Kamis, 18 Desember 2014

Jokowi Lantik Orang PPP Sebagai Duta Besar di Libanon

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Ahmad Chozin Chumaidy sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon, pada Kamis (18/12/2014). Politisi PPP ini dilantik berdasarkan Keputusan Presiden nomor 124/P/2014.
Di hadapan Jokowi, dia bersumpah secara Islam tidak akan menerima suap dari siapapun selama dia menjabat sebagai duta besar.

Ulang Tahun Ke-70 RI Tak Boleh Lagi Ada Pemadaman

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan tidak ada lagi daerah-daerah di Indonesia yang tidak teraliri listrik. Terutama saat Indonesia menyentuh usia ke-70.
"Presiden Jokowi bilang, ultah RI ke-70 jangan ada lagi wilayah RI yang gelap. Negara tetangga kita terang benderang, masa kita gelap-gelapan," kata Menteri ESDM Sudirman Said di gedung Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Jokowi Minta Hampir 2 Juta TKI Ilegal Dipulangkan

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah akan memulangkan 1,8 juta tenaga kerja ilegal tahun depan. Kebijakan tersebut merupakan perintah Presiden Joko Widodo.
"Salah satu hasil sidang kabinet yaitu memulangkan 1,8 juta TKI ilegal. Tapi kami belum terima instruksi detail kebijakan tersebut," ujar Lalu di Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2014).

Hari Ini Jokowi Mulai Benamkan Wajah Ical di Lumpur Lapindo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Kamis, 18 Desember 2014, rencananya menerima Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pak De Karwo) dan Bupati Sidoarjo Saiful Illah. Pertemuan tersebut membahas mekanisme pelunasan ganti rugi warga korban lumpur Lapindo sebesar Rp 781 miliar.

Jokowi Ganti Istilah MP3EI Karena Berbau Politis

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan tetap menjalankan program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangun Ekonomi Indonesia (MP3EI). Namun dia telah menginstruksikan agar istilah MP3EI tersebut diganti karena dianggap mengandung muatan politis.
Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Luky Eko Wuryanto dalam Seminar Nasional bertajuk 'Infrastruktur Untuk Rakyat; Kembalinya Peran Negara dalam Penyediaan Infrastruktur Dasar di Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Ikuti Ajaran Mega, Harga BBM Era Jokowi Naik Turun

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku telah melakukan kajian dengan Kementerian ESDM serta pihak lainnya terkait pemberian subsidi BBM. Dari hasil kajian tersebut, pemerintah sepakat untuk menerapkan subsidi tetap atau fixed subsidy tahun depan.
"Kami sudah sepakat untuk terapkan subsidi tetap yang akan dikeluarkan pada Januari 2015 mendatang," ujar dia dalam konferensi pers di acara Musrenbang, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Di Musrenbangnas, Jokowi Kebanjiran Curhat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibanjiri curahan hati (curhat) dari perwakilan bupati, wali kota hingga gubernur. Mereka berkeluh kesah mengenai permasalahan yang ada di daerahnya masing-masing perwakilannya.
Banjir curhatan itu terjadi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).

Jokowi Tak Tahu Rini Jual Gedung Kementerian BUMN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum mengetahui rencana penjualan Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dilontarkan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.
"Belum tahu, belum masuk ke saya. Ini dalam rangka efisiensi tetapi saya belum mendapatkan usulan itu jadi belum tahu," katanya saat acara Musrenbangnas dengan tema Pembangunan Berkualitas Menuju Bangsa Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Yang Lucu di Musrenbangnas: Jokowi Cari Susi

Ada kejadian lucu ketika acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti.
Ucapan ini disampaikan Jokowi setelah dirinya menceritakan mengenai pemberantasan dan penenggelaman kapal illegal fishing yang sudah dilakukan oleh Susi.
"Bapak ibu tahu dimana ibu Susi? Mana ibu Susinya?," tanya Jokowi saat acara Musrenbangnas dengan tema Pembangunan Berkualitas Menuju Bangsa Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Presiden Jokowi Hadiri Musrenbangnas


Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) beserta menteri kabinet kerja menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).

Rabu, 17 Desember 2014

Rupiah Jeblok, SBY Bela Jokowi

Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta rakyat tak menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas jebloknya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. SBY berpesan agar rakyat memberi kesempatan kepada Jokowi untuk mengurus masalah ini. "Beri Pak Jokowi kesempatan & berikan pula dukungan untuk atasi masalah ini," cuit SBY.
SBY menyatakan selalu optimistis masalah ini dapat diatasi oleh pemerintah Jokowi.

