Senin, 13 Oktober 2014

Pengacara Udar Coba Jebloskan Jokowi ke Penjara

Tersangka korupsi pengadaan bus Transjakarta tahun anggaran 2012, Udar Pristono, mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Udar yang merupakan orang dekat Prabowo Subianto, Eggi Sudjana.
"Klien kami patut dibebaskan dalam konteks penahanan," kata Eggi, di PN Jaksel, Senin (13/10/2014).
Pengajuan praperadilan itu juga berkaitan dengan predikat bukti awalan yang dituduhkan kepada Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta tersebut. "Kaitannya dengan bus Transjakarta yang berasal dari putusan SK Gubernur 2082," lanjutnya.

Isu Jokowi Tinggalkan Relawan Sengaja Dihembuskan oleh Mafia yang Mau Kuasai Negara

Adanya wacana bahwa presiden terpilih Joko Widodo akan meninggalkan relawan yang telah mendukungnya selama pilpres diduga dimunculkan oleh mafia. Mereka disinyalir sengaja menghembuskan isu sesat tersebut agar nantinya leluasa mengatur dan mempermainkan Jokowi dan negara.

Jokowi Buka Acara Pertandingan Basket Antar Media

Presiden terpilih Joko Widodo membuka acara pertandingan basket antar media Sinar Mas Land Cup 2. Dalam acara itu, dia sempat berkostum basket dan melakukan free throw atau lemparan bebas. Bagaimana gayanya?
Jokowi datang sekitar pukul 13.30 WIB di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2014). Mantan wali kota Surakarta itu memakai baju 'kebesaran' kemeja putih dan celana kain hitam. Tak lama kemudian, dia langsung naik ke sebuah ruangan. Ternyata Jokowi berganti baju.
Dia memakai baju basket tanpa lengan warna merah biru milik Sinar Mas Land.

Tiba di Jakarta, Sri Lestari Penyandang Disabilitas Temui Jokowi

Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo (Jokowi) menemui penyandang disabilitas Sri Lestari. Sri melakukan perjalanan dari Aceh sejak 5 September 2014, tiba Jakarta untuk menemui presiden ke tujuh ini.
Dia meminta kepada Jokowi untuk memberikan motivasi terhadap orang-orang penyandang disabilitas.

Pengumuman! Jokowi Buka Seluas-luasnya Partisipasi Rakyat Lewat Media Sosial

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) kedatangan tamu istimewa dari Negeri Paman Sam, yakni pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg. Apakah Jokowi berencana mengembangkan Facebook di Indonesia?
"Ya sekali lagi platform itu masih akan kita kalkulasi lagi. Yang jelas ke depan kita ingin membuka partisipasi masuk ke depannya baik lewat Facebook, Twitter dan surat," kata Jokowi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Senin (13/10/2014).

Zuck ke Jokowi: Blusukan Itu Apa?

Ternyata pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg yang meminta presiden terpilih Joko Widodo, untuk mengajaknya blusukan. Saat bertemu dengan Jokowi di Balai Kota, pada Senin pagi, 13 Oktober 2014, Zuckerberg bertanya kepada Jokowi arti kata blusukan.
"Dia (Zuckerberg) tanya blusukan itu apa? Saya bilang, blusukan itu go to the ground to look the people," kata Jokowi kepada wartawan.
Awalnya, menurut Jokowi,

Tanah Abang Ketika Jokowi dan Zuck Datang

Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg diajak blusukan oleh presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ke Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat. Keduanya terlihat begitu menikmati perjalanan tersebut.
Jokowi sempat mendatangi salah satu kios bersama Zuckerberg. Keduanya pun sempat mendatangi salah satu penjual celana bahan.
"Ini berapa?" ujar Jokowi ke pedagang sambil menunjuk salah satu celana, Senin (13/10/2014).
"Rp 50 ribu," balas si pedagang.
"Mahal amat," kata Jokowi tertawa. Melihat percakapan singkat itu Zuck pun ikut tertawa kecil.

