Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pagi ini membuka rumah dinasnya untuk
merayakan Idul Fitri 1435 H bersama. Hal tersebut lalu dimanfaatkan
langsung oleh warga kurang mampu yang tinggal di sekitaran Taman
Suropati, Jakarta Pusat.
Berkesempatan bertemu dengan presiden
terpilih Indonesia tersebut, mereka pun girang bukan main. Senyum penuh
kekaguman terus mengembang di wajahnya.
Arsip terlengkap seputar kegiatan Jokowi mulai tahun 2013 hingga Jokowi Terindikasi Melindungi Koruptor.
Senin, 28 Juli 2014
JK Juga Sowan ke Jokowi
Setelah menggelar open house, Wapres terpilih Jusuf Kalla datangi rumah
dinas Joko Widodo di Taman Suropati untuk merayakan hari raya Idul
Fitri. JK hadir bersama istrinya Mufidah Kalla.
Pantuan di lokasi, Senin (28/7/2014) JK hadir pukul 10.51 WIB menggunakan batik coklat dan langsung disambut Jokowi di depan pintu. Terlihat mereka saling bersalam-salaman mengucapkan mohon maaf lahir batin.
Pantuan di lokasi, Senin (28/7/2014) JK hadir pukul 10.51 WIB menggunakan batik coklat dan langsung disambut Jokowi di depan pintu. Terlihat mereka saling bersalam-salaman mengucapkan mohon maaf lahir batin.
Sejumlah Pejabat Tinggi Sowan ke Rumah Dinas Jokowi
Usai bersilaturahmi dengan warga dan pegawai negeri sipil DKI Jakarta,
Joko Widodo, bergegas ke rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati Nomor 7,
Menteng, Jakarta Pusat. Pasalnya, sejumlah menteri dan pejabat negara
telah berdatangan ke rumah dinas Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Mereka berdatangan mulai pukul 10.00 WIB. Jokowi dan Iriana pun langsung menyambut mereka.
Mereka berdatangan mulai pukul 10.00 WIB. Jokowi dan Iriana pun langsung menyambut mereka.
Habibie Pesan Kepada Jokowi untuk Sejahterakan Keluarga Indonesia
Mantan Presiden BJ Habibie
menyampaikan pesan untuk Presiden terpilih periode 2014-2019, Joko
Widodo. Habibie berpesan agar Joko Widodo bisa menyejahterakan keluarga
Indonesia.
"Pertahankan pertumbuhan pembangunan, tapi yang penting pemerataan lapangan kerja supaya mencapai keluarga sejahtera," tutur Habibie kepada Tribunnews.com, Senin (28/7/2014).
Menurut Habibie, keluarga yang sejahtera akan membantu peran seorang ibu.
"Pertahankan pertumbuhan pembangunan, tapi yang penting pemerataan lapangan kerja supaya mencapai keluarga sejahtera," tutur Habibie kepada Tribunnews.com, Senin (28/7/2014).
Menurut Habibie, keluarga yang sejahtera akan membantu peran seorang ibu.
Jokowi Bagi-bagi Amplop untuk Warga
Selepas menunaikan ibadah salat Ied di Balai Kota, Jakarta, presiden
terpilih Joko Widodo menuju ke rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati,
Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014).
Dalam perjalanannya dari Balai Kota ke rumah dinasnya, Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi ini memberikan amplop kepada warga yang melintas di sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Dalam perjalanannya dari Balai Kota ke rumah dinasnya, Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi ini memberikan amplop kepada warga yang melintas di sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Balai Kota 28 Juli 2014
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membuka kantornya untuk masyarakat dan aparatur daerah DKI Jakarta. Pada kesempatan ini para tamu diajak untuk menikmati hidangan yang disiapkan di ruang Balai Agung.Usai menunaikan ibadah Salat Id, Jokowi langsung masuk ke ruangannya bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ferrial Sofyan.
Jokowi Batal Salat Id Bersama SBY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (SBY) batal melaksanakan salat Id bersama di Istiqal, SBY melaksanakan salat di Masjid Istiqlal, sedangkan, Jokowi melaksanakan salat Id di Balai Kota Jakarta bersama para Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta, Senin (28/7/2014).
