Minggu, 12 Oktober 2014

Jokowi Update Status Facebook Sebelum Bertemu Mark Zuckerberg

Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan bos Facebook Mark Zuckerberg hari ini. Ternyata, sebelum bertemu Mark, Jokowi sempat membuat update status di akun Facebook-nya.

Malam-malam, rumah dinas Jokowi kedatangan Panser Anoa

Sebuah Panser Anoa malam ini berjaga-jaga di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Taman Suropati, Jakarta Pusat. Bersama kendaraan militer lapis baja tersebut, juga bersiaga beberapa pasukan bersenjata lengkap.
Pantauan merdeka.com, panser bercorak loreng itu terpakir tepat di depan gerbang rumah yang masih dihuni Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Lukman Hakim Diunggulkan Jadi Menag, Jokowi Tunggu Sikap PPP

Nama Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Saifuddin dijagokan sejumlah kalangan untuk kembali menjabat sebagai Menteri Agama di Kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla. Lukman dinilai pantas menduduki jabatan tersebut. Alasannya, meski hanya 3 bulan menjabat Menag di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, dia dinilai berhasil melakukan perbaikan di kementerian tersebut.

Jokowi Tak Akan Cabut Laporan Soal Obor Rakyat

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan presiden terpilih Joko Widodo tak berniat mencabut laporan tentang dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan Obor Rakyat. "Saya pikir Jokowi tak akan mencabutnya," ujar Hasto saat dihubungi, Minggu (12/10/2014).

Jokowi Tak Pernah Tawari PPP Jabatan Menteri

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak pernah menawarkan posisi menteri kepada Partai Persatuan Pembangunan. "Kita tidak pernah menawarkan. Yang lama (gabung koalisi) saja enggak pernah ditawarkan, masak yang baru ditawari," katanya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (12/10/2014).

Emron Serahkan Jatah Menteri untuk PPP ke Jokowi

Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pengkapi mengakui jika pihaknya sudah bertemu dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Namun ia mengatakan belum membahas masalah jatah menteri untuk PPP jika akhirnya bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
"Kami pernah bertemu Pak Jokowi atas undangan beliau, tanggal 21 September lalu," ujarnya kepada wartawan seusai jumpa pers terkait rencana muktamar PPP, Jakarta, Minggu (12/10/2014).

Besok Jokowi Diagendakan Bertemu Ketua MPR

Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi kembali akan bertemu pimpinan MPR, untuk membicarakan rencana pelantikannya dan Jusuf Kalla 20 Oktober nanti di komplek Parlemen, Jakarta Pusat.
Kepada wartawan di kampung Kapitan, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (12/10/2014), Jokowi mengatakan pertemuan tersebut akan berlangsung besok sore, Senin 13 Oktober 2014.

Diprediksi Pasar Akan Bergairah Setelah 20 Oktober 2014

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) belakangan ini mengalami penurunan, ini disebabkan lantaran gejolak politik di dalam negeri. Belum lagi diperparah dengan kondisi perekonomian global yang tidak kunjung membaik.

Ini Resep Jokowi Menghadapi Tantangan Pemerintahannya Nanti

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyadari tantangan pemerintahan ke depan cukup berat. Seperti defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, defisit neraca perdagangan, subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Tantangan lainnya adalah soal infrastruktur yang harus segera dibangun secepatnya agar, membuka lapangan kerja seluas-luasnya sehingga pertumbuhan ekonomi bisa naik.

Besok Jokowi Diagendakan Bertemu Mark Zuckerberg

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) membenarkan akan bertemu pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg di Jakarta. Pertemuan tersebut akan digelar besok, Senin 13 Oktober 2014.
"Iya, besok saya ketemu (Mark Zuckerberg)," ujar Jokowi di bilangan Kampung Kapitan, Cipinang Muara III, Jakarta Timur, Minggu (12/10/2014).

Besok Serangan Prabowo Dimulai

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertemuan ini didasari laporan Rachmawati Soekarnoputri dan sejumlah tokoh serta aktivis ke lembaga legislatif itu.
"Kita akan undang komisioner KPK dan Jaksa Agung dalam sebuah pertemuan yang akan dilakukan secara terbuka kepada publik," kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Padang Panjang, Minggu (12/10/2014).