Jokowi Ajak Mark Zuckerberg Blusukan ke Pasar Tanah Abang

Setelah melakukan pertemuan dengan pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg di Balai Kota, Jakarta. Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengajak Mark blusukan ke Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/10/2014).
Jokowi dan Mark serta iring-iringan tiba di Pasar Blok A Tanah Abang sekitar pukul 10.00 WIB.

Zuck Siap Bantu Menghubungkan Rakyat ke Jokowi via FB

Mark Zuckerberg sebagai CEO Facebook bertemu Gubernur DKI Joko Widodo. Mereka bicara singkat soal situs jejaring sosial terbesar di dunia tersebut. Terutama soal cara komunikasi rakyat dengan pemimpinnya.
"Saya paham pertanyaan anda apakah ada cara tertentu melalui media sosial untuk berkomunikasi dengan pemimpin Anda. Kita tidak mengumumkan hal itu hari ini, tujuan kita adalah bekerjasama dengan pihak berwenang untuk menyediakan keterhubungan," kata Mark Zuckerberg yang ucapannya diterjemahkan oleh penerjemah.

Ini Hasil Pertemuan Jokowi dengan Mark

Presiden terpilih Jokowi dan Bos Facebook Mark Zukckerberg bertemu dan berbicara di balai kota DKI. Sejumlah hal diperbincangkan, mulai dari pengembangan facebook di Indonesia hingga penggunaannya untuk kampanye.
Usai keduanya bertemu selama kurang lebih 1 jam, Jokowi dan Zuck, sapaan akrab miliarder 30 tahun itu, keluar dari ruangan untuk menemui wartawan yang telah menunggunya. Riuh ramai suasana menggema di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
"Baru saja saya dengan Mark Zuck.. Zuckerb...," ujar Jokowi terbata saat membuka konferensi pers pagi itu.
"Zuckerberg, Pak," celetuk salah seorang wartawan.
"Apa?" tanya mantan Walikota Surakarta itu sembari mendekatkan telinganya ke arah wartawan.
Wartawan pun mengejakannya untuk Jokowi. Zuck yang berdiri di sebelahnya hanya tersenyum melihat tingkah laku pria asal Solo yang tampak kesulitan mengeja namanya.
"Ya pokoknya Mark deh biar nggak salah eja," ujar Jokowi terkekeh.
"Baru saja saya dengan Mark sudah berbicara banyak tentang pengembangan Facebook di Indonesia dan tadi kita berbicara memanfaatkan Facebook dalam rangka menggerakkan, mengembangkan ekonomi mikro dan kecil," lanjut suami Iriana Widodo tersebut dengan memasang raut muka yang serius.
Jokowi berpidato singkat dengan menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan Zuck dengan bahasa Inggris. Pria asal California itu juga sempat menyampaikan maksud kedatangannya ke Indonesia.
Pria brilian yang drop out dari Universitas Harvard tersebut ingin menjembatani komunikasi antar para pemimpin di Indonesia dengan rakyatnya via Facebook.
Di situs pronounceitright.com, nama Mark Zuckerberg memang dilafalkan berbeda dari cara penulisannya. Khusus untuk Zuckerberg, dibaca Zakerberg.