Minggu, 27 Juli 2014
Mahfud MD: Prabowo Telah Dijerumuskan Orang Di Sekitarnya
Mahfud MD mengatakan bahwa Prabowo Subianto telah dijerumuskan beberapa orang di sekitarnya yang berusaha memanasi-manasi calon presiden nomor urut satu tersebut. Menurut mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa itu, para “pembisik” di tim kampanye Prabowo itu berulang kali mengatakan telah terjadi kecurangan yang masif yang dilakukan rivalnya, Jokowi-JK.
Warna Kabinet Jokowi: Profesional dan Kerja
Presiden terpilih Indonesia, Joko Widodo, mengatakan warna kabinet yang
akan dipimpinnya kelak merupakan kabinet kerja yang berisi kaum
profesional yang bisa dari dalam atau luar partai. "Warna kabinet nanti
adalah profesional dan kabinet kerja," katanya di kediaman pribadi di
Solo, Minggu (27/7/2014).
Menurut dia, tidak akan ada dikotomi apakah kaum profesional tersebut berasal dari partai atau non-partai.
Menurut dia, tidak akan ada dikotomi apakah kaum profesional tersebut berasal dari partai atau non-partai.
Jokowi: Banyak Mafia di Kementerian ESDM
Presiden terpilih Indonesia, Joko Widodo, mengakui bahwa ada
kementerian yang banyak diisi oleh mafia. Ia menyebut Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral sebagai kementerian yang banyak terkait mafia.
Mantan wali kota Solo ini menilai solusi atas masalah mafia tergantung dari sosok menteri yang akan memimpin kementerian ini. "Untuk mengatasi mafia ini, perlu ada leadership yang kuat," katanya di kediaman pribadi di Solo, Minggu (27/7/2014).
Mantan wali kota Solo ini menilai solusi atas masalah mafia tergantung dari sosok menteri yang akan memimpin kementerian ini. "Untuk mengatasi mafia ini, perlu ada leadership yang kuat," katanya di kediaman pribadi di Solo, Minggu (27/7/2014).
Balik ke Jakarta, Besok Jokowi ke Solo Lagi
Setelah mudik ke Solo, Minggu (27/7/2014) sore ini Jokowi bakal balik ke
Jakarta. Gubernur DKI Jakarta yang terpilih sebagai Presiden RI ke-7 itu
bakal menghabiskan Lebaran di Jakarta sehari saja. Sebab, Selasa (29/7/2014)
yang bersangkutan lebih memilih balik ke Solo berlebaran bersama
keluarga.
"Hari pertama (Lebaran) di Jakarta. Hari kedua mungkin di Solo," kata Jokowi, di Solo, Sabtu (26/7/2014).
Ngobrol dengan Jokowi di Solo
Keharmonisan kedua pasangan suami-isteri, Joko Widodo dan Iriana Widodo terlihat ketika mereka mengundang awak media ke kediamannya di Jalan Kutai Utara, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (27/7/2014).
Jadi Presiden, Jokowi mau pelihara kodok di Istana Negara
Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo (Jokowi) punya keinginan
jika menghuni Istana Negara. Mantan wali kota Solo ini mau pelihara
kodok sebab Jokowi berharap bakal tercipta suasana alam di Istana.
Jokowi yang saat ini masih memelihara kodok di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat. Tetapi dia mengatakan, tidak akan memindahkan kodok-kodok tersebut ke Istana Negara.
Jokowi yang saat ini masih memelihara kodok di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat. Tetapi dia mengatakan, tidak akan memindahkan kodok-kodok tersebut ke Istana Negara.
2 Presiden RI Akan Salat Id di Masjid Istiqlal
![]() |
| Kejadian Yang Terulang |
"1 Syawal di Istiqlal dijadwalkan kehadiran Bapak Presiden SBY dan Ibu Negara serta Wapres Boediono dan istri. Presiden dan Wapres biasanya nanti disambut oleh Menag, Gubernur DKI Jakarta dan pengurus masjid," ujar Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, H Mubarok, kepada detikcom, Minggu (27/7/2014).
Jawaban Ancaman PKS untuk Presiden Jokowi
Ancaman yang disampaikan Gamari Sutrisno, anggota Komisi II DPR RI
dari PKS yang menyatakan bahwa jika koalisi Prabowo-Hatta tidak
menghadiri Sidang Umum MPR, maka pelantikan bisa saja tidak terjadi,
haruslah dicermati.
Namun dipastikan ancaman itu akan surut di tengah jalan.
