang tahun. Bahkan, kalau perlu sepanjang masa," kata Jokowi ketika meninjau Waduk Tomang Barat, Jakarta Barat, Jumat (22/11/2013).
"Kalau mau Jakarta tidak banjir, ya pengerukan waduk atau sungai seperti ini harus dilakukan terus-menerus, setiap hari, sepanjang tahun. Bahkan, kalau perlu sepanjang masa," kata Jokowi ketika meninjau Waduk Tomang Barat, Jakarta Barat, Jumat (22/11/2013).
Tak Mau Bantu Bangun Rusun, Izin Reklamasi Pantai Ancol Dicabut
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) untuk membantu menyelesaikan persoalan relokasi penduduk yang terkena normalisasi waduk atau sungai. PJA diminta menyediakan lahan dan membangun rumah susun (rusun).
Jika PT PJA tidak mau melakukan kewajibannya, Pemprov DKI akan mencabut izin reklamasi pantai Ancol yang saat ini sedang dikerjakan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan dalam pertemuannya dengan PT PJA hari ini.
Jika PT PJA tidak mau melakukan kewajibannya, Pemprov DKI akan mencabut izin reklamasi pantai Ancol yang saat ini sedang dikerjakan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan dalam pertemuannya dengan PT PJA hari ini.
Jokowi Pantau Pengerukan Kali Mookervart
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meninjau Kali Mookervart, Kalideres, Jakarta Barat. Kali tersebut merupakan sarang limbah.
Jokowi datang ke kali tersebut sekitar pukul 12.00. Dia datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta Manggas Rudi Siahaan. Sebelum melaksanakan tinjauannya, Jokowi dan rombongan melaksanakan shalat Jumat terlebih dahulu.
Jokowi datang ke kali tersebut sekitar pukul 12.00. Dia datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta Manggas Rudi Siahaan. Sebelum melaksanakan tinjauannya, Jokowi dan rombongan melaksanakan shalat Jumat terlebih dahulu.
Butuh Biaya, Bocah dengan Anus Buatan Asal Banten Malah Diperhatikan Jokowi
Ruslan (13), usai dioperasi pembuatan anus masih membutuhkan biaya. Dia
masih harus kontrol ke RSAB Harapan Kita. Warga Pandeglang, Banten ini
dari keluarga pas-pasan. Sayangnya, sama sekali tak ada bantuan dari
Pemprov Banten atau Pemkab Pandeglang. Sebaliknya, justru Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang perduli dengan Ruslan.
"Yang ada malah Jokowi yang datang sama direksi rumah sakit menjenguk waktu Maret kemarin," kata paman Ruslan, Syarif di RSAB Harapan Kita, Jumat (22/11/2013).
Ruslan juga mendapat sumbangan dari seorang pendengar radio.
"Yang ada malah Jokowi yang datang sama direksi rumah sakit menjenguk waktu Maret kemarin," kata paman Ruslan, Syarif di RSAB Harapan Kita, Jumat (22/11/2013).
Ruslan juga mendapat sumbangan dari seorang pendengar radio.
Ical Sebut Jokowi Pesaing Tangguh Capres 2014
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyebut tujuh tokoh yang dia anggap sebagai calon presiden tangguh untuk dilawan dalam Pilpres 2014. Mereka adalah Megawati Soekarnoputri, Wiranto, Dahlan Iskan, Pramono Edhi Wibowo, serta Mahfud MD. Ical juga menyebut Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) sebagai pesaing angguh.
"Mereka bukan hanya pesaing tangguh tetapi juga menginginkan kemajuan bangsa Indonesia yangg lebih membanggakan lagi," ujar Ical, sapaan akrab Aburizal, dalam pembukaan Rapimnas Golkar di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jumat (22/11/2013).
"Mereka bukan hanya pesaing tangguh tetapi juga menginginkan kemajuan bangsa Indonesia yangg lebih membanggakan lagi," ujar Ical, sapaan akrab Aburizal, dalam pembukaan Rapimnas Golkar di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jumat (22/11/2013).
Lebih Gampang Geser Pohonnya Ketimbang Geser Foto SBY
Lima buah pohon jenis palem yang ditanam di Taman Monas berseberangan dengan Istana Kepresidenan, Jalan Merdeka Utara, dicabut atas desakan Istana. Alasannya, pohon palem itu menghalangi foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), pihaknya memang diminta oleh Sekretaris Negara (Setneg) untuk mencabut pohon palem tersebut. "Sudah, begitu diminta (Setneg) cabut, langsung kita cabut kok. Enggak ada masalah," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2013).
Menurut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), pihaknya memang diminta oleh Sekretaris Negara (Setneg) untuk mencabut pohon palem tersebut. "Sudah, begitu diminta (Setneg) cabut, langsung kita cabut kok. Enggak ada masalah," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2013).