Jokowi Kunjungi Pameran ALUTSISTA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pameran alat utama sistem persenjataan TNI Angkatan Darat di lapangana Monumen Nasional, Rabu (17/12/2014). Presiden Jokowi terlambat datang. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijadwalkan hadir pukul 15:30, namun agenda rapat terbatas di Istana membuatnya terlambat hingga pukul 17:30 WIB.

Kesepakatan Rahasia Jokowi-Ahok

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan bahwa ia dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah punya perjanjian tak tertulis terkait penerimaan tamu di ruang kerja di Balaikota DKI Jakarta. Hal itu terjadi saat Jokowi masih menjabat sebagai gubernur DKI dan Ahok sebagai wakilnya.
Menurut Ahok, ia dan Jokowi pernah bersepakat, siapa pun tamu yang datang ke ruang kerja mereka masing-masing, maka salah satu darinya tetap bisa masuk, tidak peduli apakah itu istrinya.

Jokowi Perintahkan Pasang Early Warning System di Lokasi Rawan Bencana

Presiden Joko Widodo memerintahkan pemasangan alat deteksi dini untuk mencegah korban longsor sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
“Presiden telah memerintahkan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk memasang alat early warning  (deteksi dini) di tempat-tempat yang rawan longsor,” kata Kepala BNPB Syamsul Maarif di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Rupiah Anjlok, Jokowi: Saatnya Ambil Untung dari Ekspor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan rapat terbatas (ratas) mengenai serangan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang Rupiah. Tercatat, beberapa belakangan hari ini, Rupiah bertengger di level Rp12.700 per USD dan bahkan hampir menyentuh di level Rp13.000an per USD.
Dalam kata pengantarnya, Jokowi menyebut pelemahan Rupiah seharusnya dapat mendorong industri untuk melakukan percepatan kegiatan ekspor, sehingga dapat mengambil keuntungan dari pelemahan ini.

Selasa, 16 Desember 2014

Jokowi Minta Bappenas dan Gubernur Paparkan Pembangunan Kaltara

Penjabat Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengatakan Presiden Joko Widodo telah meminta kepada Kepala Bappenas Andrinof Chaniago bersama Pemprov Kaltara untuk memaparkan secara terperinci rencana kegiatan pembangunan di Kalimantan Utara.
"Beliau langsung meminta Pak Andrinof dan kepada saya minggu depan secepatnya untuk bertemu memaparkan lebih 12 rencana pembangunan di Kaltara ini," kata Irianto, melalui siaran pers tertulis Humas Prov Kaltara di Tanjung Selor, Selasa (16/12/2014).

Strategi Jokowi Atasi Pelemahan Rupiah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan telah mempersiapkan langkah untuk mengatasi pelemahan rupiah dalam jangka pendek. Jokowi yakin pelemahan rupiah tidak akan berlangsung lama karena fundamental ekonomi Indonesia terus mengalami perbaikan.
Menurut Jokowi, pelemahan nilai tukar tidak hanya dialami oleh Indonesia. Tekanan di Indonesia, kata Jokowi, disebabkan oleh tingginya arus modal keluar. "Mulai ada penarikan dana lagi ke Amerika Serikat," kata Jokowi dalam penutupan Rapat Kerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Selasa (16/12/2014).

Jokowi: Kebijakan Publik Tepat, Tak Akan Ada Penyimpangan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan keberhasilan pelaksanaan program dan pembangunan ditentukan oleh penerapan kebijakan publik yang tepat. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya tergantung dari sumber daya alam yang dimiliki.
"Provinsi dan negara yang maju tidak tergantung pada sumber daya alam yang kita punyai. Saya sampaikan bahwa yang bisa maju negara mana pun adalah hanya satu, kebijakan publik yang benar dan tepat," kata Presiden saat menghadiri Rapat Kerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Gedung BPK, Jakarta, Selasa malam (16/12/2014).