"Siapapun yang menjunjung tinggi hukum demokrasi, tidak akan memiliki keberanian moral untuk melawan suara rakyat," ujar Hasto di Jakarta, Minggu (27/7/2014).
Namun dipastikan ancaman itu akan surut di tengah jalan.
"Siapapun yang menjunjung tinggi hukum demokrasi, tidak akan memiliki keberanian moral untuk melawan suara rakyat," ujar Hasto di Jakarta, Minggu (27/7/2014).
Anaknya Jadi Presiden, Ibu Jokowi Tidak Kaget
Sejak ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2014 oleh KPU pada 22 Juli 2014
lalu, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya bertemu sang ibunda, Sujiatmi, di
kampung halamannya di Solo. Lalu, bagaimana reaksi ibunda Jokowi saat
anak kebanggaannya tersebut pulang dengan status baru?
"Biasa saja. Keluarga saya tidak pernah kagetan," kata Jokowi menceritakan reaksi ibunya, Minggu (27/7/2014).
"Biasa saja. Keluarga saya tidak pernah kagetan," kata Jokowi menceritakan reaksi ibunya, Minggu (27/7/2014).
Ini Kejanggalan Gugatan Prabowo
Tim Prabowo-Hatta menggugat hasil Pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi
(MK) dan telah melakukan perbaikan. Pasangan capres-cawapres nomor urut
satu ini meminta MK membatalkan hasil rekapitulasi KPU. Namun, ada yang
janggal di berkas gugatan Prabowo-Hatta ini.
Berkas gugatan Prabowo-Hatta ini diunggah oleh MK ke situs resminya, Minggu (27/7/2014), dan detikcom melakukan penelusuran.
Berkas gugatan Prabowo-Hatta ini diunggah oleh MK ke situs resminya, Minggu (27/7/2014), dan detikcom melakukan penelusuran.
Sabtu, 26 Juli 2014
Cerita Para Pedagang di Pasar Notoharjo Solo tentang Sosok Jokowi
Siapa yang tak kenal dengan Joko Widodo, khususnya di Solo, Jawa Tengah.
Meski tak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di kota Solo, namun
sosoknya ternyata masih melekat di mata masyarakat.
Hal ini terlihat saat Jokowi mengunjungi Pasar Klitikan Notoharjo, Sabtu (26/7/2014) siang. Kehadirannya langsung disambut warga dengan teriakan nama Jokowi yang menggema di udara.
Hal ini terlihat saat Jokowi mengunjungi Pasar Klitikan Notoharjo, Sabtu (26/7/2014) siang. Kehadirannya langsung disambut warga dengan teriakan nama Jokowi yang menggema di udara.
Buka Puasa Bersama Awak Media di Solo
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbuka puasa dengan ratusan
wartawan Kota Solo, Jawa Tengah, di sebuah rumah makan, Jalan Ahmad
Yani, Sabtu (26/7/2014). Dalam acara tersebut, pria yang masih menjabat
sebagai Gubernur DKI Jakarta itu tampak akrab dengan sejumlah wartawan
yang duduk di sekitarnya.
Presiden Jokowi Cuekin Gugatan Prabowo
Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mau ambil pusing
dengan apa pun langkah bekas rivalnya pada pilpres 2014, Prabowo
Subianto-Hatta Rajasa. Termasuk pula tindakan Prabowo-Hatta dengan
menggugat KPU ke Mahkamah Konstitusi.
"Itu urusan Pak Prabowo dan KPU. Bukan urusan saya," kata Jokowi, demikian Joko Widodo disapa, seusai bernostalgia di Pasar Klitikan Notoharjo, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2014).
"Itu urusan Pak Prabowo dan KPU. Bukan urusan saya," kata Jokowi, demikian Joko Widodo disapa, seusai bernostalgia di Pasar Klitikan Notoharjo, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2014).
Jokowi Akui Pulang Kampung karena Kangen Anak
Joko Widodo (Jokowi), presiden ke-7 RI, mengaku dirinya bersama sang istri Iriana mengaku memutuskan untuk pulang kampung ke Solo, Jawa Tengah, karena merindukan ketiga anaknya yakni Ghibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangareb.
"Ini mau nengok anak. Ya namanya anak, kangen dong. Berapa bulan enggak ketemu," ujar Jokowi seusai blusukan di Pasar Klitikan Notoharjo, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2014).