"Dia akan membantu bekerjasama dengan kita dalam rangka berkaitan dengan pajak, akses internet. Akan kita tindak lanjuti lagi, kita belum berbicara sampai sedalam itu," jelas Jokowi.
"Saya kira 3 hal itu yang kita bicarakan di dalam. Lebih banyak kita bercerita mengenai penggunaan FB saat kampanye, kita sampaikan populasi di Indonesia puluhan juta, sebuah potensi dan pasar bagi dia. Saya sampaikan mestinya kita dapat manfaat yang riil," kata Jokowi.
Pada kesempatan tersebut, Zuckerberg sempat memuji kerja keras Jokowi yang menjadi pembicaraan dunia.
"Salah satu alasan saya datang ke sini untuk bilang, di bawah kepemimpinan anda, yang Anda lakukan sangat menakjubkan, bisa meningkatkan jumlah pengguna Internet, termasuk Facebook," kata Zuckerberg sambil tersenyum memandang Jokowi yang berdiri di sebelahnya. "Penghargaan buat saya bisa menjadi saksi dan melihat langsung apa yang sedang terjadi di Indonesia."
Zuckerberg berterima kasih bisa datang dan berdialog dengan Jokowi. Menurut dia, Indonesia jadi negara dengan pengguna Facebook terbesar kedua di dunia, yaitu 70 juta orang. "Saya senang bekerja sama untuk meningkatkan jumlah pengakses Internet dan Facebook. Termasuk untuk meningkatkan hubungan, dialog, serta membangun bisnis," ujarnya.
Zuckerberg sendiri menyatakan merasa terhormat bisa bertemu dengan Jokowi dan mendapat kesempatan untuk membahas perkembangan negara ini. "Ini adalah negara yang benar-benar menakjubkan," kata dia.
Zuckerberg juga mengaku bersemangat untuk bermitra dengan Indonesia. Ia berniat membantu pertumbuhan akses Internet bagi 240 juta penduduk Indonesia. "Ada 240 juta penduduk Indonesia yang harus mempunyai akses ke Internet," ucapnya.

Ahok Akan Antar Jokowi Menuju Istana

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi) akan antar presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dari rumah dinasnya, di Jalan Taman Suropati menuju Istana Negara, Jakarta Pusat. Hal itu dilakukannya setelah Jokowi resmi dilantik menjadi Presiden RI 2014-2019. Hanya saja, Ahok masih harus melihat rangkaian agenda Jokowi setelah dilantik menjadi Presiden.

Enam Agenda Zuckerberg Menemui Jokowi

Pemilik Facebook Mark Zuckerberg menemui presiden terpilih Jokowi di Balai Kota Jakarta, Senin (14/10/2014). Dia jauh-jauh terbang dari Amerika Serikat membawa enam agenda.

Mark Zuckerberg Temui Jokowi di Balai Kota

Chief Executive Officer Facebook Inc, Mark Zuckerberg bertemu dengan presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota Jakarta, Senin (13/10/2014).
Zuckerberg datang sekitar pukul 08.50 WIB. Bos Facebook itu tampil necis. Zuckerberg mengenakan busana resmi: kemeja putih dibaluit jas hitam, dari biru gelap bergaris, dan celana panjang. Tak lupa sepatu pantofel hitam.

Minggu, 12 Oktober 2014

Jokowi Update Status Facebook Sebelum Bertemu Mark Zuckerberg

Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan bos Facebook Mark Zuckerberg hari ini. Ternyata, sebelum bertemu Mark, Jokowi sempat membuat update status di akun Facebook-nya.

Malam-malam, rumah dinas Jokowi kedatangan Panser Anoa

Sebuah Panser Anoa malam ini berjaga-jaga di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Taman Suropati, Jakarta Pusat. Bersama kendaraan militer lapis baja tersebut, juga bersiaga beberapa pasukan bersenjata lengkap.
Pantauan merdeka.com, panser bercorak loreng itu terpakir tepat di depan gerbang rumah yang masih dihuni Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Lukman Hakim Diunggulkan Jadi Menag, Jokowi Tunggu Sikap PPP

Nama Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Saifuddin dijagokan sejumlah kalangan untuk kembali menjabat sebagai Menteri Agama di Kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla. Lukman dinilai pantas menduduki jabatan tersebut. Alasannya, meski hanya 3 bulan menjabat Menag di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, dia dinilai berhasil melakukan perbaikan di kementerian tersebut.

Jokowi Tak Akan Cabut Laporan Soal Obor Rakyat

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan presiden terpilih Joko Widodo tak berniat mencabut laporan tentang dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan Obor Rakyat. "Saya pikir Jokowi tak akan mencabutnya," ujar Hasto saat dihubungi, Minggu (12/10/2014).

