Senin, 08 September 2014

Serial Akibat "Idealisme" Jokowi: Kubu Prabowo Borong 31 Gubernur

Partai pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendukung pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Mekanisme dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Pilkada ini mengakibatkan partai pendukung Jokowi-JK sulit memenangi pemilihan kepala daerah karena hampir mayoritas anggota DPRD dikuasai partai pendukung Prabowo-Hatta yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih.

Jokowi dan Azimat Kalimasada

Jokowi belum dilantik sebagai presiden. Tapi berbagai elemen sudah berdatangan. Minta kasus HAM diagendakan untuk dituntaskan. Ada yang ‘ngluruk’ agar dilibatkan. Dan tidak sedikit yang meminta jatah menteri. Bagaimana kemungkinan sepak terjang Jokowi yang dipersonifikasikan sebagai Petruk yang jadi ratu (presiden) itu?
Diingkari atau tidak, saat ini negara memang sedang punya masalah. Berdasar garis besar pikir Machiavelli, politik itu kekuasaan an sich.

Begini Peta Kekuatan Jokowi-Prabowo di DPR

Partai pendukung bekas pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berupaya mendominasi posisi krusial seperti kursi di legislatif dan jabatan kepala daerah di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kami akan sapu bersih," ujar Bambang Soesatyo, anggota Fraksi Golkar di kompleks Senayan Jakarta, pekan lalu. Secara hitungan matematis, kursi koalisi PDI Perjuangan kalah jumlah ketimbang modal koalisi Partai Gerindra.

PKS: Jokowi Tak Paham Politik Sukunya Sendiri

Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq, menilai tindakan Tim Transisi presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang bergerilya ke sejumlah lembaga negara tanpa berkoordinasi terlebih dulu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan hal yang tidak etis.
Sebab, transisi pemerintahan tidak boleh dijalankan semaunya, mengingat SBY hingga Oktober mendatang masih bertindak sebagai Presiden.

Semua Ini Karena Idealisme Jokowi

Partai-partai politik pendukung bekas pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa bakal mengepung pemerintah Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK). Mereka berupaya menguasai posisi krusial di DPR dan mendominasi suara mayoritas DPRD. “Kami akan sapu bersih,” kata Bambang Soesatyo, anggota Fraksi Golkar, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 September 2014. “Kami satu suara.”

Meramu Kabinet Tak Semudah Minum Jamu

Pada 18 Oktober 2011 malam, Ruang Kredensial atau ruang terdepan di Istana Merdeka terang benderang. Waktu itu hampir pukul 20.00. Tak lama lagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono akan memasuki Ruang Kredensial untuk mengumumkan perombakan kabinet.
Berbaju batik coklat, Yudhoyono memasuki ruangan. Ia lalu berdiri di podium. ”Dalam reshuffle kali ini, ada dua pos parpol yang berkurang untuk mewadahi kaum profesional yang tidak berasal dari parpol. Kaum profesional diperlukan untuk meningkatkan efektivitas,” kata Presiden kepada jurnalis.

Minggu, 07 September 2014

Jokowi Minta SBY Tegur Tim Transisi Yang Tidak Sopan SMS Seenaknya

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegur apabila ada pihak-pihak yang mengaku bagian dari tim transisi melakukan pendekatan di luar koordinasi.
"Kalau memang ada tim yang dianggap nyelonong, mungkin terlalu semangat banget gitu. Tapi ya kita ini kan hanya ke sana cuma mau minta data. Kalau memang ada yang terlalu semangat ya ditegor aja atau diingetin gitu," kata Jokowi di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Minggu (7/9/2014).

Ini Kenapa SBY Jengkel Terhadap Jokowi

Pembentukan Tim Transisi oleh presiden terpilih Joko Widodo ternyata membuat kesal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam rapat kabinet paripurna di Istana Presiden, Jumat (5/9/2014), Presiden menegur Tim Transisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) yang langsung masuk ke tiap kementerian tanpa ada koordinasi.

Komentar Jokowi Tentang Batalnya Pertemuan Tim Transisi dengan CT

Tim Transisi yang dipimpin Rini Soemarno batal bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung (CT) pada Jumat 5 September 2014. Terkait batalnya pertemuan tersebut, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak mendapat pemberitahuan mengenai penjadwalan ulang pertemuan.

Walau Membuat SBY Uring-uringan, JK Yakin Pemerintah dan Tim Transisi Tetap Kooperatif

Wakil Presiden RI terpilih Jusuf Kalla (JK) menilai kritikan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai masukan untuk membenahi Tim Transisi. Dan dirinya yakin pemerintah akan tetap kooperatif dengan Tim Transisi Jokowi-JK.
"Kooperatif dan mulu lah. Bagus ini pertama kali kan," ujar JK di sela-sela acara silaturahmi Fraksi PDIP di Hotel Dharmawangsa, Jl Brawijaya, Jaksel, Minggu (7/9/2014).

Tak Bicara Soal BBM

Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri hadir dalam acara silaturahmi bersama Fraksi PDIP di Hotel The Dharmawangsa, Jl Dharmawangsa, Jaksel. Wasekjen PDIP Hasto Kristianto menegaskan, pertemuan itu tidak membahas soal BBM.
"Hari ini sama sekali tidak ada pembicaraan terkait BBM. Nanti pembicaraan itu akan secara intensif dengan partai-partai koalisi," kata Hasto kepada wartawan, Minggu (7/9/2014).