Jelang Lebaran, Jokowi Mengaku Tak Ada Persiapan Khusus
Umat Islam akan merayakan kemenangan Idul Fitri dalam hitungan hari.
Tradisi seperti beli baju baru dan makanan khas lebaran pun umumnya
telah disiapkan. Bagaimana dengan presiden terpilih Joko Widodo?
"Enggak-enggak. Biasa aja," ujar pria yang kerap disapa Jokowi ini di Pasar Klitikan Notoharjo, Kel Semanggi, Kec Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2014).
"Enggak-enggak. Biasa aja," ujar pria yang kerap disapa Jokowi ini di Pasar Klitikan Notoharjo, Kel Semanggi, Kec Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2014).
Orang Bermasalah Ingin Raih Kekuasaan untuk Dapatkan Rasa Aman
![]() |
| The Dark Four |
"Secara umum, orang bermasalah yang ingin kekuasaan tak lain untuk dapatkan rasa aman. Karena orang tidak bermasalah belum tentu ingin jadi penguasa," kata Anies Baswedan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/7/2014).
Jokowi Buka Peluang Petinggi Parpol Jadi Menteri
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang petinggi
parpol jadi menteri di kabinetnya asalkan memenuhi kriteria yang
diinginkan yakni, memiliki kepemimpinan yang kuat selain, profesional,
dan berintegritas.
"Profesional itu bisa dari partai bisa juga tidak. Siapa bilang orang-orang parpol tidak ada yang profesional?" kata Jokowi, sewaktu berkunjung ke Pasar Notoharjo, Solo, Sabtu (26/7/2014).
"Profesional itu bisa dari partai bisa juga tidak. Siapa bilang orang-orang parpol tidak ada yang profesional?" kata Jokowi, sewaktu berkunjung ke Pasar Notoharjo, Solo, Sabtu (26/7/2014).
Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Klitikan Notoharjo
Presiden Joko Widodo
siang ini, Sabtu (26/7/2014) mengisi hari liburnya dengan blusukan ke
pasar Klitikan Notoharjo, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon,
Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Pantauan Tribunnews.com, Joko Widodo tiba di Pasar Klitikan Notoharjo sekitar pukul 13.00 WIB. Mengenakan kemeja putih, pria yang akrab disapa Jokowi ini disambut hangat oleh ratusan warga yang pedagang maupun pembeli di pasar ini.
Pantauan Tribunnews.com, Joko Widodo tiba di Pasar Klitikan Notoharjo sekitar pukul 13.00 WIB. Mengenakan kemeja putih, pria yang akrab disapa Jokowi ini disambut hangat oleh ratusan warga yang pedagang maupun pembeli di pasar ini.
Rumah Jokowi di Solo Dijaga Ketat Jelang Lebaran
Aparat kepolisian makin meningkatkan pengamanan di rumah Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, setelah dirinya ditetapkan oleh KPU sebagai Presiden RI terpilih, Selasa (22/7/2014).
Polisi menerapkan pengamanan berlapis hingga ring dua. Kapolresta Solo, Komisaris Besar Iriansyah mengatakan, pengamanan kekinian masih di bawah kendali Polri.
Polisi menerapkan pengamanan berlapis hingga ring dua. Kapolresta Solo, Komisaris Besar Iriansyah mengatakan, pengamanan kekinian masih di bawah kendali Polri.
Orang Ini Sejak 2006 Ramalkan Jokowi Bakal Jadi Presiden
Percaya atau tidak, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi sudah sejak lama diramalkan menjadi Presiden RI.Adalah Sukiyat, pemilik Body Repair Kiat Motor, Klaten, Jawa Tengah, yang pernah meramalkan Jokowi kelak menjadi presiden.
Dalam wawancara majalah "Saudagar" edisi Agustus 2006, menurut Sukiyat, pengganti Susilo Bambang Yudhoyono merupakan keturunan rakyat biasa, bukan orang terkenal, dan berasal dari Solo.
Dalam wawancara majalah "Saudagar" edisi Agustus 2006, menurut Sukiyat, pengganti Susilo Bambang Yudhoyono merupakan keturunan rakyat biasa, bukan orang terkenal, dan berasal dari Solo.
Langganan:
Postingan (Atom)






