Masa Nggak Percaya Jokowi?
Musim penghujan sudah di depan mata. Sejumlah proyek penanganan banjir yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta tampaknya belum maksimal.
Meski demikian, Gubernur Joko Widodo (Jokowi) membantah dirinya tak bisa melakukan apa-apa agar Jakarta terhindar dari banjir.
"Yang jelas usaha kita ini udah mati-matian. Masa sih nggak percaya sama Jokowi," kata Jokowi saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/11/2013).
"Keruk sungai-sungai kecil, keruk sungai-sungai penghubung, keruk sungai-sungai submakro, keruk waduk-waduk yang ada. Pokoknya keruk, keruk, keruk," kata Jokowi.
Meski demikian, Gubernur Joko Widodo (Jokowi) membantah dirinya tak bisa melakukan apa-apa agar Jakarta terhindar dari banjir.
"Yang jelas usaha kita ini udah mati-matian. Masa sih nggak percaya sama Jokowi," kata Jokowi saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/11/2013).
"Keruk sungai-sungai kecil, keruk sungai-sungai penghubung, keruk sungai-sungai submakro, keruk waduk-waduk yang ada. Pokoknya keruk, keruk, keruk," kata Jokowi.
JK Temui Jokowi di Balaikota DKI
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), pagi ini menyambangi Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo (Jokowi) di Balaikota, Jumat (22/11/2013). Pertemuan tersebut terkait
dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) bantuan bencana di
Jakarta.
Bantuan bencana yang dimaksud berasal dari Komite Sepeda Indonesia (KSI) dan PMI. Keduanya sepakat untuk membantu Pemprov DKI dalam menghadapi bencana di Jakarta, terutama banjir. Nantinya daerah yang tidak bisa dicapai menggunakan kendaraan bermotor, bisa menggunakan sepeda.
Bantuan bencana yang dimaksud berasal dari Komite Sepeda Indonesia (KSI) dan PMI. Keduanya sepakat untuk membantu Pemprov DKI dalam menghadapi bencana di Jakarta, terutama banjir. Nantinya daerah yang tidak bisa dicapai menggunakan kendaraan bermotor, bisa menggunakan sepeda.
Ical Sebut Jokowi Calon Pesiden
Dalam pidato politik pembukaan Rapimnas V Partai Golkar, Ketum Aburizal
Bakrie memberi pesan kepada para kandidat capres 2014 untuk berkompetisi
secara sehat. Menariknya, pesan tersebut juga disampaikan capres Golkar
ini ke Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi).
"Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Joko Widodo, Wiranto, Dahlan Iskan, Pramono Edhie Wibowo, Mahfud MD, dan banyak lainnya," sebut Ical dalam acara yang digelar di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Jumat (22/11/2013).
"Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Joko Widodo, Wiranto, Dahlan Iskan, Pramono Edhie Wibowo, Mahfud MD, dan banyak lainnya," sebut Ical dalam acara yang digelar di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Jumat (22/11/2013).
Jokowi: Sepeda Bisa Jadi Alternatif Keadaan Darurat
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, sepeda bisa menjadi alternatif untuk memberikan bantuan dalam kondisi darurat. "Misalnya untuk tempat yang tidak bisa dilewati mobil," kata Jokowi saat ditemui usai penandatanganan nota kesepahaman antara Komite Sepeda Indonesia (KSI) dan Palang Merah Indonesia (PMI) di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/11/2013).
Dalam acara tersebut, Jokowi selaku tuan rumah memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman KSI dan PMI untuk bekerja sama dalam upaya penyelamatan ketika keadaan darurat dengan menggunakan sepeda.
Dalam acara tersebut, Jokowi selaku tuan rumah memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman KSI dan PMI untuk bekerja sama dalam upaya penyelamatan ketika keadaan darurat dengan menggunakan sepeda.
Jokowi: 2014 Baru Studi Kelayakan Giant Sea Wall
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, studi kelayakan proyek Giant Sea Wall akan dimulai tahun depan. "Kalau ditanya sekarang, saya belum bisa jawab apa-apa," kata Jokowi saat ditemui di kantor Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (22/11/2013).
Megaproyek tanggul multifungsi ini merupakan rancangan bekas Gubernur DKI sebelumnya, Fauzi Bowo (Foke). Dalam rancangan awal, diperkirakan pembangunan Giant Sea Wall akan dimulai pada 2020.
Megaproyek tanggul multifungsi ini merupakan rancangan bekas Gubernur DKI sebelumnya, Fauzi Bowo (Foke). Dalam rancangan awal, diperkirakan pembangunan Giant Sea Wall akan dimulai pada 2020.
Langganan:
Postingan (Atom)
+Kp+Melayu-Tanah+Abang.jpg)

