Jokowi: Saya Jangan Diisolasi dari Rakyat

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menghendaki Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tidak terlalu formal mengawalnya seusai resmi dilantik pada 20 Oktober 2014 kelak.
"Saya jangan dipagari dari rakyat. Saya jangan diisolasi dari rakyat," kata dia saat ditemui di Hotel Dharmawangsa, Minggu (7/9/2014).

Dari Rumah Mega, Jokowi Menuju Hotel Dharmawangsa

Dari kediaman Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di rumahnya Jl. Teuku Umar No 27, Jakarta Selatan, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bersama Megawati Soekarnoputri meninggalkan kediaman putri Bung Karno tersebut.

Jokowi Datangi Rumah Mega

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mendatangi rumah ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Minggu (7/9/2014).

Sabtu, 06 September 2014

Menteri Korupsi Bukan Karena Gaji Kecil

Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan menegaskan bahwa menteri melakukan korupsi bukan karena gajinya kecil. Alasan demikian, menurut Ade merupakan alasan konyol karena bagaimanapun menteri tetap mempunyai banyak tunjangan untuk membiaya kehidupan mereka dan bahkan keluarganya.

Jokowi-JK Akan Dorong Aparat Birokrasinya Turun ke Masyarakat

Salah satu program reformasi birokrasi yang akan diwujudkan dalam Pemerintahan Jokowi-JK ke depan adalah mengurangi waktu para birokrat atau PNS untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan bersifat administratif. Birokrasi akan lebih banyak diarahkan untuk bekerja di lapangan melayani masyarakat.

Jokowi Tak Pernah Minta Pemerintahan Bersama

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eva K Sundari mengatakan baik Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun wakilnya Jusuf Kalla (JK) tak pernah minta pemerintahan bersama.
Hal itu diungkapkan Eva menanggapi pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengatakan tidak ada pemerintahan bersama saat ini.

Percaya Jokowi, Anak Usaha World Bank Siap Tingkatkan Investasi

Anak usaha World Bank, International Finance Corporation (IFC) siap meningkatkan investasi di masa pemerintahan baru Indonesia. 
Country Manager International Finance Corporation (IFC) Sarvesh Suri mengatakan, pemerintah baru di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dipercaya mampu membelanjakan anggaran infrastruktur secara tepat.

Jokowi Akan Pilih Menteri dengan Hati-hati

Presiden terpilih Joko Widodo akan memberi statement khusus terkait kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Semarang, Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo.

Kembaran Jokowi dari Jepang

Artis dan komedian terkenal Jepang Cowcow sedang naik daun saat ini. Tayangan Atari Mae Taisho, di Indonesia terkenal dengan nama Senam Iyaiyalah, mencapai klik lebih dari 10 juta kali, jumlah klik tayangan yang luar biasa banyak bagi artis Jepang.
Seorang artis grup Cowcow, Kenji Tada, setelah diperlihatkan foto Jokowi langsung berkomentar. "Saya mirip Jokowi ya?" ungkap Tada khusus kepada Tribunnews.com, Sabtu (6/9/2014).

Jokowi: Gunakan Media Sosial dengan Santun, Jangan Semaunya!

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ikut menanggapi pelaporan pemilik akun @kemalsept ke polisi oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Bagi Jokowi, media sosial harus digunakan sesuai aturan dan norma.
"Setiap orang berbeda-beda, tetapi saya mengingatkan penggunaan sosial media itu dengan santun sesuai budaya Indonesia, jangan semaunya," kata Jokowi, Sabtu (6/9/2014).

Jokowi: Kalau Dipilih DPRD, Apa Bisa Yang Nggak Punya Duit Menang?

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak setuju bila pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dilakukan melalui DPRD. Bagi Jokowi, pemilihan lewat DPRD menjadi kemunduran demokrasi, karena mengacu sejarah selama ini, sikap para anggota DPR/DPRD selalu tega menelikung kehendak rakyat demi kepentingan pribadi maupun partai mereka.

Jokowi Tak Tahu Oknum Transisi Gadungan yang Berseliweran di Kementerian

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tak mau banyak komentar soal adanya tim transisi gadungan yang mendatangi Kementerian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Rupanya Jokowi mulai sadar bahwa sebenarnya banyak pihak yang mencari nama dengan menjelek-jelekkan Jokowi beserta Tim Transisinya.
Menanggapi tuduhan dari pihak presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa ada tim gadungan yang mencoba berlaku tak sopan dan mencoba mengakses langsung di suatu kementerian, Jokowi menyerahkan masalah tersebut kepada Tim Transisi.

Bambang Soesatyo: Jokowi Jangan Bentuk "Kabinet Odong-odong"

Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo berharap, tim transisi yang dibentuk pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK), dapat mempersiapkan kabinet yang benar-benar bekerja untuk rakyat.

Jokowi Hadiri Acara Kongres Pergerakan Desa

Hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi \) menghadiri Acara Kongres Pergerakan Desa yang diadakan di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (6/9/2014).
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan program pertanian yang akan dilakukan pemerintah bertujuan untuk mengurangi kesenjangan di antara orang kaya dan miskin.

Jokowi Terima Tamu Asing

Memasuki akhir pekan, Sabtu (6/9/2014), Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memilih beraktivitas di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta.
Padsa hari Sabtu ini tampak sejumlah warga negara asing (WNA) datang berkunjung ke rumah dinas yang berada di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Ini Ongkos Koalisi "Tanpa Syarat" Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Jafar mengatakan, partai politik koalisi Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) mengharapkan keadilan dari sembilan Hakim Mahkamah Konstitusi yang akan memutus perkara uji materi UU MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3).
"Kita tunggu saja uji materi di MK, siapa yang menang," ujar Marwan, Sabtu (6/9/2014).