Petinggi PPP Akui Telah Menemui Jokowi

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ternyata sudah bertemu Wakil Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Emron Pangkapi dan Sekjen Romahurmuziy. Pertemuan membahas rencana bergabungnya PPP bersama Koalisi Indonesia Hebat.
"Kami bertemu hari Kamis (9/10/2014) jam 21.00 WIB. Saya didampingi Sekjen Romi diterima di kediaman beliau di Taman Suropati membahas peluang kerjasama antara pemerintahan Jokowi-JK dengan PPP," kata Emron saat dihubungi Minggu (12/10/2014).

Setelah Parlemen Dikuasai Prabowo

Kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat akhirnya dikuasai Prabowo Subianto dan kroninya melalui perserikatan yang berjuluk Koalisi Merah Putih (KMP).
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) akan menemui banyak ganjalan dari parlemen setelah mereka dilantik 20 Oktober 2014.

Keberanian Ahok Ikut Menangkal Serangan Hashim ke Jokowi

Pernyataan adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengancam akan menghambat presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menuai kritik tajam dari sejumlah pihak, salah satunya dari Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok melontarkan pembelaan untuk Jokowi.
Ahok meminta Jokowi tidak perlu khawatir atas pernyataan kontroversial Hashim.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Daripada Menaikkan Harga BBM, Turunkan Saja Kandungan Oktan di Premium

Pengamat ekonomi yang juga mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Rizal Ramli, mengatakan, kebijakan yang tidak hati-hati dalam menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa menjadi "bumerang" bagi pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).
"Kalau tak hati-hati dan BBM naik sampai Rp 3.500, maka harga premium bisa mencapai Rp 10.000 dan itu akan lebih tinggi dari harga keekonomian karena biaya produksi hanya sekitar Rp 2.800 per liter. Itu sama saja pemerintah melawan konstitusi, dan bukan tidak mungkin presiden bisa di-impeach oleh Koalisi Merah Putih di DPR," kata Rizal Ramli dalam sarasehan Tata Kelola Migas di kampus Universitas Riau, Pekanbaru, Sabtu (11/10/2014).

Ini Kenapa Jokowi Anggap Perppu SBY Soal Pilkada Hanya Sandiwara Belaka

Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (SIGMA), menyimpulkan bahwa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (Perppu Pilkada) yang diterbitkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bermasalah.

Rupiah Makin Keok Bila Jokowi Dijegal

Kurs rupiah terhadap Amerika Serikat, akan ditentukan oleh mulus atau tidaknya pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI ketujuh. Menurut ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan, rupiah bisa kembali rebound dan mencapai level 12.000 per dolar AS, jika pelantikan berjalan mulus.
Tidak hanya rupiah, lancarnya pelantikan baru juga akan membuat indeks harga saham gabungan berada di posisi 5.200.

Operasi Senyap Mencari Menteri

Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla akan dilantik 9 hari lagi. Namun belum mencuat bocoran mengenai siapa saja calon menteri yang bakal membantunya.
Wakil Presiden terpilih JK memastikan seleksi menteri Jokowi tengah berlangsung, meski tertutup. Menurut dia, bila proses seleksi dilakukan terbuka, maka figur yang tak lolos bisa merasa malu.
"Nantilah sebelum perkembangan tanggal 20 Oktober 2014. Boleh dari profesor, boleh dari parpol. Masih ada 10 hari, tenang saja, mapnya ada di dalam (kantor transisi), saya belum baca," ujar ketua Dewan Masjid Indonesia itu di Kantor Transisi, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2014).

SDA Bantah Bertemu Jokowi. Ada Apa? Batal Gabung? Takut Prabowo?

Suryadharma Ali mengklarifikasi pernyataan Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha yang menyebut dirinya bertemu dengan Jokowi Jumat (10/10/2014) malam. Suryadharma menyebut Tamliha berbohong.
"Syaifullah Tamliha berbohong kepada publik. Saya tidak bertemu dengan Jokowi semalam," kata Suryadharma kepada detikcom, Sabtu (11/10/2014).