Jokowi Tak Pernah Tawari PPP Jabatan Menteri

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak pernah menawarkan posisi menteri kepada Partai Persatuan Pembangunan. "Kita tidak pernah menawarkan. Yang lama (gabung koalisi) saja enggak pernah ditawarkan, masak yang baru ditawari," katanya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (12/10/2014).

Emron Serahkan Jatah Menteri untuk PPP ke Jokowi

Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pengkapi mengakui jika pihaknya sudah bertemu dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Namun ia mengatakan belum membahas masalah jatah menteri untuk PPP jika akhirnya bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
"Kami pernah bertemu Pak Jokowi atas undangan beliau, tanggal 21 September lalu," ujarnya kepada wartawan seusai jumpa pers terkait rencana muktamar PPP, Jakarta, Minggu (12/10/2014).

Besok Jokowi Diagendakan Bertemu Ketua MPR

Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi kembali akan bertemu pimpinan MPR, untuk membicarakan rencana pelantikannya dan Jusuf Kalla 20 Oktober nanti di komplek Parlemen, Jakarta Pusat.
Kepada wartawan di kampung Kapitan, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (12/10/2014), Jokowi mengatakan pertemuan tersebut akan berlangsung besok sore, Senin 13 Oktober 2014.

Diprediksi Pasar Akan Bergairah Setelah 20 Oktober 2014

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) belakangan ini mengalami penurunan, ini disebabkan lantaran gejolak politik di dalam negeri. Belum lagi diperparah dengan kondisi perekonomian global yang tidak kunjung membaik.

Ini Resep Jokowi Menghadapi Tantangan Pemerintahannya Nanti

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyadari tantangan pemerintahan ke depan cukup berat. Seperti defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, defisit neraca perdagangan, subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Tantangan lainnya adalah soal infrastruktur yang harus segera dibangun secepatnya agar, membuka lapangan kerja seluas-luasnya sehingga pertumbuhan ekonomi bisa naik.

Besok Jokowi Diagendakan Bertemu Mark Zuckerberg

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) membenarkan akan bertemu pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg di Jakarta. Pertemuan tersebut akan digelar besok, Senin 13 Oktober 2014.
"Iya, besok saya ketemu (Mark Zuckerberg)," ujar Jokowi di bilangan Kampung Kapitan, Cipinang Muara III, Jakarta Timur, Minggu (12/10/2014).

Besok Serangan Prabowo Dimulai

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertemuan ini didasari laporan Rachmawati Soekarnoputri dan sejumlah tokoh serta aktivis ke lembaga legislatif itu.
"Kita akan undang komisioner KPK dan Jaksa Agung dalam sebuah pertemuan yang akan dilakukan secara terbuka kepada publik," kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Padang Panjang, Minggu (12/10/2014).

Petinggi PPP Akui Telah Menemui Jokowi

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ternyata sudah bertemu Wakil Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Emron Pangkapi dan Sekjen Romahurmuziy. Pertemuan membahas rencana bergabungnya PPP bersama Koalisi Indonesia Hebat.
"Kami bertemu hari Kamis (9/10/2014) jam 21.00 WIB. Saya didampingi Sekjen Romi diterima di kediaman beliau di Taman Suropati membahas peluang kerjasama antara pemerintahan Jokowi-JK dengan PPP," kata Emron saat dihubungi Minggu (12/10/2014).

Setelah Parlemen Dikuasai Prabowo

Kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat akhirnya dikuasai Prabowo Subianto dan kroninya melalui perserikatan yang berjuluk Koalisi Merah Putih (KMP).
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) akan menemui banyak ganjalan dari parlemen setelah mereka dilantik 20 Oktober 2014.

Keberanian Ahok Ikut Menangkal Serangan Hashim ke Jokowi

Pernyataan adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengancam akan menghambat presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menuai kritik tajam dari sejumlah pihak, salah satunya dari Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok melontarkan pembelaan untuk Jokowi.
Ahok meminta Jokowi tidak perlu khawatir atas pernyataan kontroversial Hashim.