Presiden Jokowi Minta Temuan BPK Segera Ditindaklanjuti

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat pemerintah untuk segera menindaklanjuti setiap temuan Badan Pemeriksa Keuangan. Menurut dia, masih ada bupati dan gubernur yang tidak menindaklanjuti temuan BPK, padahal menurut temuan tersebut ada potensi penyimpangan.
"Ada bupati, gubernur yang memang masih menindaklanjuti dengan tidak serius. Padahal ini kalau tidak diselesaikan akan menjadi masalah," kata Jokowi saat menghadiri rapat kerja pelaksana BPK di Gedung BPK, Jakarta, Selasa (16/12/2014) malam.

10 Pencarian Terpopuler Google, Jokowi Teratas

Google hari ini, Selasa (16/12/2014), resmi meluncurkan daftar pencarian terpopuler di seluruh dunia. Data pencarian dari 72 negara dengan populasi online besar, termasuk Indonesia, dirangkum untuk memperlihatkan topik mana saja yang paling banyak dicari oleh warga internet dunia lewat Google.
Di wilayah Indonesia, nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi, sebagaimana ia biasa dipanggil, menduduki urutan teratas daftar pencarian terpopuler, disusul oleh pesaingnya pada masa Pemilu Presiden 2014 lalu, Prabowo Subianto, yang muncul di urutan kedua.

Jokowi Kembali ke Jakarta

Setelah melakukan blusukan, akhirnya presiden Joko Widodo (Jokowi) harus kembali ke Jakarta. Setidaknya Jokowi harus segera mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
Sebelum tinggal landas dari Bandar Udara Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), menuju Jakarta, Selasa (16/12/2014) sore, Jokowi mengatakan akan mencari tahu dan membahasnya bersama otoritas moneter.

Presiden Jokowi beri lampu hijau warga asing jadi bos BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membuka wacana perekrutan warga negara asing (WNA) untuk mengisi jajaran direksi di perusahaan pelat merah. Meski baru sebatas wacana, pernyataan Menteri Rini menimbulkan pro kontra.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, koleganya di kabinet mendukung Menteri Rini.

Kahiyang Ayu Gagal Jadi PNS, Bukti Ketololan atau Kejujuran Jokowi?

Puteri Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Kahiyang Ayu gagal lolos tes tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Solo, Jawa Tengah. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN RB) Yuddy Chrisnandi prihatin mendengar kabar itu.
"Kaget sih nggak, prihatin iya. Tapi ayahnya sendiri tidak memberikan instruksi atau perintah apapun soal putrinya," kata Yuddy di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2014).

Jokowi Pergi, Hujan Langsung Mengguyur Nunukan

Rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (16/12/2014), sekitar pukul 14:25 WITA meninggalkan Pulau Nunukan menuju Kota Tarakan dengan menumpang pesawat CN 295 milik TNI Angkatan Udara.
Sebelum berangkat, Jokowi menyempatkan diri berfoto dengan sejumlah pejabat maupun istri pejabat daerah seperti Bupati Nunukan Basri, Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie maupun Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Danni Iskandar.

Terkepung Ribuan Warga, Jokowi Gagal Tembus Patok 3 Aji Kuning

Rencana kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pos Perbatasan Aji Kuning atau Patok 3 di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Selatan, Selasa (16/12/2014) sore, akhirnya tak diteruskan.
Jokowi pun gagal melihat dan merasakan rumah warga Indonesia yang ruang tamunya berada di wilayah RI dan dapurnya sudah masuk di wilayah Malaysia. Sebab, meskipun sudah sampai di lokasi Aji Kuning wilayah perbatasan RI dan Malaysia, Jokowi hanya sampai di depan Patok 3 saja.

Karamnya IHSG Di Bawah "Empu Ekonomi Gadungan" Jokowi

Tren nilai tukar rupiah masih terus melemah, Selasa (16/12/2014). Faktor dinamika perekonomian global disebut bukan alasan tunggal ataupun yang terkuat.
"Anjloknya (nilai tukar) rupiah juga disebabkan rendahnya confidence terhadap macroeconomic management pemerintahan Jokowi (Presiden Joko Widodo, red)," papar ekonom dari Sustainable Development Indonesia Dradjad Hari Wibowo, Selasa (16/12/2014).

Ketika Jokowi Di Nunukan

Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pulau Nunukan, Selasa (16/12/2014) menjadi magnet bagi ribuan warga di Kabupaten Nunukan.
Sejak dari pintu gerbang Bandar Udara Nunukan, ribuan warga menanti kedatangan Presiden dengan berdiri di pinggir jalan.