Kelanjutan Pengelolaan Blok Mahakam Diserahkan ke Pemerintahan Jokowi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menyerahkan kelanjutan pengelolaan Blok Mahakam, Kalimantan Timur (Kaltim), setelah habis kontrak dengan perusahaan asal Prancis, Total E&P Indonesie, pada 2017 ke pemerintah mendatang.
Direktur Hulu Migas Kementerian ESDM Naryanto Wagimin di Jakarta, Sabtu mengatakan, pihaknya tidak akan memutuskan status pengelolaan Blok Mahakam dalam waktu dekat.

Golkar Disebut Dapat Jatah Satu Menteri

Meski tidak secara resmi mendukung pemenangan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam perhelatan Pilpres 2014, Partai Golkar mendapatkan jatah kursi menteri di kabinet yang akan terbentuk 20 Oktober 2014.
Namun bukan Partai Golkar secara institusi tapi secara personal yang berasal dari Golkar. Hal itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Poros Muda Partai Golkar Andi Sinulingga.

Barang-barang Pribadi Jokowi Siap Dipindahkan ke Istana

Presiden terpilih  Joko Widodo mulai berkemas. Sejumlah barang-barang pribadi di rumah dinas gubernuran DKI Jakarta, Jalan Taman Surapati 7, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2014) pagi ini, mulai dibereskan.
Pantauan Kompas.com, sebuah truk milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) siaga di depan rumah dinas sejak pukul 10.00 WIB.
Empat orang personel Satpol PP memulai menaikan barang-barang pribadi ke Jokowi, sekitar pukul 11.00 WIB. Jenis barang yang dibawa yakni lukisan serta dus-dus berukuran besar.

Golkar Ingin Lihat Kehebatan Jokowi

Politisi Partai Golkar Fadel Muhammad meminta Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) menunjukkan kehebatan berpolitiknya dengan mengumumkannya pada 21 Oktober 2014, sehari setelah mereka dilantik.
"Kita mengharapkan Jokowi-JK tunjukkan kehebatan berpolitik mereka melalui umumkan susunan kabinet secara jelas dan transparan, 21 Oktober 2014 lah baru mereka hebat," tutur Fadel yang juga Waketum Golkar ini di Warung Daun, Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2014).

Jokowi Pindah Rumah

Suasana di rumah dinas Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) siang ini tampak lengang. Tak banyak aktivitas, hanya ada satu mobil bak terbuka Satpol PP mengangkut sejumlah barang milik Jokowi. Apakah sang presiden terpilih sudah bersiap pindah?
Pantauan di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2014) pukul 11.50 WIB petugas Satpol PP mengangkut sejumlah barang dari dalam rumah tersebut. Berdasarkan informasi, barang-barang itu terdiri dari lukisan, souvenir dan piagam milik suami Iriana Widodo tersebut.

Kerja.., Kerja dan Kerja

Kalimat tersebut seringkali dilontarkan Ir H.Joko Widodo (Jokowi) ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Di tengah komentar miring mengenai kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jokowi sedikitpun tidak merasa terusik. Begitu juga di tengah pesimisme sebagian kalangan akan kemampuannya menangani kemacetan lalulintas dan banjir di Jakarta, Jokowi tidak mempermasalahkannya.

Adakah Hak Veto Presiden dalam Sistem Ketatanegaraan Kita?

Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) dikhawatirkan bakal terus digoyang Prabowo Subianto dan kroninya melalui perserikatan yang berjuluk "Koalisi Merah Putih (KMP)" baik di DPR amupun di MPR RI. Mempunyai mayoritas anggota, Prabowo dan kroninya terbukti bisa memenangkan beberapa keputusan di parlemen.
Kondisi tersebut dipastikan akan digunakan untuk menghambat jalannya tiap kebijakan yang dibuat Jokowi-JK.

Jumat, 10 Oktober 2014

SDA Bertemu Jokowi

Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (10/10/2014) malam.
Pertemuan keduanya diduga membicarakan komposisi kabinet dalam pemerintahan Jokowi, di mana PPP diprediksi akan bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH).